Smart Money

Mengenal Pengertian Inflasi Beserta Dengan Dampak Dan Penyebabnya

Di dalam bidang ilmu ekonomi pengertian inflasi dan penyebabnya adalah sebuah proses meningkatnya dari harga – harga secara umum dan juga terus...

Written by Bambang Winarso · 7 min read >
arti inflasi

Di dalam bidang ilmu ekonomi pengertian inflasi dan penyebabnya adalah sebuah proses meningkatnya dari harga – harga secara umum dan juga terus menerus yang berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat terjadi dan disebabkan oleh berbagai faktor.

Faktor – faktor yang mempengaruhi inflasi seperti adanya konsumsi masyarakat yang terus meningkat, terjadinya ketidaklancaran distribusi, dan berbagai spekulasi yang mengakibatkan terjadinya inflasi ini. Inflasi juga dapat digolongkan menjadi beberapa golongan inflasi  yang dapat digolongkan berdasarkan keparahannya.

Berikut ini penjelasan pengertian inflasi beserta dengan dampak dan juga penyebab yang dapat menyebabkan terjadinya inflasi ini.

Pengertian Dari Inflasi Secara Umum

Sebelum mengenal pengertian inflasi dan penyebabnya  secara mendalam, terlebih dulu mengenal inflasi secara umum. Secara umum inflasi dapat diartikan sebagai sebuah keadaan perekonomian dalam  suatu negara, dan di dalam negara tersebut terjadi kecenderungan dari kenaikan harga – harga barang dan jasa yang terjadi secara umum dan juga terjadi secara terus – menerus ( continue ). Hal ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan dari arus uang dan juga barang.

Bila kenaikan harga yang terjadi sifatnya hanya sementara saja, maka hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai sebuah inflasi, yang dapat dicontohkan seperti naiknya berbagai barang dan jasa yang terjadi ketika menjelang dekat hari raya Idul Fitri.

Inflasi pada umumnya dapat terjadi saat jumlah uang yang beredar untuk masyarakat lebih banyak jumlahnya dibandingkan dari yang dibutuhkan. Inflasi menjadi sebuah hal yang tidak dapat dihilangkan secara permanen atau dihilangkan sampai tuntas. Upaya – upaya yang dilakukan biasanya hanya untuk menekan dan mengendalikan inflasi ini.

Pengertian Dari Inflasi Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian dari inflasi menurut para ahli

Inflasi Menurut Nopirin

Menurut Nopirin Inflasi adalah suatu proses dari sebuah kenaikan harga yang secara umum bergerak dan terjadi secara terus – menerus.

Contoh dari kenaikan ini adalah kenaikan harga barang – barang yang menjadi kebutuhan pokok sehari – hari.

Inflasi Menurut A. P. Lahneriflasi

Menurut A. P. Lahneriflasi inflasi adalah suatu kondisi dimana telah terjadi kelebihan dari permintaan berbagai barang dalam bidang perekonomian yang dapat terjadi secara menyeluruh.

Inflasi Menurut Dwi Eko Waluyo

Menurut Dwi Eko Waluyo inflasi adalah suatu wujud adanya penyakit – penyakit ekonomi yang selalu terjadi dan juga terjadi pada berbagai negara yang ada di dunia.

Kecenderungan dari kenaikan – kenaikan barang ini, biasanya akan terjadi secara terus – menerus.

Inflasi Menurut Investoword

Menurut Investoword inflasi adalah  sebuah kondisi dari suatu kenaikan harga umum yang terjadi secara menyeluruh terhadap berbagai barang dan jasa dalam suatu bidang perekonomian. Pada biasanya sudah diukur dengan indeks dari harga konsumen dan juga dengan indeks harga produsen ( Consumer Price Index and Producer Price Index ).

Inflasi Menurut Parkin Dan Bade

Menurut Parkin dan Bade inflasi adalah sebuah pergeseran dari tingkatan harga yang selalu mengarah ke atas.

Pada dasarnya inflasi berkaitan dengan  harga yang sering disebutkan dan dikaitkan dengan banyaknya uang yang dimiliki untuk memperoleh barang tersebut.

Inflasi Menurut Marcus

Menurut Marcus inflasi adalah nilai saat barang dan jasa mengalami kenaikan . Atau dengan kata lain inflasi adalah sebuah nilai yang terbentuk dari kenaikan jumlah harga barang dan jasa yang ada pada pasar.

Inflasi Menurut Rahardja

Menurut Rahardja inflasi adalah jumlah dari harga barang  dan juga jasa yang terus meningkat  dan juga terus – menerus dari harga pada umumnya yang telah beredar di masyarakat.

Ketika harga barang dan juga jasa itu telah atau sedang mengalami kenaikan, maka hal tersebut dapat dikatakan sebagai inflasi.

Inflasi Menurut Bambang Dan Aristanti

Menurut Bambang dan juga Aristanti inflasi adalah proses kenaikan harga yang secara terus – menerus akan mengalami peningkatan atau kenaikan. Karena terjadinya inflasi dapat menyebabkan terjadinya penurunan daya beli dari semua masyarakat.

Hal ini bisa terjadi karena di dalam inflasi akan terjadi penurunan tingkat pendapatan dari tiap individu.

Inflasi Menurut Mc. Eachern

Menurut Mc. Eachern inflasi adalah suatu kondisi yang terjadi dimana adanya kenaikan harga yang terus – menerus terjadi pada rata – rata tingkat suatu harga dari yang biasanya.

Andai tingkat harga pada bulan saat ini naik dan bulan depan turun ( fluktuasi ), maka setiap kenaikan harga tersebut tidak termasuk ke dalam inflasi.

Inflasi Menurut Nanga

Menurut Nanga inflasi adalah suatu gejala tingkatan harga yang mengalami kenaikan satu demi satu dan terjadi secara terus – menerus.

Namun, apabila kenaikan ini hanya terjadi dalam sekali waktu saja maka hal tersebut tidak bisa dikatakan sebagai inflasi.

Inflasi Menurut Rimsky K. Judisseno

Menurut Rimsky K. Judisseno inflasi adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada kondisi keuangan negara yang sedang melemah, sehingga nilai dari mata uang juga menurun , atau harga barang mengalami kenaikan.

Pada kondisi ini, dapat dikatakan suatu negara mengalami penurunan dari tingkat nilai mata uang.

Inflasi Menurut Sadono Sukirno

Menurut Sadono Sukirno inflasi adalah sebuah proses yang terjadi ketika kenaikan harga berlaku pada kegiatan perekonomian.

Inflasi Menurut Sukwiaty

Menurut Sukwiaty inflasi adalah sebuah proses yang tidak ada hubungannya dengan suatu kenaikan atau penurunan harga. Sehingga hal ini tak dapat dikatakan apabila harga pada suatu barang tinggi, maka inflasinya tinggi juga.

Inflasi akan terjadi apabila kenaikan harga terjadi secara terus – menerus dan juga terjadi saling berkaitan.

Inflasi Menurut Gerald J. Thuesen Dan W. J. Fabrycky

Menurut  Gerald J. Thuesen Dan W. J. Fabrycky inflasi adalah suatu keadaan dimana dapat ditunjukkan suatu perubahan dari tingkat harga di dalam suatu kegiatan perekonomian.

Inflasi Menurut Weston Dan Sopeland

Menurut Weston dan Sopeland inflasi adalah kondisi yang terjadi di dalam bidang ekonomi dan sedang mengalami kenaikan pada tingkat harga yang paling tinggi dan juga tidak dapat dicegah atau dikendalikan.

Inflasi Menurut Winardi

Menurut Winardi inflasi adalah suatu keadaan waktu dalam masa tertentu, dimana terdapat suatu kekuatan yang dapat membeli kesatuan moneter yang sedang menurun.

Inflasi Menurut Samuelson Dan Nordhaus

Menurut Samuelson dan Nordhaus inflasi adalah suatu keadaan atau kondisi perekonomian yang terjadi secara terus – menerus dalam kurun waktu yang lama.

Inflasi Menurut Boediono

Menurut Boediono inflasi merupakan suatu kecenderungan pada harga – harga agar bisa naik secara terus – menerus. Kondisi ini dapat digambarkan apabila terdapat satu atau beberapa barang yang mengalami kenaikan maka hal ini dapat tidak dapat dikatakan sebagai inflasi.

Namun apabila suatu barang mengalami kenaikan dan menjadi lebih luas serta mempengaruhi barang lainnya, maka hal tersebut data dikatakan sebagai inflasi.

Berbagai Jenis – Jenis Dari Inflasi

Setelah mengetahui pengertian inflasi baik itu secara umum maupun menurut para ahli, berikut ada jenis – jenis dari inflasi :

Jenis Dari Inflasi Berdasarkan Dengan Keparahannya

Ditinjau dari keparahannya, inflasi dibedakan menjadi 4 yaitu :

Inflasi Ringan, inflasi ini adalah inflasi yang masih dapat untuk dikendalikan, dan juga belum menjadi pengganggu bagi perekonomian suatu negara. Pada inflasi jenis ini kenaikan harga barang dan jasa dibawah 10 % pertahun dan juga masih dapat untuk dikendalikan.

Inflasi Sedang, Jenis dari inflasi ini dapat mempengaruhi tingkat kesejahteraan dari masyarakat yang memiliki penghasilan tetap, namun dilihat dari kondisinya masih belum terlalu mengganggu perekonomian dalam suatu negara.

Inflasi Berat, Jenis inflasi ini dapat dikatakan menjadi inflasi yang cukup sulit untuk dikendalikan. Karena inflasi ini berdampak pada kekacauan perekonomian suatu negara. Nilai dari inflasi ini berkisar antara 30 % – 100 % per tahunnya.

Inflasi Sangat Berat, dari jenisnya sudah dapat diketahui bahwa inflasi ini dapat mengacaukan perekonomian pada suatu negara dan sangat sulit untuk dikendalikan. Inflasi jenis ini berada pada nilai antara 100 % hingga ke atas.

Jenis Dari Inflasi Berdasarkan Dengan Penyebabnya

Bila berdasarkan penyebabnya Inflasi dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :

Demand Pull Inflation, inflasi ini adalah inflasi yang terjadi karena permintaan barang atau jasa yang lebih tinggi yang dapat disediakan oleh produsen.

Cost Push Inflation,  inflasi berdasarkan penyebabnya yang kedua adalah inflasi  yang dapat terjadi karena adanya kenaikan dari biaya produksi, sehingga penawaran akan barang juga semakin meningkat.

Bottle Neck Inflation, jenis inflasi berdasarkan penyebabnya yang ketiga adalah inflasi yang berdasarkan campuran dan disebabkan oleh faktor –  faktor seperti faktor permintaan dan juga faktor penawaran.

Jenis Dari Inflasi Berdasarkan Sumbernya

Bila berdasarkan sumbernya, inflasi dapat dibedakan menjadi 2 jenis sebagai berikut :

Domestic Inflation, inflasi ini adalah yang asal sumbernya dari dalam negeri. Inflasi ini dapat terjadi karena jumlah uang yang beredar pada masyarakat jumlahnya lebih banyak daripada yang dibutuhkan.  Inflasi domestik bisa terjadi ketika jumlah barang dan jasa terus meningkat sedangkan untuk permintaannya tetap, akibatnya harga terus naik.

Imported Inflation, inflasi ini adalah yang asal sumbernya berasal dari luar negeri. Inflasi ini biasanya terjadi pada negara – negara yang melakukan perdagangan bebas, dimana terdapat kenaikan harga di luar negeri. Misalkan suatu negara melakukan impor barang  yang berasal dari negara lain, namun harga barang di negara tersebut naik. Kenaikan harga ini bisa berdampak pada negara yang melakukan impor sehingga dapat terjadi inflasi.

Penyebab Terjadinya Inflasi

Pengertian inflasi dan penyebabnya dapat berdampak pada suatu barang dan jasa serta permintaan dan ketersediaannya. Berikut ini hal atau faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya inflasi.

Semakin Meningkatnya Permintaan ( Demand Pull Inflation )

Inflasi dapat terjadi karena adanya suatu peningkatan barang atau jasa tertentu saja. Peningkatan dari permintaan barang dan jasa ini dapat terjadi secara agregat. Hal yang mempengaruhi semakin meningkatnya permintaan adalah semakin meningkatnya anggaran belanja pemerintah, semakin meningkatnya barang yang akan diekspor, serta semakin meningkatnya permintaan barang untuk swasta.

Semakin Meningkatnya Biaya Produksi ( Cost Pull Inflation )

Penyebab terjadinya inflasi yang kedua adalah semakin meningkatnya biaya produksi. Peningkatan biaya ini dapat terjadi karena adanya peningkatan biaya bahan – bahan baku seperti upah buruh yang semakin naik atau harga bahan bakar yang semakin naik.

Semakin Tingginya Peredaran Uang

Penyebab dapat terjadinya inflasi yang ketiga adalah karena semakin tingginya peredaran uang di masyarakat. Uang yang beredar untuk masyarakat jumlahnya justru lebih besar daripada yang dibutuhkan. Saat jumlah barang yang tersedia tetap sedangkan uang menjadi dua kali lipat maka akan terjadi kenaikan  harga yang nilainya dapat mencapai angka 100 %.

Beredarnya uang yang lebih banyak dibandingkan dengan yang dibutuhkan masyarakat adalah  karena pemerintah yang menerapkan sistem anggaran defisit. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan uang dengan mencetak uang baru. Namun hal ini berdampak lain, dengan semakin banyak uang yang beredar di kalangan masyarakat justru lebih banyak daripada yang dibutuhkan sehingga hal ini dapat mengakibatkan terjadinya inflasi.

Dampak Akibat Inflasi

Akibat terjadinya inflasi tentu menimbulkan dampak. Berbagai dampak dapat ditimbulkan akibat adanya inflasi. Dampak akibat inflasi ini di satu sisi bisa menjadi dampak yang bernilai positif dan juga bisa berdampak negatif. Berikut ini ada beberapa dampak – dampak yang dapat terjadi akibat adanya pengaruh  dari inflasi sebagai berikut .

Dampak Terhadap Pendapatan

Dampak dari inflasi yang pertama adalah berdampak pada pendapatan. Bila masih bisa dikendalikan inflasi dapat membantu pengusaha mengembangkan produksi. Namun juga bisa berdampak buruk dengan yang memiliki penghasilan tetap, karena nilai tetap sedangkan harganya terus meningkat.

Dampak Terhadap Ekspor

Dampak dari inflasi yang kedua adalah berdampak terhadap ekspor barang dan jasa. Suatu negara akan mengalami penurunan kemampuan ekspor mereka apabila terjadi inflasi dikarenakan biaya ekspor akan semakin mahal. Hal lain yang berpengaruh adalah akan terjadi daya saing dari barang ekspor juga akan mengalami penurunan, yang akan menyebabkan pendapatan juga semakin berkurang.

Dampak Terhadap Minat Menabung

Dampak dari inflasi yang ketiga adalah akan berdampak terhadap minat menabung. Hal ini dikarenakan pendapatan yang nilainya tidak seberapa namun jumlah bunganya justru menjadi lebih besar, sehingga masyarakat akan ragu untuk berminat menabung karena adanya inflasi ini.

Dampak Terhadap Kalkulasi Harga Pokok

Dampak dari inflasi yang  keempat adalah akan berdampak pada kalkulasi dari harga pokok. Inflasi menyebabkan perhitungan penetapan harga pokok menjadi susah, karena nilainya bisa menjadi terlalu kecil atau terlalu besar. Karena hal ini presentasi inflasi di masa yang akan datang akan sangat sulit untuk dapat diprediksi. Hal ini juga akan berdampak pada penetapan harga pokok serta harga jual menjadi semakin tidak akurat juga. Selain itu, karena adanya inflasi ini produsen mungkin akan mengalami kesulitan hingga mengalami kekacauan perekonomian, dan akan berdampak pada berbagai produksi dari barang – barang mereka.

Demikianlah pengertian inflasi dan penyebabnya yang dijelaskan secara umum dan juga menurut pandangan para ahli. Selain itu juga sudah dijelaskan jenis – jenis dari inflasi, dan juga dampak yang dapat terjadi akibat adanya inflasi. Inflasi dapat berdampak baik dan juga bisa berdampak buruk bagi setiap orang. Yang terpenting adalah bagaimana sikap serta tindakan anda dalam menghadapi inflasi agar anda tidak terlalu dirugikan karena adanya inflasi yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *