Info Sehat

Informasi Seputar Saraf Kejepit Yang Harus Kamu Pahami

Ketika leher, punggung atau kaki terasa sangat nyeri secara tiba-tiba tanpa penyebab yang pasti, kemungkinan Anda mengalami saraf kejepit. Saraf bisa terjepit...

Written by Bambang Winarso · 1 min read >
penyebab saraf kejepit

Ketika leher, punggung atau kaki terasa sangat nyeri secara tiba-tiba tanpa penyebab yang pasti, kemungkinan Anda mengalami saraf kejepit. Saraf bisa terjepit ketika jaringan di sekitarnya seperti otot, tendon, dan tulang menekan terlalu kencang. Tekanan ini menyebabkan fungsi saraf terganggu. Selanjutnya, akan muncul nyeri, rasa kesemutan, kebas, hingga melemahnya tubuh pada kasus yang berkepanjangan.

Maka dari itu, agar Anda tidak terganggu dengan kondisi tak nyaman ini, kenali ragam cara untuk mengobatinya. Namun sebelum melabeli gejala tersebut akibat saraf yang terjepit atau hal lainnya,  maka pahami dulu penyebabnya.

Penyebab Terjadinya Saraf Kejepit

Saraf terjepit adalah kondisi ketika saraf tertekan oleh jaringan di sekitarnya, diantaranya ligamen, otot, tendon, tulang dan tulang rawan. Kondisi ini akan mengganggu fungsi saraf hingga menimbulkan beragam gejala diantaranya kesemutan, nyeri hingga mati rasa di area tertentu.

Munculnya tekanan pada saraf ini dipicu oleh gerakan yang berlanjut dan berulang-ulang. Selain itu, bisa pula akibat satu posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama, misalnya menekuk siku saat tidur.

Nah ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya saraf terjepit diantaranya radang sendi, kehamilan, cedera akibat olahraga atau kecelakaan, berat badan berlebih, hingga tekanan pada tubuh akibat gerakan yang berulang.

Cara Menyembuhkan Saraf Terjepit

  • Perbanyak istirahat

Istirahat yang cukup sangat penting untuk penyembuhan saraf terjepit. Dalam kondisi tidur, tubuh akan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi di dalamnya. Sebaliknya jika Anda kurang tidur, maka waktu untuk memperbaiki kondisi tubuh akan berkurang.

  • Pastikan posisi tubuh aman dan nyaman ketika bekerja

Kondisikan tempat kerja senyaman mungkin. Letakkan barang-barang agar lebih ergonomis. Misalnya dengan layar komputer yang sejajar dengan mata, sehingga Anda tak perlu menunduk terlalu lama, yang mana bisa membuat saraf leher terjepit. Selain itu, sesekali Anda harus berdiri sembari memperbaiki tulang belakang agar lebih fleksibel, juga mengurangi risiko terjadinya saraf terjepit.

  • Lakukan stretching dan yoga

Lakukan peregangan otot ringan dan yoga. Kedua hal ini bisa mengurangi tekanan pada saraf di area yang terganggu. Namun ingat, melakukan stretching terlalu berlebihan juga dapat memperburuk saraf terjepit.

  • Konsumsi obat pereda nyeri

Karena nyeri yang timbul cukup mengganggu, Anda bisa mengkonsumsi obat berjenis anti-inflamasi non steroid (AINS) seperti asam mefenamat dan ibuprofen. Namun ketika mengkonsumsinya, perhatikan cara dan dosis dengan benar.

  • Kompres air dingin dan hangat

Kompres air hangat terbukti membuat otot menjadi rileks, sehingga mengurangi tekanan pada safar. Suhu panas yang disalurkan ke tubuh, juga membantu melancarkan aliran darah, sehingga proses penyembuhan bisa terbantu.

Kompres saraf terjepit selama 10-15 menit menggunakan handuk hangat. Sedangkan kompres air dingin, dapat meredakan peradangan jaringan dan pembengkakan, sehingga membuat saraf tak lagi tertekan. Caranya pun sama, kompres saraf terjepit menggunakan handuk selama 10-15 menit.

  • Ubah postur tubuh

Untuk memperbaiki saraf terjepit, Anda perlu mengubah postur tubuh saat duduk maupun berdiri. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat saraf terjepit. Terapi ini sangat mudah, seperti menggunakan bantal sandaran leher dan kursi yang dapat disesuaikan, sehingga mampu meringankan tekanan hingga membuat saraf pulih kembali.

Jadi, jika Anda mengalami gejala kesemutan, nyeri, atau keluhan lain pada punggung dan bagian tubuh tertentu akibat saraf kejepit, segera diperiksakan pada dokter untuk penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *