Info Sehat

Gejala dan Pengobatan Gangguan Jaringan Endometriosis

Endometriosis merupakan gangguan dimana jaringan yang mirip dengan jaringan pembentuk lapisan rahim anda, tumbuh di luar rongga rahim. Lapisan rahim anda sendiri...

Written by Irfan · 3 min read >
Gejala dan Pengobatan Gangguan Jaringan Endometriosis

Endometriosis merupakan gangguan dimana jaringan yang mirip dengan jaringan pembentuk lapisan rahim anda, tumbuh di luar rongga rahim. Lapisan rahim anda sendiri disebut sebagai endometrium.

Kondisi endometriosis sendiri terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di ovarium, usus, dan jaringan yang melapisi panggul anda.

Meskipun ini adalah hal yang tidak wajar bagi jaringan endometrium untuk menyebar ke luar daerah panggul anda, tetapi kondisi ini bisa saja terjadi kapanpun. Sementara jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim anda tersebut dikenal sebagai implan endometrium.

Perubahan hormon dari siklus menstruasi anda bisa mempengaruhi jaringan endometrium yang “salah tempat” tersebut, sehingga menyebabkan area yang terkena menjadi meradang dan terasa nyeri.

Seiring dengan berjalannya waktu, jaringan yang telah rusak tersebut tidak akan memiliki tempat dan menjadi terjebak di panggul anda. Jaringan yang terjebak di panggul anda pun beresiko menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Iritasi
  • Pembentukan bekas luka.
  • Adhesi, dimana jaringan mengikat organ panggul anda secara bersama-sama.
  • Sakit parah selama haid.
  • Masalah kesuburan sehingga berdampat pada sulitnya mendapatkan keturunan.

Endometriosis sendiri merupakn kondisi ginekologis yang umum dimana mempengaruhi hingga 10 persen wanita di seluruh dunia.

Gejala

Gejala dari endometriosis sangatlah beragam. Kebanyakan hanya mendapatkan gejala ringan, tetapi tidak jarang penderita lain pun mengalami gejala yang sedang hingga berat. Tetapi tingkat keparahan dan rasa sakit yang diderita bukanlah hal yang menjadi tolak ukur seberapa parahkah anda menderita gangguan ini.

Jadi bisa saja anda tengah mengalami endometriosis yang ringan tetapi dengan gejala yang begitu menyakitkan. Sebaliknya, anda pun mungkin tengah menderita endometriosis parah tetapi tidak menyadarinya karena tingkat gejalanya terbilang ringan.

Rasa sakit di area panggul bisa menjadi gejala umum dari endometriosis. Selain itu, anda pun mungkin akan mengalami beberapa gejala lainnya seperti:

  • Haid yang menyakitkan.
  • Rasa sakit di area bawah perut sebelum dan selama masa menstruasi.
  • Merasa kram selama satu atau dua minggu di antara waktu datang bulan.
  • Pendarahan berat saat menstruasi, atau pendarahan di antara masa menstruasi.
  • Rasa sakit saat atau setelah melakukan hubungan seksual.
  • Rasa tidak nyaman saat BAB.
  • Rasa sakit di area bawah punggung juga bisa terjadi kapanpun.

Sayangnya, anda pun mungkin menderita gangguan ini tanpa gejala sama sekali. Meskipun selintas terlihat bagus, tetapi penyakit tanpa gejala bisa menjadi silent killer karena anda tidak mampu mendeteksinya sedini mungkin.

Pastikan anda untuk selalu mendapatkan tes ginekologi secara teratur agar dokter anda mampu memonitor perubahan yang tengah terjadi di dalam tubuh anda. Hal ini bahkan sangat dianjurkan jika anda memiliki dua atau lebih gejala yang telah disebutkan di atas.

Pengobatan

Tentunya anda ingin segera sembuh dari rasa sakit atau dari gejala lainnya secepat mungkin, karena kondisi ini memang sangat mengganggu kehidupan anda, baik secara pribadi maupun sosial jika tidak dirawat dengan layak. Meskipun endometriosis belum memiliki obatnya, tetapi gejala dari kondisi ini masih bisa dikelola.

Obat-obatan dan operasi bisa anda pilih demi membantu mengurangi gejala anda tersebut dan terhindar dari komplikasi. Dokter anda mungkin akan memulainya dengan pengobatan konservatif, yang kemudian menyarankan anda untuk menjalani operasi jika kondisi tersebut tidak kunjung membaik.

Adapun beberapa pengobatan yang bisa anda dapatkan adalah sebagai berikut:

Obat Nyeri

Anda bisa mencoba obat-obatan bebas seperti ibuprofen, tetapi pada kebanyakan kasus jenis obat ini tidak bereaksi sama sekali. Meskipun persentase keberhasilannya kecil, anda bisa mencobanya.

Terapi Hormon

Mengkonsumsi suplemen hormon terkadang bisa menjadi obat alternatif yang sangat baik untuk mengurangi rasa nyeri dan menghentikan perkembangan dari endometriosis. Hormon terapi ini akan membantu tubuh anda dalam mengatur perubahan hormon bulanan yang mempromosikan pertumbuhan jaringan yang terjadi ketika anda menderita gangguan endometriosis.

Kontrasepsi Hormonal

Kontrasepsi hormonal bisa mengurangi kesuburan anda dengan cara mencegah pertumbuhan dan penumpukan jaringan endometrium yang terjadi setiap bulannya. Pil KB misalnya, yang dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit pada penderita endometriosis tingkat parah.

Suntikan mendoxyprogesterone (Depo-Provera) juga sangatlah efektif dalam menghentikan siklus menstruasi dengan cara menghentikan pertumbuhan implan endometrium. Sebagai gantinya, anda akan terbebas dari rasa sakit dan gejala endometriosis lainnya.

Sayangnya, suntikan ini janganlah dijadikan sebagai pilihan pertama anda karena terdapat efek negatif jika digunakan seperti berkurangnya produksi tulang, kenaikan berat badan, dan meningkatkannya resiko anda terkena depresi.

GnRH, Agonis dan Antagonis Hormon Pelepas Gonadotropin

Wanita yang mengkonsumsi obat-obatan yang disebut sebagai Agonis dan Antagonis Hormon Pelepas Gonadotropin (GnRH) mampu menghalangi produksi estrogen yang biasanya menstimulasi ovarium.

Estrogen sendiri merupakan sejenis hormon yang bertanggung jawab dalam perkembangan karakteristik seksual pada wanita. Dengan menghalangi produksinya, maka akan mencegah siklus menstruasi dan menciptakan menopause buatan.

Terapi GnRH tentunya memiliki efek samping seperti kekeringan vagina dan hot flashes. Dengan mengkonsumsi dosis kecil dari estrogen dan progesterone di saat yang bersamaan dapat membantu mencegah gejala tersebut muncul.

Danazol

Danazol merupakan sejenis pengobatan lainnya yang dapat menghentikan siklus menstruasi dan mengurangi gejala endometriosis yang muncul. Tetapi sayangnya, meskipun mampu mengelola gejala yang ada, tetapi penyakit tersebut masih akan terus berkembang lebih jauh.

Danazol juga memiliki efek samping berupa jerawat dan hirsutisme. Hirsutisme adalah pertumbuhan rambut abnormal yang terjadi di area wajah dan tubuh anda.

Operasi Konservatif

Pembedahan bisa saja dilakukan jika anda masih berencana ingin hamil atau tengah mengalami rasa sakit yang sangat hebat, atau bagi anda yang sudah mencoba berbagai macam jenis obat-obatan di atas namun tidak mendapatkan hasil yang sepadan.

Tujuan dari operasi konservatif ini tentunya untuk menghilangkan atau menghancurkan pertumbuhan endometrium tanpa harus merusak organ reproduksi anda.

Histerektomi

Meskipun jarang, tetapi bisa saja dokter menyarankan anda untuk menjalani cara terakhir, yaitu histerektomi. Operasi ini dilakukan ketika anda sudah tidak memiliki pilihan lain.

Selama prosedur histerektomi dilakukan, maka operasi ini akan mengangkat rahim dan serviks anda. Para ahli bedah juga akan mengangkat ovarium anda karena organ ini bertanggung jawab dalam memproduksi hormon estrogen, sementara estrogen adalah penyebab dari pertumbuhan jaringan endometrium.

Prosedur ini tidak dianggap sebagai pengobatan untuk endometriosis, karena pada akhirnya anda akan kehilangan kesempatan untuk hamil.

Stadium Endometriosis

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa endometriosis memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Dunia medis sendiri membaginya ke dalam 4 stadium yang berbeda, tergantung dari lokasi, jumlah, ukuran, serta kedalaman dari implan endometrium itu sendiri. Adapun stadium tersebut adalah sebagai berikut:

Stadium 1: Rendah

Pada endometriosis tingkat minimum, terdapat lesi atau luka kecil dan implan endometrium dangkal di indung telur anda. Kemungkinan besar disertai dengan peradangan di sekitar rongga panggul anda.

Stadium 2: Ringan

Endometriosis ringan bisa terdapat lesi berbentuk ringan dan implan dangkal pada ovarium dan pelvis anda.

Stadium 3: Sedang

Endometriosis sedang bisa melibatkan implan dalam pada lapisan ovarium dan pelvis anda. Bisa juga ditemukan lebih banyak lesi di sana.

Stadium 4: Parah

Tahap endometriosis terakhir dan paling parah adalah ketika terdapat implan dalam pada lapisan pelvis dan ovarium anda. Mungkin juga terdapat lesi pada saluran tuba hingga usus anda.

18 Tanda dan Gejala Anda Tengah Hamil

18 Tanda dan Gejala Anda Tengah Hamil

Irfan in Info Sehat
  ·   3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *