Smart Money

Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas

Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas – KPR merupakan salah satu fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank atau perusahaan pembiayaan lain  untuk...

Written by Irfan · 1 min read >
Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas

Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas – KPR merupakan salah satu fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank atau perusahaan pembiayaan lain  untuk mendirikan atau memiliki rumah baru atau bekas dengan jaminan sertifikat kepemilikan rumah ataupun lahan yang bersangkutan.

Seringkali membeli sebuah rumah di anggap sebagai hal yang cukup menyulitkan. Hal ini adalah anggapan yang salah. Untuk melakukan kredit perumahan baik itu rumah baru atau bekas, langkah-langkahnya sangat mudah dilakukan. Berikut beberapa cara dan Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas.

Tips Pengajuan KPR Rumah Bekas

Negosiasi Harga

Dalam suatu transaksi jual beli, tawar menawar harga memang sangat diperlukan, terlebih lagi jika barang yang akan Anda beli adalah sebuah rumah dimana Anda harus menyiapkan uang lebih besar untuk membeli rumah tersebut. Untuk itu, Anda bisa mencoba melakukan tawar menawar harga yang sesuai dengan keadaan rumah. Jika perlu gunakan pendekatan personal agar mendapatkan harga yang sesuai dengan keinginan Anda. Lakukan survei terhadap harga rumah yang beredar di pasaran.

Mencatat Penghasilan

Apabila Anda sudah memiliki rekening tabungan, maka rekening tabungan akan mencatat semua pemasukan Anda setiap bulan. Namun jika gaji Anda dibayar tunai, Anda tetap harus membuka rekening di Bank. Pihak bank membutuhkan bukti real mengenai semua transaksi pemasukan per bulan Anda untuk menentukan jumlah pinjaman yang akan diberikan kepada Anda nantinya. Pastikan Anda memiliki rekam jejak transaksi yang baik. Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan agar terhindar dari penolakan kredit. Pihak bank bisa saja melakukan pengecekan antar bank melalui BI Checking.

Memilih Bank

Ada banyak bank yang menyediakan produk KPR dengan tambahan berbagai fasilitas untuk menarik para kreditur. Oleh karena itu, pilihlah bank yang memiliki divisi khusus untuk KPR supaya nantinya urusan kredit Anda bisa lebih jelas tertangani. Perhatikan juga bunga yang ditawarkan oleh Bank, karena bunga bank sangat berpengaruh terhadap besarnya cicilan yang harus Anda setorkan setiap bulannya. Biasanya bank akan menggunakan bunga tetap (Fixed rate) di tahun-tahun pertama dan bunga mengambang (Floating rate) sesuai dengan bunga pasar pada tahun-tahun berikutnya.

Mempersiapkan Dokumen

Kelengkapan dokumen rumah adalah salah satu syarat utama yang harus Anda persiapkan untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Jika Anda pembeli rumah second atau bekas, beberapa dokumen yang dibutuhkan adalah fotocopy Sertifikat Hak Milik (SHM), Surat Ijin Membangun Bangunan (IMB) dan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun terakhir. Tentu hal ini harus Anda lakukan dengan meminjam surat-surat atau dokumen rumah kepada pemilik rumah tersebut.

Menyiapkan Uang

Selanjutnya setelah dokumen rumah sudah lengkap, Anda bisa menyiapkan uang tunai yang diperlukan untuk mengurus KPR di bank. Uang tunai ini nantinya akan digunakan untuk biaya administrasi booking fee, biaya asuransi, serta biaya pengikat kredit secara hukum yang diantaranya meliputi biaya Akta Pengakuan Utang dan Perjanjian Kredit, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), Akta Jual Beli Biaya Bea Balik Nama Sertifikat, BPHTB dan Jasa Notaris.

Demikianlah tadi beberapa Tips Pengajuan KPR Untuk Rumah Bekas yang penting untuk anda perhatikan. Semoga bermanfaat.

Mengenal Kredit Tanpa Agunan Syariah

Mengenal Kredit Tanpa Agunan Syariah

Irfan in Smart Money
  ·   1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *