Info Wisata

Yuk, Menikmati Matahari Terbit di Atas Kabut Bukit Panguk

Salah satu tempat wisata yang sedang hits akhir-akhir ini adalah Bukit Panguk. Tempat wisata ini cocok untuk kamu yang suka dengan pemandangan...

Written by Bambang Winarso · 4 min read >
Wisata Bukit Panguk

Salah satu tempat wisata yang sedang hits akhir-akhir ini adalah Bukit Panguk. Tempat wisata ini cocok untuk kamu yang suka dengan pemandangan dari atas bukit. Berbeda dengan tempat wisata lainnya, pemandangan yang disuguhkan di Bukit Panguk ini membuat kita berasal di negeri dongeng.

Bukit Panguk juga dikenal sebagai salah satu spot mengabadikan matahari terbit yang hasilnya sangat indah. Apalagi dengan munculnya kabut ketika pagi menjelang, ditambah dengan matahari pagi yang mengubah langit yang biru menjadi kemerahan, membuat Bukit Panguk benar-benar seperti negeri di atas awan!

Dengan pemandangan indah seperti itu, tentunya Bukit Panguk banyak diserbu orang-orang untuk mendapatkan spot yang instagramable. Tak jarang pula pasangan-pasangan yang ikut berfoto di sana untuk mendapatkan pemandangan yang menawan untuk foto pre-wedding.

Nah, kini saatnya kamu yang mencoba menikmati pemandangan Bukit Panguk. Pemandangan Bukit Panguk juga bisa kamu nikmati bareng teman-teman geng kamu. Petualangan mengejar matahari terbit bisa jadi salah satu kenangan yang tidak bisa kalian lupakan!

Memangnya apa saja yang bisa dinikmati di Bukit Panguk? Tenang saja, kami sudah merangkum poin-poin penting yang tidak bisa kamu lewatkan dari Bukit Panguk. Yuk!

Spot Epik : Matahari dan Kabut sebagai Penghias Pagi Hari

Tahu nggak? Kamu bisa mulai menikmati Bukit Panguk dari jam 4 pagi loh! Meskipun terbilang masih pagi buta, tapi tentunya kamu tidak boleh melawatkan spot epik yang menjadi daya tarik dari Bukit Panguk ini. Yup, matahari dan kabutnya di pagi hari!

Wisata Bukit Panguk

Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mencari spot sunrise terbaik, di Bukit Panguk ini kamu bisa mendapatkan fajar kemerahan yang baru terbit, plus kabut tebal yang masih menyelimuti. Kamu bisa melihat matahari yang mengintip di balik tebalnya kabut. Dengan warna sinarnya yang masih kemerahan, ketika menyinari kabut yang masih tebal, akan menghasilkan warna cahaya yang hangat dipandang mata. Keren banget, kan?

Meskipun terletak sekitar 24 km jauhnya dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan kamu untuk mengejar pemandangan epik di Bukit Panguk ini akan terbayarkan ketika kamu sudah sampai di sini. Di mana lagi kita bisa menikmati pemandangan matahari terbit dengan kabut tebal yang ikut menghiasi, selain di Bukit Panguk ini?

Gardu Pandang, agar Kamu bisa Lebih “Dekat” dengan Matahari

Untuk bisa mendapatkan spot terbaik berfoto bersama mentari pagi, tentu kita harus mencarinya. Meski semua titik di Bukit Panguk bisa menghasilkan foto yang menawan, tapi tentu kita butuh spot yang bisa membuat kita seakan lebih “dekat” dengan Sang Mentari.

Wisata Bukit Panguk

Nah, kamu tidak perlu susah payah mencari titik-titik itu, karena di Bukit Panguk sendiri sudah disiapkan “panggung” yang bisa kamu gunakan untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan sunrise, kita sebut saja sebagai gardu pandang.

Ada beberapa gardu pandang yang dibangun di titik-titik terbaik untuk mendapatkan pemandangan yang Kamu inginkan. Spotnya pun dibagi menjadi dua, yaitu gardu pandang bagian timur dan bagian selatan. Untuk kamu yang ingin berfoto ketika matahari terbit, kamu bisa pilih untuk berfoto di gardu pandang bagian timur, karena menghadap langsung dengan matahari.

Gardu pandang ini juga dibangun dengan berada di titik yang tinggi agar menghasilkan kesan seperti melayang di atas awan. Jadi membantu banget, kan, dalam memberikan kesan bahwa kita benar-benar ada di negeri di atas awan? Meski kamu harus mengeluarkan biaya untuk berfoto di gardu pandang ini, tapi apa ruginya sih kalau kita bisa berfoto bersama matahari yang masih kemerahan? Tentu pengalaman itu akan menjadi sesuatu yang tak ternilai dibanding apapun!

 Kamu juga tidak perlu khawatir membayangkan gardu pandang yang hanya dibuat dari kayu dan hanya berbentuk bundar saja. Nyatanya, gardu pandang di Bukit Panguk ini tersedia dengan berbagai bentuk loh. Ada yang berbentuk hati untuk kamu yang ingin mendapatkan suasana romantis di atas awan bersama pasangan, yang berbentuk perahu kertas yang memberikan kesan seakan kamu berlayar di lautan awan, yang berbentuk taman istana gantung untuk kamu yang ingin merasakan menjadi pangeran atau putri dari negeri di atas awan, yang berbentuk kereta kuda yang seakan siap mengantar kamu mengelilingi perbukitan berkabut.

Selain itu juga ada gardu pandang yang dilengkapi dengan kolam loh! Tapi bukan berarti kamu bisa berenang di sana, ya. Ada juga gardu pandang yang berbentuk jembatan, yang terlihat seolah menghubungkan kamu dengan matahari yang terbit. Bagaimana, instagrammable banget kan? Kalau begini sih, followers kamu jadi ikut berburu matahari terbit dan kabut di Bukit Panguk!

Sungai Oya, Pelengkap Pemandangan yang Kamu Idamkan

Ternyata di kaki Bukit Panguk, ada sungai yang membentang panjang, loh! Namanya Sungai Oya, yang dihiasi pepohonan pinus di sepanjang tepiannya, juga Pegunungan Sewu diseberangnya. Dengan hanya membayangkan bisa berfoto di atas hamparan hijau dengan Sungai Oya yang membelahnya, membuat kita seakan berada di dalam sebuah lukisan, ikut tergambar bersama dengan pemandangan indah itu.

Wisata Bukit Panguk

Oh ya, kalau kamu berfoto di gardu pandang berbentuk perahu kertas tadi, kamu bisa mendapatkan kesan foto berlayar di Sungai Oya juga loh. Bagaimana? Menarik, kan?

Suguhan Hamparan Hijau yang Menenangkan Kamu

Bisa menikmati terbitnya matahari tentunya menjadi salah satu pengalaman yang menyenangkan. Ketika kita melihat matahari itu, tentu hati kita ikut diterangi oleh sinarnya. Ya, menikmati pemandangan Bukit Panguk tentu bisa menjadi penghilang stres yang cocok untuk kamu.

Berdiri di ketinggian dengan hamparan hijau yang berada di bawah kita, membuat kita merasakan kesejukan yang menenangkan. Kalau kamu merasa penat dengan kesibukan yang mengekang, di sinilah kamu bisa melepasnya dengan ketenangan. Hamparan hijau yang disuguhkan di depan mata akan membuat kesibukan pikiran kamu menjadi reda.

Fasilitas Wisata yang Lengkap!

Meski tempat wisata Bukit Panguk ini baru dibuka pada Mei 2016 lalu dan masih terbilang tempat wisata baru, fasilitas yang dibangun di sini sudah lengkap, kok.

Wisata Bukit Panguk

Toilet dan tempat parkir sudah tersedia di tempat wisata ini. Bahkan musholla untuk yang beragama Islam juga sudah dibangun, jadi semakin memudahkan kamu untuk tetap beribadah kan.

Kalau kamu masih ingin berlama-lama di Bukit Panguk, kamu juga tidak perlu khawatir ketika kamu kelaparan. Karena ada warung yang menjajakan menu-menu makanan yang siap mengisi waktu makan siang kamu. Pun kamu bisa memesan secangkir kopi sembari menikmati mentari pagi di gardu pandang. Tapi jangan lupa membayarnya, ya!

Itulah rangkuman tentang wisata Bukit Panguk. Untuk kamu yang ingin menyerbu keindahan alam Bukit Panguk, kamu bisa mendatangi Dusun Kediwung di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, D.I.Y Yogyakarta. Dan sebaiknya kamu membawa kendaraan sendiri untuk pergi ke Bukit Panguk, karena jalan menuju bukit masih terbilang sempit dan memiliki tikungan tajam. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi kendaraan kamu terlebih dahulu, ya.

Untuk tiket masuk sendiri, kamu hanya perlu membayar sekitar 2000 sampai 3000 rupiah saja. Dan setiap gardu pandang ada biaya masuk sendiri, ya.

Dan tidak lupa, kami mengingatkan kamu untuk tetap berhati-hati saat berfoto di gardu pandang. Tidak perlu memaksa untuk berpose mainstream untuk mendapatkan foto terbaik, karena dengan tetap menjaga keselamatan, kamu juga bisa mendapatkan foto yang lebih menarik.

Oh ya, setelah berfoto dengan matahari dan kabut pagi di Bukit Panguk, kamu juga bisa melanjutkan perjalanan kamu ke tempat-tempat wisata yang lokasinya tidak jauh dari Bukit Panguk. Contohnya Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus Mangunan, dan Puncak Becici yang katanya menjadi oposite dari Bukit Panguk, yaitu dikenal sebagai tempat wisata dengan spot senja yang memukau. Nah, jadi komplit, kan, perjalanan wisata kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *