Info Sehat

Alasan Anda Harus Tidur 8 Jam Setiap Malamnya

Sudah tak diragukan lagi jika aktivitas tidur di malam hari sangatlah penting bagi kesehatan tubuh anda. Sayangnya, ketika kita mulai memasukan usia...

Written by Agung Sanjaya · 3 min read >
Alasan Anda Harus Tidur 8 Jam Setiap Malamnya

Sudah tak diragukan lagi jika aktivitas tidur di malam hari sangatlah penting bagi kesehatan tubuh anda. Sayangnya, ketika kita mulai memasukan usia dewasa, kita cenderung memiliki kesibukan yang seringkali membuat kita kekurangan tidur di malam hari.

Kebiasaan gadang semalam suntuk pun sudah sering dilakukan. Padahal, aktivitas tidur pun sama pentingnya seperti halnya anda makan dan berolahraga. Terlebih jika anda memiliki gaya hidup yang kurang menyehatkan, seperti jarang berolahraga, makan berlebih, dan sering gadang, maka ketiga aspek tersebut akan mendatangkan penyakit di kemudian hari.

Tidur Sangat Penting Bagi Kesehatan Tubuh

Tidur bukan berarti tubuh dan pikiran anda beristirahat secara total. Faktanya, tubuh anda tengah bekerja sangat keras ketika anda tertidur lelap.

Selama fase tidur tersebut, tubuh anda secara alami akan membangun ulang otot-otot yang telah anda gunakan sepanjang hari dan membersihkan berbagai macam plak berbahaya dan kotoran lainnya yang diproduksi di otak anda. Ini merupakan proses penting agar tubuh dan pikiran anda bekerja secara optimal keesokan harinya. Sumber 1.

Otak anda pun senantiasa memproses dan merespon berupa emosi dari kejadian dan pengalaman penting yang terjadi di hari sebelumnya, dan kemudian akan disimpan dalam memori otak.

Dikarenakan proses kerjanya yang begitu berat, maka tidur dibutuhkan untuk memberikan waktu terhadap otak anda agar tetap bugar.

Sebaliknya, kekurangan tidur bisa mempengaruhi secara langsung terhadap emosi anda. Faktanya, dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tidur hanya satu malam saja bisa meningkatkan respon emosi secara negatif hingga 60%. Sumber 2.

Tanpa disebutkan lebih jauh lagi, kekurangan tidur pun bisa menyebabkan anda kesulitan dalam mengatur perasaan kenyang karena terkena resistensi leptin, mengganggu sistem kekebalan tubuh, merusak fungsi metabolik, dan membuat tubuh kehilangan kemampuannya dalam mengatur berat badan yang normal. Sumber 3.

Selanjutnya, tidur pun dibutuhkan agar tubuh anda mampu mengatur ritme sirkadian anda, atau jam tubuh alami yang semua orang miliki dan harus dijaga setiap saat.

Sama halnya seperti jam dinding di rumah anda, ritme sirkadian ini berjalan selama 24 jam dan mengatur kapan anda harus bangun dan tidur secara alami. Biasanya, ritme sirkadian tersebut akan merespon terhadap cahaya terang dan gelap. Tak hanya itu saja, ia pun membantu tubuh mengatur metabolisme, fungsi imunitas, dan peradangan.

Jadi, jika anda ingin tetap membuat ritme sirkadian anda tetap berfungsi dengan baik, pastikan anda tidur di tempat gelap (atau dengan cahaya redup) dan hindari cahaya dari TV atau gadget anda setidaknya 1 jam sebelum tidur.

Tidur Berefek Terhadap Kesehatan Mental

Diperkirakan terdapat sepertiga orang dewasa dan dua-pertiga anak sekolah yang tidak mendapatkan waktu tidur di malam hari. Sumber 4.

Tidak hanya akan membuat anda merasa lelah dan letih di siang hari, kurang tidur juga bisa memberikan kerusakan terhadap mental anda secara langsung.

Anda pun akan sulit mengambil berbagai macam keputusan, berpikir, sulit berkreasi, dan lebih rentan terkena kecelakaan saat mengendarai kendaraan anda. Hal ini karena kekurangan tidur bisa berefek langsung pada performa kognitif anda.

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa memiliki waktu tidur kurang dari 5 jam per malam selama beberapa hari berturut-turut dapat menurunkan kinerja mental seperti layaknya anda mengkonsumsi minuman keras dengan kandungan alkohol dalam darah sekitar 0,06. Sumber 5.

Tak hanya itu saja, kekurangan tidur bahkan bisa meningkatkan resiko anda terkena berbagai macam penyakit mengerikan seperti mengembangkan obesitas, penyakit jantung, atau diabetes.

Dan dikarenakan tidur bsia membuat tubuh anda menghilangkan plak kotor dan berbahaya di otak anda, maka sudah dipastikan pula bahwa kekurangan tidur bisa berefek terhadap fungsi otak anda secara keseluruhan.

Dalam sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa kekurangan tidur telah dikaitkan secara erat dengan meningkatnya resiko terkena penyakit Alzheimer. Sumber 6.

Lantas, Berapa Waktu Tidur yang Cukup?

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga akan sangat sulit sekali menentukan berapa lama anda harus tidur.

Cara terbaik adalah dengan melihat efek yang tubuh anda rasakan. Jika misalnya tidur 7 jam membuat anda pusing, maka kurangi jumlahnya. Atau jika tidur 6 jam masih membuat anda merasa lelah saat bangun, coba tingkatkan durasinya.

Tetapi Science Direct sendiri mengelompokkan waktu tidur rata-rata orang berdasarkan usia mereka. Secara rata-rata, kita membutuhkan waktu tidur sebanyak:

  • Bayi Baru Lahir (0-3 bulan): 14-17 jam
  • Bayi (4-11 bulan): 12-15 jam
  • Balita (1-2 tahun): 11-14 jam
  • Anak Pra Sekolah (3-5 tahun): 10-13 jam
  • Anak-anak (6-13 tahun): 9-11 jam
  • Remaja (14-17 tahun): 8-10 jam
  • Dewasa (18-64 tahun): 7-9 jam
  • Orang Tua (65 tahun ke atas): 7-8 jam

Tetapi secara khusus, ada beberapa orang yang memiliki kebutuhan durasi tidur yang berbeda, dimana disebabkan oleh genetik dan tidak bisa diubah.

Efek Genetik Terhadap Waktu Tidur

Terdapat sebuah mutasi genetik yang bisa mempengaruhi waktu tidur yang anda butuhkan. Seperti misalnya, mutasi genetik tertentu membuat orang sudah merasa cukup tidur hanya dengan durasi 6 hingga 4 jam saja tiap malamnya, yang padahal secara rata-rata orang dewasa butuh sekitar 8 jam. Sumber 7.

Ataupun sebaliknya, terdapat mutasi genetik yang membuat seseorang tidur jauh lebih lelap dari orang kebanyakan. Sumber 8.

Sayangnya, tidak ada yang bisa anda lakukan untuk mengubah mutasi genetik ini, jadi sangat penting bagi anda untuk mengenal diri anda lebih jauh lagi. Jika tubuh anda merasa sudah cukup tidur di malam hari, segera catat berapa jam waktu yang paling optimal yang harus anda dapatkan setiap malamnya.

Tips Mendapatkan Kualitas Tidur yang Baik

Terkadang, meskipun anda tidur 8 jam setiap malamnya, tetapi tetap saja masih membuat anda merasa kelelahan di siang hari. Jadi, bukan hanya durasi waktu tidur anda saja yang harus diperhatikan, melainkan kualitas tidur pun harus anda dapatkan.

Untuk mencapainya, terdapat beberapa tips dan cara yang bisa anda lakukan, seperti:

  • Buat Jadwal Tidur. Tidurlah di jam yang sama setiap malamnya agar membuat ritme sirkadian anda tetap stabil. Dengan cara ini, sudah dipastikan anda pun akan bangun di jam yang sama secara alami.
  • Buat Rutinitas Santai Sebelum Tidur. Tidur di tempat yang tenang dan gelap, serta suhu yang sedang, maka bisa meningkatkan kualitas tidur anda secara drastis.
  • Hindari Kafein, Alkohol, dan Nikotin. Penelitian telah mengaitkan antara kafein, alkohol, dan nikotin dengan kualitas tidur yang buruk. Cobalah hindari mengkonsumsi kafein setelah sore hari, apalagi di malam hari. Sumber 9.
  • Kurangi Penggunaan Benda Elektronik. Tidak hanya TV dan komputer, juga gadget yang selalu anda pegang setiap waktu. Paparan cahaya biru sebelum tidur akan merangsang otak anda untuk terus aktif.
  • Aktif di Siang Hari. Dengan melakukan aktivitas fisik atau berjalan santai di sore hari, maka akan menghabiskan sisa energi di hari tersebut sehingga membuat anda merasa lebih nyenyak tidur di malam hari.
  • Bermeditasi. Latihan ini bisa menenangkan pikiran anda, sehingga menginduksi anda untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.

Dengan mendapatkan durasi dan kualitas tidur yang baik, maka tubuh anda akan mulai mendapatkan manfaat besar, baik kesehatan secara fisik maupun mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *