Info Wisata

Pesona Jumoyo di Magelang dari Kali Putih

Siapa sih yang tidak kenal Borobudur? Objek wisata di kabupaten Magelang dan merupakan Candi terbesar di Indonesia. Borobudur sebagai warisan Budha menjadi...

Written by Bambang Winarso · 3 min read >
Kali Putih Magelang

Siapa sih yang tidak kenal Borobudur? Objek wisata di kabupaten Magelang dan merupakan Candi terbesar di Indonesia. Borobudur sebagai warisan Budha menjadi bukti sejarah yang diakui UNESCO.

Candi Borobudur terdiri dari 504 arca buddha dan dikelilingi 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca budha yang duduk di tengah dan bersila. Borobudur cocok menjadi tempat wisata keluarga di magelang. Tidak hanya canidnya yang dikenal orang banyak. Magelang juga dikenal sebagai tempat gunung api aktif. Seperti halnya Pesona Kali Putih di Desa Jumoyo, di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Sekelumit Cerita tentang Jumoyo di Magelang

Kali ini terbentuk akibat proses gunung api. Meluapnya material Gunung Api hingga menyebabkan banjir lahar dingin. Saat ini menjadi objek wisata setempat yang ramai dikunjungi. Sebuah pesona Jumoyo di Magelang yang mendatangkan rezeki bagi orang pinggiran.Kampung nan asri dan sejuk berlokasi tidak jauh dari Gunung Merapi.

Kali Putih Magelang

Daerah ini memang mudah sekali terkena efek dari luapan lahar dingin dari Gunung Merapi. Namun masih banyak penduduk yang memilih untuk bertahan di Desa Jumoyo, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Padahal daerah ini termasuk daerah yang sangat rawan aktivitas Gunung Merapi.

Keindahan alam Jumoyo tidak kalah dari desa lainnya di Magelang. Pepohonan yang masih rindang. Jalan-jalan yang menghubungkan persawahan dan sungai-sungai berair jernih. Kondisi yang benar-benar menggambarkan Indonesia yang sebenarnya. Dimana keindahan alam mampu menarik mata dan hati anda untuk segera melangkah ke sana.

Kaya akan Komoditi Perkebunan

Tidak hanya menyajikan keindahan alam yang natural. Pesona Jumoyo di Magelang kian menarik perhatian dengan keberadaan komoditi perkebunan salak pondoh. Biasanya daerah yang terkenal dengan salak pondoh ialah Medan tetapi ternyata di Jawa Tengah, lebih tepatnya di Desa Jumoyo komoditi petani salak pondoh juga masih aktif.

Salak pondoh merupakan kultivar salak yang banyak tumbuh di lereng Merapi. Cita rasanya yang manis dan kaya manfaat. Salak pondoh termasuk ke dalam famili palmae, berduri dan bertunas banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat. Salak termasuk dalam buah tropis, jadi sangat cocok dibudidayakan di Indonesia yang termasuk iklim tropis. Di Indonesia sendiri salak pondoh memiliki varietas seperti salak pondoh merah, salak pondoh super, salak pondoh hitam, dan salak pondoh kuning.

Kali Putih Magelang

Budidaya salak pondoh memerlukan waktu 2-3 tahun hingga bisa berbuah merata. Sisi lain dalam budidaya salak pondoh yang sukses terletak pada lahan perkebunan salak pondoh yang lembab, subur atau bisa juga bertekstur lempung dan berpasir, menjadi tempat yang cocok untuk budidaya salak pondoh.

Selama ini kita hanya sama-sama tahu salak hanya dari kulitnya saja. Tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dekat tumbuhan berduri tajam ini. Anda bisa mengajak buah hati anda untuk melihat proses pembuahan buah salak. Wisata sambil mengedukasi anak-anak tentang bagaimana cara salak bisa berbuah lebat dan melihat bagaimana pohon salak yang sebenarnya dari jarak dekat. Berburu buah nikmat dan kaya akan khasiat. Salak pondoh tidak hanya bisa dinikmati langsung tetapi juga mampu diolah menjadi makanan lainnya seperti manisan, puding, sirup, dan masih banyak lagi.

Desa Jumoyo di Magelang juga menghadirkan pemandangan tanaman padi. Waktu panen dan waktu menanam adalah aktivitas yang dinantikan para warga yang hidup di sekitar. Padi yang merupakan komoditas utama bangsa Indonesia. Sumber utama pangan penduduk Indonesia.

Biasanya padi lebih banyak ditemukan di dataran tinggi atau di bawah kaki gunung. Kenapa demikian? Karena di bawah kaki gunung biasanya tingkat kesuburan tanahnya lebih tinggi daripada daerah yang berada di perbukitan. Jangan heran ketika melihat padi seperti permadani alam yang mengagumkan. Pesona Jumoyo di Magelang tambah kian memesona dengan penampakan hamparan padi yang sudah menguning. Desa Jumoyo juga dikenal dengan penduduk yang terbuka dan ramah kepada pendatang baru.

Cicipi Juga Bakpia Pandan Mas

Jika anda pergi ke Jumoyo jangan lupa untuk menikmati makanan tradisional daerah tersebut, yaitu Bakpia Pandan Mas. Bakpia asli Indonesia kah? Tidak. Bakpia ini makanan populer yang berasal dari etnis Cina atau Tionghoa. Bakpia juga cukup dikenal salah satunya dari Yogyakarta, yaitu Bakpia Pathuk. Bakpia terbuat dari campuran kacang hijau dan gula yang dibungkus dengan tepung kemudian dipanggang. Mengingat masyarakat Yogyakarta mayoritas beragama Islam, pada perkembangannya, isi bakpia yang semula daging babi pun diubah menjadi kacang hijau. Kemudian rasa-rasa dari bakpia dikembangkan menjadi cokelat, keju, kumbu hijau, dan kumbu hitam.

Kali Putih Magelang

Bakpia bisa dijadikan buah tangan dengan harga ekonomis dan rasanya yang lezat. Di Desa Jumoyo, terdapat rumah produksi bakpia milik Ibu Lurah Sengkono yang terkenal dengan merek Bakpia Pandan Mas, yang saat ini hanya berkonsentrasi pada rasa kacang hijau. Untuk anda yang mungkin tidak atau kurang suka dengan buah salak, anda dapat menjatuhkan pilihan pada Bakpia Pandan Mas.

Bakpia Pandan Mas sudah dipasarkan ke pasar dan toko serta warung di sekitar Jumoyo hingga sampai ke daerah Muntilan, Srumbung, dan Ngluwar. Soal kesehatan jangan diragukan lagi. Selain halal, Bakpia Pandan Mas ini telah memiliki izin departemen kesehatan dan proses pembuatannya higienis tanpa bahan pengawet. Bakpia Pandan Mas, dijual dengan harga kisaran RP 5.000 untuk sepuluh biji ataupun RP 15.000 untuk kemasan isi dua puluhan.

Kali Putih Magelang

Itulah beberapa pesona Desa Jumoyo yang berada di Magelang. Desa ini mungkin belum sepopuler desa lainnya di Jawa Tengah seperti kawasan Borobudur. Namun tiada salahnya jika anda ke Magelang menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Desa Jumoyo.

Menikmati pemandangan asri dan juga mengedukasi diri dengan mengenal Salak Pondoh. Mungkin anda juga penasaran bagaimana tumbuhan seperti salak ini menjadi komoditas yang menari atau anda berkeinginan untuk membangun bisnis makanan dari bahan dasarnya salak pondoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *