Info Sehat

Gejala Eksim dan Cara Mengobatinya

Kata eksim biasanya digunakan secara spesifik terhadap sebuah kondisi yang disebut sebagai dermatitis atopik, yang merupakan jenis umum dari eksim. Atopik sendiri...

Written by Agung Sanjaya · 3 min read >
Gejala Eksim dan Cara Mengobatinya

Kata eksim biasanya digunakan secara spesifik terhadap sebuah kondisi yang disebut sebagai dermatitis atopik, yang merupakan jenis umum dari eksim. Atopik sendiri merupakan grup penyakit yang melibatkan sistem kekebalan tubuh, sementara dermatitis adalah kondisi peradangan di kulit seseorang.

Beberapa orang sudah memiliki jenis penyakit ini semenjak mereka masih kecil, tetapi tak jarang pula penyakit ini menjangkiti mereka yang telah dewasa. Adapun beberapa fakta penting seputar eksim antara lain:

  • Beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu terjadinya gejala eksim, seperti kacang-kacangan dan produk susu.
  • Gejalanya tersebut beragam tergantung dari usia seseorang. Tetapi gejala umum bisa meliputi kulit yang bersisik dan gatal.
  • Eksim juga bisa dipicu oleh faktor lingkungan terutama paparan asap rokok dan serbuk sari.
  • Meskipun termasuk jenis penyakit yang tidak dapat diobati, pengobatan masih bisa dijalankan dengan berfokus pada perbaikan kerusakan kulit dan mengurangi gejalanya.
  • Belum ada pengobatan penuh yang dapat mengatasi eksim, tetapi gejalanya masih bisa dikelola.
  • Untungnya, eksim bukanlah penyakit yang menular sehingga anda pun masih bisa bersosialisasi dengan teman-teman untuk mendapatkan dukungan mental.

Gejala Eksim

Seperti yang sudah disebutkan di atas, gejala dari dermatitis atopik bisa begitu beragam, tergantung dari usia seseorang yang telah terkena. Kondisi ini umumnya terjadi pada bayi yang menyebabkan mereka memiliki kulit yang bersisik dan kering. Bercak kulit pun bisa terasa begitu gatal.

Kebanyakan orang mengembangkan dermatitis atopik sebelum mereka berusia 5 tahun. Setengah dari pengidapnya kemudian akan terus hidup dengan gejala dari kondisi ini hingga mereka dewasa.

Gejala-gejalanya pun memiliki perbedaan sesuai usia mereka.

Gejala pada anak di bawah 2 tahun:

  • Ruam biasanya muncul di area kulit kepala dan pipi.
  • Ruam tersebut biasanya akan menggembung sebelum akhirnya menjadi bocor.
  • Ruam itu pun akan menyebabkan perasaan gatal yang teramat sangat, sehingga bisa mengganggu waktu tidur bayi anda. Menggaruknya secara terus menerus pun dapat mengakibatkan infeksi pada kulit.

Gejala pada anak di atas 2 tahun hingga masa pubertas:

  • Setelah anak anda melewati usia 2 tahun, maka ruam tersebut akan berpindah tempat ke area lipatan tangan atau kaki.
  • Ruam tersebut pun seringkali muncul di area leher, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan lipatan antara pantat dan kaki.

Kemudian, gejala-gejala eksim di atas pun akan menyebabkan:

  • Ruam yang menjadi benjolan
  • Ruam yang berubah warna menjadi lebih gelap atau terang.
  • Ruam yang menebal, proses tersebut dikenal sebagai likenifikasi, yang bisa mengakibatkan perasaan gatal secara permanen.

Gejala pada orang dewasa:

  • Ruam biasanya muncul di area lipatan siku, lutut, atau tengkuk.
  • Ruam menutupi sebagian besar tubuh penderitanya.
  • Ruam bisa sangat menonjol di area leher, wajah, dan di sekitar mata.
  • Ruam dapat menyebabkan kulit menjadi sangat kering.
  • Ruam menjadi gatal secara permanen.
  • Pada orang dewasa, ruam pun terlihat lebih bersisik daripada yang terjadi pada anak-anak.
  • Terjadinya infeksi kulit.

Mereka yang berhasil menyembuhkan diri dari kondisi eksim pada waktu masih anak-anak pun masih tidak luput dari efek jangka panjang seperti kulit kering dan mudah teriritasi, beresiko terkena eksim tangan, serta masalah dan gangguan pada mata.

Penampilan dari kulit yang telah terinfeksi dermatitis atopik ditentukan oleh seberapa sering dan kuatkah mereka menggaruk area yang telah terkena, karena menggaruk dapat menyebabkan iritasi pada kulit, meningkatkan peradangan, serta rasa gatal yang semakin parah.

Gejala Eksim dan Cara Mengobatinya

Cara Mengobati Eksim

Meskipun belum terdapat obat untuk mengatasi eksim, tetapi masih terdapat penanganan dalam mengatasi gejala dan mencegahnya muncul. Dokter anda pun biasanya akan menyesuaikan pengobatan tersebut sesuai dengan usia, gejala, dan kondisi kesehatan anda pada saat itu.

Selain obat-obatan yang diresepkan dokter, anda pun bisa melakukan beberapa cara alami seperti:

  • Mandi air hangat dengan suhu hangat-hangat kuku.
  • Gunakan pelembab alami setiap hari.
  • Gunakan baju yang terbuat dari katun dan berbahan halus. Hindari pula mengenakan serat pakaian yang terasa gatal dan ketat.
  • Gunakan sampo ringan atau non-iritasi.
  • Tepuk-tepuk kulit anda mengenakan handuk setelah mandi untuk mengeringkan sekujur tubuh anda. Hindari kebiasaan menggosok setelah mandi karena dapat memicu gejala lainnya yang kurang nyaman.
  • Jika memungkinkan, hindari perubahan suhu yang drastis dan aktivitas yang membuat anda berkeringat.
  • Belajarlah mengetahui penyebab munculnya gejala eksim, kemudian hindari jika bisa.
  • Gunakan pelembab pada saat cuaca dingin atau kering.
  • Pastikan kuku anda tetap pendek untuk menghindari garukan yang tak sengaja.

Obat-Obatan

Sementara anda mengubah beberapa kebiasaan di rumah, maka akan lebih efektif ketika dokter anda meresepkan beberapa obat-obatan untuk mengatasi gejala dari eksim yang tengah anda derita saat ini. Beberapa jenis obat-obatan yang seringkali diberikan adalah:

  • Krim dan salep kortikosteroid topikal. Obat ini merupakan jenis anti-radang yang bisa mengobati gejala utama dari eksim, termasuk radang kulit dan gatal-gatal. Krim atau salep ini bisa langsung digunakan di permukaan kulit. Obat ini bisa anda dapatkan dengan mudah di pasaran, baik beli di apotek maupun secara online. Tetapi pastikan anda menggunakannya berdasarkan anjuran dan resep dari dokter.
  • Kortikosteroid sistemik. Jika pengobatan topikal di atas tidak terlalu efektif, maka dokter anda pun akan meresepkan obat lainnya seperti kortikosteroid sistemik. Terdapat jenis yang disuntik atau dimakan, dan hanya digunakan dalam jangka waktu pendek saja.
  • Obat ini diresepkan ketika eksim anda terjadi bersama dengan infeksi bakteri di kulit.
  • Obat anti-jamur atau anti-virus. Obat ini tentunya dapat mengobati eksim yang terjadi bersama dengan infeksi jamur dan virus.
  • Obat ini mampu mengurangi resiko anda menggaruk di malam hari karena akan membuat anda mengantuk dan cepat tertidur.
  • Inhibitor kalsineurin topikal. Ini merupakan jenis obat yang dapat menekan aktivitas sistem kekebalan tubuh anda, sehingga akan mengurangi peradangan dan membantu mencegah terjadinya flare up.
  • Barrier repair moisturizer. Obat ini akan mengurangi kehilangan cairan di tubuh dan bekerja dalam memperbaiki kulit yang rusak.
  • Pengobatan ini melibatkan paparan gelombang ultraviolet A atau B, atau gabungan dari keduanya. Kulit anda akan dimonitor dengan sangat hati-hati. Metode ini biasanya digunakan untuk mengobati dermatitis tingkat sedang.

Meskipun kondisi ini belum bisa diobati sepenuhnya, tetapi anda harus tetap menjalani pengobatan demi melawan berbagai macam jenis gejala yang muncul.

Bahkan sekalipun anda telah berhasil sembuh, anda harus tetap menjaga kulit anda agar tidak memicu kembali eksim berulang, karena mereka yang pernah mengalami eksim masih rentan terkena berbagai macam iritasi yang merusak kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *