Info Sehat

Berat Badan Naik Terus? Mungkin Anda Terkena Resistensi Leptin

Banyak orang percaya bahwa kenaikan dan penurunan berat badan disebabkan oleh kadar kalori di dalam tubuh. Secara teori cukup sederhana, jika kita...

Written by Agung Sanjaya · 4 min read >
Kelebihan Berat Badan

Banyak orang percaya bahwa kenaikan dan penurunan berat badan disebabkan oleh kadar kalori di dalam tubuh. Secara teori cukup sederhana, jika kita mampu mengeluarkan kalori lebih banyak daripada yang masuk, maka bisa berdampak terhadap penurunan berat badan. Memang terdengar mudah, tetapi ketika dilakukan tidaklah sesederhana itu.

Hal ini karena asupan dan pembakaran kalori merupakan satu dari sekian faktor penentu apakah anda mampu menurunkan berat badan atau tidak.

Penelitian modern saat ini telah banyak mempelajari tentang obesitas. Salah satu penelitian tersebut menemukan bahwa sejenis hormon yang disebut dengan Leptin juga ternyata memainkan peran penting terhadap berat badan seseorang. Sumber 1.

Leptin sendiri merupakan sejenis hormon yang dapat memberikan sinyal perasaan kenyang terhadap otak anda, sehingga anda pun bisa berhenti mengunyah setelah mendapatkan asupan makanan yang cukup di perut.

Tetapi terdapat pula sebuah kondisi yang disebut dengan Resistensi Leptin, dimana tubuh anda tidak memiliki kemampuan merespon terhadap hormon tersebut, dan menjadi penyebab anda terkena kegemukan hingga obesitas.

Apa Itu Leptin?

Leptin termasuk ke dalam jenis hormon yang diproduksi oleh sel-sel lemak di dalam tubuh anda, dan seringkali disebut sebagai hormon perasaan kenyang.

Target utama leptin adalah menginformasikan rasa kenyang ke otak anda, yaitu secara khusus di area yang disebut hipotalamus. Selain itu, leptin juga memiliki fungsi lainnya yang berhubungan erat dengan kesuburan, imunitas, dan fungsi otak.

Namun, fungsi utama leptin dalam jangka panjang adalah untuk mengatur energi, termasuk kadar kalori yang anda makan dan keluarkan, serta menghitung seberapa banyak lemak yang harus disimpan di dalam tubuh anda untuk digunakan sebagai energi.

Leptin Mempengaruhi Otak Anda

Seperti yang sudah disebutkan di atas, leptin diproduksi oleh sel-sel lemak di dalam tubuh anda. Jadi, semakin banyak tubuh anda membawa lemak, maka akan semakin tinggi pula kadar leptin yang dihasilkan.

Leptin tersebut akan dibawa oleh aliran darah ke dalam otak anda, yang mana menjadi bagian dari penyampaian informasi di area hipotalamus, yaitu bagian yang mengontrol kapan dan seberapa banyak anda harus makan saat itu.

Sel-sel lemak pun akan menggunakan leptin tersebut dan memberitahu otak anda berapa banyak lemak tubuh yang bisa mereka bawa.

Mekanismenya pun cukup menakjubkan. Saat anda tengah makan, lemak tubuh anda akan naik secara drastis, dan menyebabkan kadar leptin anda pun menjadi naik. Jadi, otak anda pun akan memberitahu anda untuk segera berhenti makan beberapa menit kemudian setelah merasa kenyang. Proses pembakaran lemak pun akan terjadi di sini.

Sebaliknya, ketika anda sedang tidak makan, maka lemak tubuh anda menurun sehingga kadar leptin anda pun ikut turun. Pada saat ini terjadi, otak anda akan memberitahu bahwa tubuh anda tengah menginginkan asupan makanan dan pembakaran lemak pun ikut melambat.

Waspadai Resistensi Leptin

Jika anda pernah mendengar istilah resistensi insulin, maka terdapat pula jenis resistensi hormon lainnya di dalam tubuh anda, salah satunya adalah resistensi terhadap leptin.

Mereka yang berbadan gemuk cenderung memiliki kadar lemak yang sangat banyak di dalam sel-sel tubuhnya. Dikarenakan sel-sel lemak tersebut dapat memproduksi leptin dengan jumlah yang sama dengan ukurannya, maka sudah dipastikan bahwa orang gemuk akan memiliki kadar leptin yang tinggi pula.

Mengingat sifat alamiah leptin yang harusnya memberitahu otak untuk segera berhenti mengunyah, otomatis secara teori orang gemuk mestinya mampu menghindari makan berlebih.

Tetapi sayangnya pada kebanyakan kasus, orang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki nafsu makan yang tinggi pula. Ini menandakan bahwa sinyal leptin tersebut tidak bekerja sebagaimana semestinya.

Kondisi ini disebut sebagai Resistensi Leptin, dan telah dipercaya sebagai salah satu biang keladi seseorang mengalami kelebihan berat badan hingga obesitas. Sumber 2.

Ketika otak anda tidak mampu menerima sinyal leptin tersebut, maka otak anda pun akan memerintahkan tubuh anda untuk segera mendapatkan asupan makanan, sekalipun sudah banyak kadar lemak tersimpan di dalam sel-sel anda yang seharusnya menjadi cadangan energi untuk aktivitas sehari-hari.

Kondisi ini tentunya akan membuat otak anda mengubah perilakunya dan kemudian mendorong anda untuk segera:

  • Makan Tanpa Henti. Otak anda akan berpikir bahwa anda harus segera mendapatkan asupan makanan agar terhindar dari kelaparan. Padahal masalahnya bukan karena kekurangan makanan, tetapi resistensi terhadap hormon perasaan kenyang.
  • Menghindari Aktivitas Fisik. Tidak hanya itu saja, otak anda pun akan memerintahkan anda untuk tidak melakukan apapun agar anda bisa menghemat energi. Padahal, bahan bakar anda begitu melimpah tersedia di dalam tubuh anda.

Kedua perintah otak tersebut kemudian memicu anda memiliki berat badan berlebih hingga obesitas. Kondisi ini bukanlah sesuatu yang harus anda sepelekan, karena bisa mendatangkan penyakit mematikan seperti diabetes tipe-2 dan penyakit jantung.

Penyebab Resistensi Leptin

Banyak sekali faktor dan mekanisme potensial yang bisa menyebabkan anda terkena resistensi leptin tersebut. Sumber 3.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Peradangan. Sinyal inflamasi pada hipotalamus anda kemungkinan besar merupakan penyebab utama anda terkena resistensi leptin. Penelitian ini telah dilakukan baik terhadap hewan maupun manusia.
  • Asam Lemak Bebas. Memiliki asam lemak bebas yang tinggi dalam aliran darah anda juga dapat meningkatkan metabolisme lemak di otak anda, sehingga mengganggu pensinyalan leptin yang terjadi setelah tubuh anda mendapatkan asupan lemak yang cukup.
  • Kadar Leptin yang Tinggi. Jika anda kebanyakan makan dan membuat kadar leptin anda meningkat drastis, maka akan membuat otak anda mengalami resistensi leptin. Ini akan menjadi lingkaran setan yang sulit untuk dihindari. Semakin anda resisten, maka semakin banyak anda makan, dan akan semakin banyak pula lemak yang terkumpul di tubuh anda, kemudian tubuh pun akan semakin banyak memproduksi leptin, resistensi leptin dan pun akan semakin parah, dan begitu seterusnya.

Cara Mengatasi Resistensi Leptin

Salah satu cara terbaik untuk mengetahui apakah anda tengah mengalami resistensi leptin atau tidak, adalah dengan berdiri di depan cermin. Jika anda memiliki banyak lemak, terutama di area perut anda, kemungkinan besar anda tengah mengalami gangguan hormon yang satu ini.

Untuk mengatasinya, tidak lain dan tidak bukan adalah dengan cara mengubah gaya hidup dan pola makan anda. Lingkaran setan tersebut haruslah dipotong sehingga memungkinkan tubuh anda mulai mengurangi produksi leptin berlebih.

Beberapa cara pertama yang bisa anda lakukan adalah:

  • Hindari Makanan Olahan. Makanan yang diproses tinggi bisa menyebabkan anda terkena peradangan. Seperti yang disebutkan di atas, inflamasi merupakan salah satu faktor penyebab anda terkena resistensi leptin.
  • Makan Serat Larut. Mengkonsumsi jenis serat larut dapat membantu meningkatkan kembali kesehatan usus anda dan membuat anda merasa kenyang lebih lama. Ini akan melatih otak anda kembali sensitif terhadap leptin.
  • Berolahraga. Salah satu efek resistensi leptin adalah membuat anda malas berolahraga. Jadi, paksakan diri anda untuk tidak mendengarkan otak anda yang tengah menderita akibat resistensi leptin tersebut.
  • Tidur yang Cukup. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak langsung terhadap kesehatan hormon anda, terutama leptin.
  • Kurangi Kadar Trigliserida. Memiliki kadar trigliserida tinggi akan mencegah pengiriman leptin dari darah ke otak anda. Cara terbaik untuk mengurangi kadarnya tersebut adalah dengan mengurangi asupan karbohidrat, dan meningkatkan protein serta serat.
  • Makan Protein. Mengkonsumsi banyak protein juga bisa membantu anda kehilangan berat badan, dengan cara membuat anda merasa kenyang lebih lama dan meningkatkan metabolisme anda.

Meskipun teori dan tips di atas tidak akan mudah untuk dilakukan, tetapi resiko dari resistensi leptin sendiri jauh lebih berbahaya. Maka, segera paksakan diri anda untuk memulai gaya hidup dan pola makan yang sehat dimulai dari hari ini juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *