Smart Money

Cara-cara Manajemen Uang Untuk Keluarga

Masalah dari sebuah keluarga tidak lepas dari masalah keuangan. Malah keuangan sangat beragam, bisa dari bagaimana cara mengatur uang bagi yang memiliki...

Written by Agung Sanjaya · 2 min read >
Cara-cara Manajemen Uang Untuk Keluarga

Masalah dari sebuah keluarga tidak lepas dari masalah keuangan. Malah keuangan sangat beragam, bisa dari bagaimana cara mengatur uang bagi yang memiliki penghasilan pas-pasan, atau mungkin yang memiliki kelebihan maupun kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena biasanya orang-orang yang kesulitan mengatur uang biasanya keperluannya lebih banyak dari pada pemasukan uang didapatkan.

Sebenarnya kunci dari itu semua adalah bagaimana cara Anda dalam mengatur keuangan keluarga Anda dengan cara yang cermat, cerdas dan sebaik-baiknya. Karena baik kalangan orang kurang mampu, menengah dan maupun ke atas pasti akan mengalami masalah mengatur keuangan.  Karena kalangan dari manapun tentu harus bisa mengatur keuangan keluarganya. Jika telah mampu mengatur keuangan keluarga dengan baik maka bisa dikatakan kalau Sebagian dari usaha mereka untuk mengelola finansial sudahlah dengan cara yang baik dan benar.

Karena mengelola keuangan keluarga dengan benar adalah salah satu cara untuk menciptakan keluarga yang sukses. Pengelolaan keuangan keluarga atau rumah tangga tentunya lebih sulit dan membingungkan dibandingkan mengelola keuangan pribadi karena suami, istri dan anak sendiri terlibat di dalamnya.

Jika pengelolaan keuangan rumah tangga sudah berjalan dengan baik, tentu keluarga tidak akan mengalami kesulitan dalam pengaturan finansial, namun apabila salah dalam mengelola keuangan keluarga , maka Anda tentunya harus bersiap dalam mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan juga ke depannya.

Siapapun dalam keluarga, termasuk istri, suami maupun anak memiliki tanggung jawab dalam mengelola keuangan. Misalnya istri atau suami yang harus berperan dalam mengatur pengeluaran di rumah seperti biaya untuk belanja, operasional usaha, cicilan kartu kredit, uang sekolah, rekreasi keluarga, bantuan sosial, biaya listrik dan air dalam rumah. Istri atau suami dituntut untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam masalah ini, karena keberlangsungan finansial dalam rumah tangga tergantung dari pintarnya mereka mengelola keuangan keluarga.

Pengelolaan atau manajemen keuangan merupakan keharusan yang dilaksanakan oleh suatu keluarga, karena pengelolaan keuangan keluarga memiliki dampak yang lebih besar karena yang terlibat bukan hanya diri sendiri, tetapi istri, suami, anak-anak dan memungkinkan juga melibatkan orang tua.

Cara-cara Manajemen Uang Untuk Keluarga

Langkah-langkah Mempermudah Cara Mengatur Keuangan Keluarga

Ada beberapa cara dalam mengelola keuangan rumah tangga agar pendapatan dan pengeluaran bisa diseimbangkan dengan baik, atau bahkan Anda dan keluarga anda bisa menabung atau investasi.

Hitung Seluruh Pendapatan

Langkah awal mengatur keuangan dalam keluarga adalah dengan menghitung seluruh pendapatan yang diperoleh oleh anggota keluarga seperti misalnya gaji bulanan,, penghasilan tambahan, upah lembur, atau sampai penghasilan dari investasi. Tujuannya untuk mengetahui seberapa banyak pendapatan yang didapatkan, dan dapat digunakan untuk masing-masing kebutuhan keluarga seperti kebutuhan primer, sekunder dan juga tersier.

Memiliki Prioritas Dalam Pengeluaran untuk Kebutuhan

Setelah Anda menjumlahkan pendapatan yang didapatkan oleh keluarga, tuliskan dan catat rencana pengeluaran untuk keluarga dimulai dari kebutuhan paling penting, seperti kebutuhan untuk membeli makanan pokok, membeli minum, tagihan air dan listrik, transportasi, biaya sewa atau biaya rutin yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Jangan Lupa Menabung dan Berinvestasi

Anda bisa mencoba untuk menyisihkan 25-30 persen dari jumlah pendapatan keluarga Anda untuk ditabung, ataupun berinvestasi. Misalnya 15 persen untuk tabungan keluarga, dan 15 persen lagi untuk berinvestasi dan sisanya untuk kebutuhan Anda.

Menabung dan berinvestasi mempunyai manfaat masing-masing. Tabungan bisa digunakan untuk membeli keperluan yang cukup mendadak, dan yang lainnya. Investasi sendiri bermanfaat untuk memutar pendapatan Anda, sehingga tidak habis sia-sia. Bahkan banyak orang yang memilih investasi untuk memiliki pendapatan atau menjamin finansial di masa depan.

Jika anda seorang pemula dalam investasi, pilihlah investasi modal kecil, dengan risiko yang rendah, tapi keuntungan yang didapatkan tinggi, seperti investasi emas dan reksa dana.

Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Anda harus bisa untuk membedakan mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan semata. Jika setelah memenuhi kebutuhan primer dan kebutuhan lainnya yang memiliki prioritas tinggi, Anda mungkin saya bisa memenuhi kebutuhan sekunder Anda selanjutnya, bahkan kebutuhan tersier.

Tapi harus diingat Anda harus memprioritaskan kebutuhan Anda. Kalau memang sedang butuh baju atau sepatu baru karena yang lama sudah rusak, maka Anda memiliki hak untuk membelinya karena hal itu termasuk hal yang menjadi prioritas Anda saat itu juga. Jangan menjadi boros dengan membeli hal-hal yang sebenarnya bukan kebutuhan Anda.

Memiliki Dana Cadangan

Memiliki dana cadangan adalah sesuatu yang tentunya penting juga. Anda bias menyisihkan pendapatan anda untuk dialokasikan sebagai dana cadangan atau dana darurat. Dana cadangan ini bisa Anda gunakan untuk hal-hal yang mendesak. Dan tentunya Anda sendiri bebas menentukan berapa biaya yang akan Anda anggarkan untuk menjadi dana cadangan.

Dengan ini, Anda juga tidak boleh menggunakan secara sembarangan dana cadangan jika tidak benar-benar dibutuhkan.

Demikian beberapa tips memanajemen keuangan keluarga. Tentunya Anda sendiri ingin dapat dan mampu mengatur sendiri keuangan keluarga Anda agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di masa yang akan mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *