Info Sehat

Gejala dan Komplikasi Gonore pada Pria dan Wanita

Penyakit yang tak kalah menakutkan dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya adalah penyakit menular seksual. Bagaimana tidak, penyakit ini bisa menginfeksi dari satu...

Written by Bambang Winarso · 3 min read >
Gejala dan Komplikasi Gonore pada Pria dan Wanita

Penyakit yang tak kalah menakutkan dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya adalah penyakit menular seksual. Bagaimana tidak, penyakit ini bisa menginfeksi dari satu orang ke orang lain melalui hubungan badan, sehingga persepsi masyarakat pun terhadap penderitanya cenderung negatif.

Terdapat banyak sekali penyakit menular seksual yang perlu anda waspadai selain HIV Aids, salah satunya adalah gonore. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri bernama Neisseria Gonorrhoeae. Mereka biasanya menginfeksi area hangat dan lembab di tubuh anda seperti uretra, mata, tenggorokan, vagina, anus, dan saluran organ reproduksi wanita.

Gonore bisa menjangkiti dari satu orang ke orang lain dengan berbagai macam cara termasuk oral, anal, atau hubungan seksual yang normal. Mereka yang pernah melakukan hubungan badan dengan berbeda pasangan atau yang tidak mengenakan pengaman (seperti kondom) memiliki resiko tinggi terjangkit penyakit mengerikan ini.

Proteksi terbaik terhadap penyakit ini tentunya dengan melakukan monogami (melakukan hubungan badan hanya dengan satu pasangan saja) serta penggunaan kondom yang benar. Kebiasaan lainnya juga dapat menempatkan anda pada resiko gonore seperti mengkonsumsi minuman keras dan penggunaan obat-obatan terlarang, terutama jenis intravena.

Gejala dan Komplikasi Gonore pada Pria dan Wanita

Gejala

Gejala biasanya muncul antara 2 hingga 14 hari setelah terinfeksi. Tetapi banyak juga orang yang telah terinfeksi gonore malah tidak memperlihatkan gejala apapun. Perlu diingat bahwa penderita gonore tanpa gejala masih bisa menularkan penyakit tersebut, yang disebut sebagai nonsymptomatic carrier.

Adapun mengenai gejala dari gonore memiliki perbedaan berdasarkan tingkat keparahan atau jenis kelamin.

Gejala Pada Pria

Kaum pria mungkin tidak akan mengembangkan gejala dari gonore selama beberapa hari setelah terinfeksi, sehingga akan sulit untuk mendeteksinya. Normalnya, gejala pertama muncul di minggu pertama setelah transmisi.

Gejala awal dan yang paling terlihat pada pria adalah perasaan terbakar dan rasa sakit saat buang air kecil. Lambat laun, gejala lainnya pun akan bermunculan satu demi satu seperti:

  • Perasaan buang air kecil yang sulit ditahan atau frekuensinya yang meningkat.
  • Cairan atau tetesan seperti nanah dari penis anda (biasanya berwarna putih, kuning, krem, atau kehijauan).
  • Pembengkakan atau kemerahan pada pembukaan penis.
  • Pembengkakan atau rasa sakit pada testis.
  • Sakit tenggorokan yang membandel.

Infeksi tersebut akan tetap bertahan di tubuh anda selama beberapa minggu setelah gejala yang anda alami berhasil disembuhkan. Tetapi pada kasus yang lebih parah, gonore pun bisa terus menyebabkan kerusakan di tubuh anda, terutama pada area uretra dan testis. Rasa sakit pun tentunya akan menyebar hingga dubur.

Gejala Pada Wanita

Berbeda dengan pria, para wanita cenderung tidak memiliki gejala yang khas. Ketika gejalanya sudah berlanjut, biasanya hanya berupa gejala ringan yang mirip dengan jenis infeksi lainnya, sehingga akan membuat anda semakin sulit untuk mengidentifikasinya. Infeksi gonore lebih mirip seperti infeksi bakteri atau ragi.

Beberapa gejalanya termasuk:

  • Cairan dari vagina (bisa berair, kental, atau memiliki warna agak kehijauan).
  • Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.
  • Keinginan buang air kecil menjadi lebih sering.
  • Gejala menstruasi yang parah atau bercak-bercak.
  • Sakit tenggorokan.
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.
  • Rasa sakit di area bawah perut.

Tes Gonore

Para profesional kesehatan akan mendiagnosa infeksi gonore dengan berbagai macam cara. Mereka akan mengambil sampel cairan dari area simtomatik menggunakan kapas. Area tersebut bisa pada penis, vagina, dubur, atau tenggorokan.

Jika dokter anda menemukan adanya infeksi otot atau infeksi darah, maka ia akan mengambil sampel menggunakan darah atau memasukkan jarum ke dalam sendi simtomatik anda untuk menarik cairan.

Dokter anda pun kemudian akan menambahkan noda pada sampel dan memeriksanya di bawah mikroskop. Jika sel tersebut bereaksi terhadap noda, maka kemungkinan besar anda mengalami infeksi gonore.

Metode ini relatif cepat dan mudah, tetapi tidak bisa memberikan 100% hasil yang akurat. Selain itu, tes ini harus diselesaikan oleh tenaga ahli menggunakan teknologi laboratorium.

Metode gonore lainnya bisa melibatkan pengambilan jenis sampel yang sama dan menempatkannya di piring khusus. Kemudian akan diinkubasi dalam kondisi pertumbuhan yang ideal untuk bakteri penyebab gonore selama beberapa hari. Koloni bakteri gonore tentunya akan tumbuh jika anda memang telah terinfeksi.

Hasil awal biasanya sudah bisa dilihat hanya dalam waktu 24 jam. Sementara hasil akhir dan nyata bisa diketahui setelah sampel tersebut menjalani proses inkubasi selama 3 hari.

Komplikasi

Kaum hawa memiliki resiko tinggi untuk mengembangkan komplikasi jangka panjang jika infeksi gonore ini tidak diobati dengan benar. Infeksi yang dibiarkan begitu saja dapat naik ke saluran reproduksi wanita dan menginfeksi rahim, saluran tuba, hingga ovarium. Kondini ini nantinya akan disebut sebagai Penyakit Radang Panggul (PID – pelvic inflammatory disease).

Penyakit radang panggul bisa menyebabkan rasa sakit yang parah dan kronis serta merusak organ reproduksi wanita. Selain gonore, komplikasi ini juga bisa disebabkan oleh jenis penyakit seksual menular lainnya.

Saluran tuba anda pun beresiko tertutup atau parut sehingga akan anda akan sulit hamil atau malah mengalami kehamilan ektopik, yaitu sebuah kondisi dimana telur yang dibuahi menempel di luar rahim sehingga berpotensi membahayakan nyawa anda. Infeksi gonore juga bisa menginfeksi bayi anda selama proses melahirkan.

Sementara para pria mungkin akan mengalami parut pada uretra. Mereka juga beresiko mengembangkan abses yang menyakitkan di dalam organ intim mereka. Infeksi ini tentunya dapat mempengaruhi atau mengurangi kesuburan dan menyebabkan kemandulan.

Parahnya, ketika infeksi gonore tersebut menyebar hingga ke aliran darah, baik pria maupun wanita bisa mengalami arthritis, kerusakan katup jantung, atau peradangan pada selaput otak atau sumsum tulang belakang. Meskipun jarang, tetapi kondisi sudah termasuk ke dalam kondisi berbahaya dan serius.

Pengobatan

Banyak sekali jenis penyakit seksual menular yang tidak bisa diobati. Untungnya jenis antibiotik sekarang dapat mengobati infeksi gonore pada kebanyakan kasus. Tetapi sayangnya tidak terdapat pengobatan yang bisa anda lakukan di rumah sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Gonore biasanya diobati dengan suntikan antibiotik Cefriaxone satu kali ke pantat atau dosis tunggal Azithromycin melalui mulut. Setelah mendapatkan obat antibiotik ini, kemungkinan besar gejala dan penyakit tersebut akan mulai sembuh dalam beberapa hari ke depan.

Hal yang Harus Dilakukan

Jika anda merasa diri anda telah terinfeksi gonore, atau telah didiagnosa menderita penyakit menular seksual yang satu ini, pastikan untuk menghindari aktivitas seksual dengan pasangan anda demi mencegah penyebaran. Segera kunjungi dokter dan siapkan beberapa hal seperti:

  • Sebutkan gejala yang muncul.
  • Diskusikan aktivitas seksual anda, terutama jika anda melakukan hubungan badan dengan lebih dari satu pasangan.
  • Jika telah terkena, pastikan pasangan anda juga melakukan tes demi memutus rantai penyebaran dan infeksi berulang.

Setelah anda melakukan pengobatan, pastikan menyelesaikannya hingga akhir dan jangan diputus di tengah-tengah sekalipun infeksi dan gejalanya telah hilang. Memutus pengobatan di tengah-tengah bisa memicu infeksi berulang dan akan lebih berbahaya karena bakteri pun berpotensi merasa resisten terhadap antibiotik yang anda makan.

Tes berulang pun dilakukan setelah anda sembuh antara satu atau dua minggu setelah selesai pengobatan untuk memastikan bahwa anda benar-benar telah terbebas dari penyakit dan infeksi menular seksual ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *