Info Sehat

Beginilah Cara Bakteri Usus Memberi Manfaat Terhadap Tubuh

Tahukah anda bahwa tubuh kita sebenarnya dipenuhi oleh triliunan bakteri, virus, dan jamur? Ketiga makhluk hidup ini kemudian secara kolektif dikenal dengan...

Written by Rachmad · 3 min read >
Beginilah Cara Bakteri Usus Memberi Manfaat Terhadap Tubuh

Tahukah anda bahwa tubuh kita sebenarnya dipenuhi oleh triliunan bakteri, virus, dan jamur? Ketiga makhluk hidup ini kemudian secara kolektif dikenal dengan istilah mikrobioma.

Bakteri memang selalu dikaitkan dengan penyakit tertentu. Tetapi anda tidak perlu khawatir, karena tidak semua bakteri diciptakan setara. Bahkan beberapa diantaranya sangat bermanfaat terhadap tubuh anda. Mereka senantiasa menjaga kesehatan tubuh dengan cara memproduksi senyawa tertentu dan melawan kuman penyebab penyakit.

Jadi, tanpa anda sadari selalu ada perang besar di dalam tubuh anda antara bakteri baik dengan bakteri jahat. Sebagian besar bakteri tersebut hidup di dalam kantong usus besar yang kita sebut sebagai sekum, sehingga mereka pun dinamakan mikrobioma usus.

Uniknya, mikroba-mikroba yang tinggal di dalam tubuh anda sudah banyak diteliti oleh para pakar ahli kesehatan. Faktanya, terdapat lebih banyak sel bakteri dibandingkan dengan sel-sel manusia itu sendiri.

Terlebih lagi, sekitar seribu spesies bakteri yang tinggal di dalam usus manusia sangatlah memainkan peran penting terhadap berbagai macam fungsi di tubuh anda, termasuk menjaga kesehatan anda dalam jangka panjang sekaligus melawan berbagai macam penyakit yang datang.

Secara keseluruhan, mikroba ini memiliki berat 1-2 kg saja, yang mana hampir sama dengan berat otak anda.

Cara Mikrobioma Mempengaruhi Tubuh

Mikrobioma usus mulai menghinggapi tubuh anda sesaat setelah anda lahir. Namun, terdapat pula bukti lain yang menunjukkan bahwa bayi mungkin telah bersentuhan dengan beberapa mikroba saat berada di dalam rahim sang ibu. Sumber 1.

Seiring dengan tumbuhnya badan anda, maka mikrobioma usus juga mulai mendiversifikasi diri mereka sendiri, artinya semakin anda tumbuh maka semakin banyak jenis-jenis spesies mikroba di dalam tubuh anda. Tingginya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa anda tengah memiliki tubuh yang sehat dan kuat.

Seiring dengan tumbuhnya mikrobioma tersebut, mereka pun akan memainkan peran yang sangat penting di tubuh termasuk:

  • Mencerna ASI. Seperti yang kita tahu bahwa manusia cenderung sulit untuk memecah laktosa dari dalam susu. Untungnya, saat anda bayi mikrobioma memainkan peran penting terhadap proses tersebut. Bahkan dikatakan pula bahwa bakteri pertama yang tumbuh di dalam perut bayi adalah jenis bifidobacteria. Mereka bertugas dalam mencerna gula sehat dari dalam ASI agar anda pun senantiasa tumbuh menjadi bayi yang sehat. Sumber 2.
  • Mencerna Serat. Tubuh anda juga tidak mampu mencerna serat yang datang dari makanan seperti sayuran dan buah-buahan, sehingga akan berjalan langsung menuju tempat dimana para bakteri berada. Sebagai gantinya, bakteri anda pun mencerna serat tersebut dan kemudian memproduksi asam lemak rantai pendek. Proses ini bisa membantu anda mencegah kenaikan berat badan, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
  • Membantu Mengontrol Sistem Kekebalan Tubuh. Mikrobioma usus anda juga bertugas dalam mengontrol sistem kekebalan tubuh dengan cara membantu tubuh dalam merespon infeksi.
  • Membantu Mengontrol Otak Sehat. Penelitian baru juga telah memperlihatkan bahwa mikrobioma usus mampu mempengaruhi sistem syaraf pusat anda yang mengontrol fungsi otak.

Manfaat Bakteri Usus Terhadap Tubuh

Dengan perannya yang luar biasa tersebut, sudah dipastikan anda akan mendapatkan berbagai macam manfaat kesehatan jika mampu menjaga kultur mikrobioma di dalam usus anda.

Cara menjaganya adalah dengan mengkonsumsi berbagai macam makanan yang ramah terhadap usus anda, termasuk prebiotik, serat, dan multivitamin.

Adapun beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan jika bakteri baik di usus berkembang biak adalah sebagai berikut:

Menjaga Berat Badan Ideal

Memiliki terlalu banyak mikroba jahat bisa menyebabkan anda terkena penyakit. Ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat tersebut terkadang disebut sebagai disbiosis usus, dan bisa berkontribusi terhadap kenaikan berat badan anda.

Beberapa penelitian bahkan telah membuktikkan bahwa terdapat 2 jenis mikrobioma usus, yang satu bisa menjaga berat badan anda yang sehat, sementara yang satunya bisa membuat anda terkena obesitas. Ini tentunya menunjukkan bahwa perbedaan mikrobioma bukanlah sebuah genetik. Sumber 3.

Dengan kata lain, mikrobioma disbiosis terbukti memainkan peran penting terhadap kenaikan berat badan seseorang. Untungnya, probiotik bisa menjadi pilihan terbaik bagi mikrobioma usus agar membuat anda tetap memiliki berat badan yang ideal.

Mempengaruhi Kesehatan Usus

Kebanyakan bakteri tinggal di usus, sehingga sangat wajar jika keseimbangan mikrobioma bisa mempengaruhi kesehatan perut anda secara langsung. Bahkan disebutkan pula bahwa kesehatan usus bisa membuat anda terhindar dari penyakit terkait perut seperti sindrom iritasi usus (IBS – irritable bowel syndrome) dan penyakit radang usus (IBD – inflammatory bowel disease). Sumber 4.

Faktanya, kram dan sakit perut yang selalu dirasakan oleh penderita IBS seringkali disebabkan oleh disbiosis usus. Hal ini karena mikroba tersebut cenderung memproduksi banyak sekali gas bersama dengan senyawa lainnya, sehingga membuat perut anda kurang nyaman.

Sebaliknya, bakteri baik di dalam mikrobioma dapat meningkatkan kesehatan perut anda. Beberapa jenis seperti bifidobacteria dan lactobacilli tertentu yang ditemukan di dalam probiotik dan yogurt dapat membantu menutup celah antara sel-sel usus dan mencegah anda terkena sindrom usus bocor.

Mendukung Kesehatan Jantung

Meskipun seperti terlihat tidak memiliki keterkaitan antara satu sama lain, tetapi menariknya mikrobioma usus memang mampu mempengaruhi kesehatan jantung anda. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 1.500 orang memperlihatkan bahwa mikrobioma usus memainkan peran penting terhadap kolesterol baik HDL dan trigliserida anda. Sumber 5.

Beberapa jenis bakteri jahat bisa berkontribusi terhadap penyakit jantung dengan cara memproduksi trimetilamin N-oksida (TMAO), yaitu zat kimia yang bisa menyebabkan arteri anda tersumbat sehingga beresiko terkena serangan jantung dan stroke.

TMAO tersebut didapat dari choline dan L-carnitine, yang mana keduanya merupakan nutrisi yang didapat dari daging merah dan sumber makanan hewani lainnya. Jadi, akan sangat riskan jika anda mengkonsumsi daging di saat perut anda memiliki ketidakseimbangan mikrobioma di usus.

Lain lagi dengan jenis mikrobioma usus baik seperti Lactobacilli yang mampu mengurangi kolesterol dan mendukung kesehatan jantung anda secara langsung.

Mencegah Diabetes

Mikrobioma usus juga bertugas dalam mengontrol kadar gula dalam darah anda, sehingga bisa membuat anda terhindar dari diabetes tipe-1 dan tipe-2.

Dalam sebuah penelitian melibatkan 33 bayi yang beresiko mengembangkan diabetes tipe-1 secara genetik menemukan bahwa perbedaan mikrobioma dalam usus mereka cenderung turun drastis. Di sisi lain, spesies bakteri jahat pun meningkat sesaat sebelum diabetes tersebut menyerang. Sumber 6.

Mendukung Otak yang Sehat

Mikrobioma usus juga bahkan bisa sangat bermanfaat terhadap otak anda dengan berbagai macam cara.

Pertama, beberapa jenis bakteri dapat membantu memproduksi senyawa di otak yang disebut neurotransmitter. Misalnya, serotonin merupakan sejenis antidepresan neurotransmitter alami yang kebanyakan diproduksi di dalam usus anda.

Kedua, perut anda sebenarnya terkait secara langsung ke otak melalui jutaan saraf. Oleh karena itulah, mikrobioma usus juga dapat mempengaruhi kesehatan otak dengan membantu mengontrol pesan yang dikirim ke otak melalui saraf-saraf tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *