Smart Money

Tips Menyiapkan Dana Darurat

Biaya hidup dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, namun ini bukan alasan untuk tidak menyisihkan dana darurat. Dana darurat akan sangat...

Written by Yoko Widito · 2 min read >
tips-menyiapkan-dana-darurat-4

Biaya hidup dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan, namun ini bukan alasan untuk tidak menyisihkan dana darurat. Dana darurat akan sangat membantu keuangan Anda tetap sehat dan terkendali.

Saat ini, menabung, berinvestasi dan dan mempersiapkan dana darurat adalah sebuah tantangan. Bagaimana tidak, untuk dapat melakukan ketiganya sesorang harus berhemat dengan berbagai cara karena saat ini kita berada dalam pusaran arus kehidupan dengan gaya hidup konsumtif.

Tapi Anda harus ingat bahwa hidup ini penuh dengan ketidakpastian, resiko kapanpun bisa terjadi tanpa perduli Anda sedang punya uang atau tidak. Seseorang bisa sakit, bangkrut, atau bahkan dipecat dari pekerjaannya. Inilah mengapa pengelolaan uang yang bijaksana dan cerdas menjadi sesuatu yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan demikian, memiliki dana darurat sangat penting untuk keamanan finansial di masa depan.

Kegunaan dana darurat yang paling mendasar adalah sebagai sebuah antisipasi saat terjadi keadaan yang tidak terduga. Sebagian orang masih belum sadar akan pentingnya dana darurat sementara sebagian lainnya masih bingung bagaimana cara memulai.

Berikut ini adalah 5 cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk miliki dana darurat.

Perhatikan Baik Baik Pendapatan dan Pengeluaran

tips-menyiapkan-dana-darurat-1

Ada baiknya Anda mulai mulai melakukan pendataan berapa pendapatan dan pengeluaran Anda setiap bulan. Anda bisa merinci semua pengeluaran, termasuk detail penggunaannya. Setelah Anda mengetahui berapa total arus kas keuangan Anda, barulah Anda bisa menentukan berapa jumlah dana yang dapat disisihkan sebagai dana darurat.

Berapa sih idealnya dana darurat yang sebaiknya tersedia?

Tidak ada angka pasti yang bisa menunjukkan sebuah angka “ideal” namun yang pasti, dana darurat bisa mengcover kebutuhan hidup Anda selama beberapa bulan apabila ternyata Anda nantinya tidak bekerja selama masa itu. Ini berlaku bagi Anda yang masih single ataupun sudah berkeluarga. Namun apabila berkeluarga ada baiknya mempersiapkan dana darurat untuk durasi yang lebih panjang, minimal adalah mengcover kebutuhan sehari hari selama 8-12 bulan.

Posisikan Dana Darurat adalah Hutang

tips-menyiapkan-dana-darurat-2

Diperlukan sebuah konsistensi supaya dana darurat bisa terkumpul. Anda harus benar benar disiplin, dan memposisikan dana darurat adalah hutang supaya bisa konsisten. Pada dasarnya memang Anda sedang berhutang kepada dirimu di masa depan untuk menjamin kondisi keuangan tetap aman.

Supaya dapat lebih mudah, dana darurat sebaiknya disimpan dalam rekening yang terpisah dari rekening penerimaan gaji. Cobalah untuk menghemat 10% yang kemudian anda gunakan sebagai tabungan dana darurat setiap bulan.

Kurangi Pengeluaran Yang Sifatnya Konsumtif

tips-menyiapkan-dana-darurat-3

Anda harus benar benar bisa menentukan apa yang menjadi prioritas Anda. Mana yang lebih penting antara berbelanja konsumtif atau berhemat demi masa depan. Ada baiknya Anda mulai membatasi atau akan lebih baik lagi berhenti berbelanja yang tidak perlu. Sangat dibutuhkan komitmen yang kuat serta mindset yang baik supaya program ini bisa berhasil. Anda akan berterima kasih kepada diri Anda sendiri di masa depan kalau benar benar bisa disiplin.

Pertimbangkan Untuk Memiliki Asuransi

Asuransi sebenarnya adalah bagian yang cukup penting untuk menjaga keuangan Anda tetap stabil ketika terjadi kondisi yang tidak terduga, seperti kecelakaan ataupun sakit. Mempertimbangkan untuk memiliki asuransi sangat penting supaya Anda dapat mengantisipasi hal hal tidak terduga. Bahkan bisa membantu dana daruratmu tidak terkuras habis kalau mempunyai asuransi.

Memang dengan adanya tambahan asuransi Anda akan sedikit lebih susah dalam mengatur keuangan, namun ini akan lebih baik daripada pusing di masa depan karena tidak mempunyai dana darurat atau bahkan tidak punya asuransi.

Lakukan Evaluasi Keuangan Setiap 6 Bulan

tips-menyiapkan-dana-darurat-4

Ada baiknya melakukan evaluasi keuangan setiap 6 bulan sekali, termasuk berapa pendapatan dan berapa pengeluaran anda setiap bulannya. Dengan begini, Anda bisa mengetahui secara pasti berapa dana darurat yang sudah berhasil Anda kumpulkan ataupun dana yang seharusnya menjadi dana darurat ternyata berbelok ke arah tujuan konsumtif lain. Evaluasi ini ditujukan supaya Anda bisa lebih konsisten dalam mengatur keuangan dibandingkan sebelumnya.

Dana darurat sebaiknya memang dikumpulkan mulai dari 10% pendapatan Anda setiap bulannya. Pantau semua pengeluaran Anda supaya tetap berada pada jalur yang tepat dan dana darurat tetap bisa tersisihkan. Namun memang ada kalanya ada hal hal tidak terduga yang muncul seperti laptop untuk bekerja rusak yang membuat pengumpulan dana darurat anda terganggu, tapi sebenarnya untuk hal hal yang sifatnya urgent seperti ini kan guna dana darurat? Dengan begini arus keuangan Anda tidak akan terganggu.

Anda harus bisa mulai sekarang juga

Melakukan manajemen keuangan membutuhkan sebuah proses, Anda harus mulai sekarang juga. Paling tidak Anda bisa memulainya dengan bertahap. Dengan begini Anda bisa mulai memulai mengelola keuangan yang baik dan mempersiapkan dana darurat untuk keperluan Anda di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *