Smart Money

Belajar Manajemen Keuangan Keluarga Islami Bersama-sama

Manajemen keuangan keluarga Islami bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun bukan juga hal yang terlalu sulit untuk dapat dibuat. Pengelolaan keuangan...

Written by Irfan · 2 min read >
Manajemen Keuangan Keluarga Islami

Manajemen keuangan keluarga Islami bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun bukan juga hal yang terlalu sulit untuk dapat dibuat. Pengelolaan keuangan dalam rumah tangga sangatlah penting bagi keberlangsungan hidup keluarga. Mengelola keuangan keluarga tentu saja memerlukan fokus dan ketelitian, serta ditambah dengan kecerdasan dalam pengelolaan keuangan tersebut.

Saat Anda memiliki keluarga, saat itu juga Anda harus siap untuk di hadapkan dengan permasalahan keuangan/finansial dalam keluarga. Semakin lama sebuah keluarga belajar untuk dapat berkembang, maka akan semakin banyak yang hal yang dihadapi oleh keluarga, seperti kebutuhan kesehatan, kebutuhan pendidikan anak, dan sebagainya.

Berikut ini adalah prioritas keuangan dalam Islam:

  1. Tabungan
  2. Zakat atau Sedekah
  3. Hutang
  4. Memenuhi kebutuhan primer

Maka dari itu, baik istri maupun suami harus melakukan evaluasi terhadap anggaran yang sudah dibuat, misalnya menuliskan dan memisahkan catatan dan uang untuk kebutuhan yang menjadi prioritas. Hal ini memiliki tujuan agar keuangan dapat terpantau, terencana jelas dan tetap diawasi agar tidak terjadinya penyimpangan anggaran untuk kebutuhan. Keluarga baik serta terencana, sudah pasti menerapkan proses keuangan atau finansial dengan lengkap, detail, sehingga akan bisa dievaluasi masing-masing untuk pengeluaran dan pemasukannya.

 

Manajemen Keuangan Keluarga Islami Secara Hemat dan Sederhana

Sebelum membahas keuangan dalam rumah tangga, tentunya para keluarga Muslim harus memahami  bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk dapat hidup dalam kesederhanaan. Kita ketahui juga bahwa Rasulullah dan para sahabatnya meninggal dalam keadaan tidak meninggalkan banyak warisan ataupun  harta yang berlimpah. Padahal mereka sendiri adalah bangsawan kaya yang memiliki jabatan yang baik di masyarakat namun tidak hidup secara kemewahan.

Manajemen Keuangan Keluarga IslamiHidup sederhana bukan berarti kita tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari ataupun miskin Hidup sederhana berarti kita membatasi diri kita untuk tidak hidup secara berlebihan, dan mengutamakan kebahagiaan dunia. Apalagi jika kita memiliki kelebihan harta namun kita tidak ingin membagikannya dengan manusia lain yang tentunya lebih membutuhkan.

Biasanya kebanyakan orang yang memiliki  harta yang banyak dan besar maka semakin tinggi juga dana sosial atau pemberian atau sedekahnya kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Tentunya semakin besar juga tanggung jawab untuk dapat memberikan contoh dan manfaat dalam hidup untuk diberikan kepada masyarakat. Untuk itu diperlukan hidup dengan sederhana dan tidak berlebihan sebagaimana disampaikan juga dalam ayat Al-Quran.

Membuat Tujuan Keuangan Keluarga

Jika ingin membuat perencanaan keuangan dalam keluarga sesuai Islam, Tentunya kita juga perlu untuk mengetahui tujuan dari pendapatan kita akan dianggarkan untuk apa saja. Tanpa adanya tujuan-tujuan, maka tentunya hal ini menjadi tidak ada artinya. Berikut dijelaskan beberapa tujuan dalam keuangan keluarga

Mencapai Kebutuhan Jangka Pendek

Hal ini berarti kita harus mencapai dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dalam jangka pendek atau dekat. Seperti contohnya kebutuhan primer seperti minuman dan makanan, pakaian, tepat tinggal, Pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi untuk keberlangsungan hidup dan menciptakan keluarga yang tentunya sejahtera dalam kehidupan sehari-hari.

Mencapai Kebutuhan Jangka Panjang

Keuangan keluarga sendiri pun harus dapat mencapai tujuan di masa depan atau jangka panjang. Tujuan jangka panjang meliputi hal-hal seperti investasi, dana pension, biaya Pendidikan anak, biaya sewa Gedung/rumah dan yang lainnya. Jika kita sudah dapat memenuhi tujuan jangka panjang ini, tentunya keluarga tentunya dapat lebih siap untuk mengatur lagi penghasilannya agar tidak hanya habis dengan sia-sia.

Mencapai Kebutuhan Masyarakat

Kebutuhan keluarga terhadap masyarakat yang dimaksud adalah kesiapan sebuah keluarga untuk dapat memberikan manfaat yang tentunya memiliki dampak bagi masyarakat yang membutuhkan Untuk itu, untuk dapat mencapai kebermanfaatan keluarga dalam masyarakat ini, kita sendiri harus mencapai keluarga yang mandiri secara finansial serta cukup dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Mengatur Pendapatan dan Pengeluaran

Dalam mengatur keuangan tentunya kita harus mengatur pendapatan dan pengeluaran dalam keluarga. Berikut beberapa tipsnya

Mencatat Penghasilan

Kita harus mencatatkan setiap penghasilan yang didapatkan dalam 1 keluarga. Hal ini tentunya mempermudah kita untuk mengetahui berapa banyak penghasilan yang didapat oleh keluarga dalam sebulan. Pendapatan ini biasanya berupa gaji pokok, upah lembur, hasil bisnis sampingan, bonus, dan sebagainya. Dengan mencatat penghasilan tentunya kita dapat melakukan evaluasi serta dapat mengatur keuangan untuk dikelola sehari-hari.

Membuat Rencana Pengeluaran Setiap Bulanan

Rencana keuangan pengeluaran bulanan tentunya harus direncanakan setiap bulannya. Tujuannya agar pengeluaran lebih jelas, rinci dan tentunya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tanpa adanya perencanaan pengeluaran bulanan maka tentunya keuangan dalam keluarga akan menjadi berantakan bahkan mungkin pengeluaran akan lebih daripada pendapatan yang didapatkan.

Membuat Rencana Pengeluaran untuk Tahunan

Dalam perencanaan pengeluaran bis juga diharuskan untuk dibuat setiap tahunnya. Biasa perencanaan ini mencakup kebutuhan yang berupa tahunan seperti untuk pendidikan anak, biaya sewa rumah, pengecekan kesehatan, membeli perlengkapan untuk rumah dan sebagainya. Agar setiap tahun pengeluaran dapat direncanakan dengan baik, maka tentunya tahun itu memiliki perencanaan matang untuk pengeluaran lain atau dadakan untuk ke depannya.

Sekian beberapa penjelasan untuk manajemen keuangan dalam Islami. Tidak perlu hal yang terlalu direpotkan dalam mengatur keuangan, tapi tetap ingatlah untuk hidup dalam kesederhanaan seperti yang diperintahkan dalam Al-Quran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *