Info Sehat

9 Manfaat Memiliki Kadar Vitamin B12 yang Cukup di Tubuh

Vitamin B12 atau dikenal pula dengan kobalamin merupakan vitamin esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh anda, sehingga anda harus mendapatkannya dari...

Written by Rachmad · 3 min read >
9 Manfaat Memiliki Kadar Vitamin B12 yang Cukup di Tubuh

Vitamin B12 atau dikenal pula dengan kobalamin merupakan vitamin esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh anda, sehingga anda harus mendapatkannya dari makanan. Biasa ditemukan di dalam produk hewani, anda juga bisa mendapatkannya melalui suplemen ataupun suntikan yang dilakukan oleh para ahli kesehatan.

Vitamin B12 sendiri sangatlah memainkan peran penting terhadap tubuh anda, terutama perannya dalam mendukung fungsi sel-sel saraf yang normal, membentuk sel darah merah, hingga sintesis DNA.

Bagi kebanyakan orang dewasa, asupan harian yang direkomendasikan adalah 2,4 mcg, sementara wanita hamil dan menyusui membutuhkan kadar yang lebih banyak.

Vitamin B12 memiliki caranya tersendiri dalam mendukung kesehatan tubuh anda, seperti meningkatkan energi, ingatan, dan membantu mencegah terkena penyakit jantung. Selain itu, kobalamin juga secara spesifik memiliki manfaat yang telah kami rangkum secara lengkap di bawah ini.

1.Mencegah Anemia

Vitamin B12 memainkan peran penting terhadap produksi sel darah merah di dalam tubuh anda. Dengan kata lain, kadar vitamin B12 yang rendah bisa memberikan efek sebaliknya, serta membuat sel darah merah tersebut sulit untuk berkembang secara benar.

Sel darah merah yang sehat memiliki bentuk bulat dan berukuran kecil, namun bisa berubah bentuk menjadi lebih sedikit besar dan berbentuk oval jika anda kekurangan vitamin B12.

Dikarenakan ukurannya yang membesar dan tidak wajar, sel darah merah tersebut pun akan kesulitan untuk bergerak dari sumsum tulang ke aliran darah dengan kecepatan sebagaimana mestinya, sehingga anda pun bisa terkena anemia megaloblastik. Sumber 1.

Ketika anda terkena anemia, maka tubuh anda cenderung tidak memiliki sel darah merah yang cukup untuk menyebarkan oksigen ke berbagai macam organ penting dalam tubuh anda. Alhasil, anda akan terkena gejala seperti kelelahan dan tubuh terasa begitu lemah.

2.Mencegah Cacat Lahir

Asupan vitamin B12 yang cukup juga sangat penting bagi anda yang tengah menjalani proses kehamilan. Banyak penelitian telah membuktikkan bahwa otak dan sistem saraf janin dalam rahim membutuhkan kadar vitamin B12 yang cukup agar tumbuh dengan sehat.

Kekurangan vitamin B12 di awal-awal masa kehamilan bisa meningkatkan resiko bayi terlahir cacat, seperti cacat tabung saraf. Sementara kekurangan saat memasuki kehamilan usia matang bisa mengakibatkan kelahiran prematur atau bahkan keguguran. Sumber 2.

Penelitian lainnya juga menemukan bahwa ketika seorang wanita hamil memiliki kadar vitamin B12 kurang dari 250 mg/dL, maka 3 kali beresiko melahirkan bayi yang cacat dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar kobalamin cukup dalam tubuhnya. Sumber 3.

3.Mencegah Osteoporosis

Jika berbicara mengenai kesehatan tulang, maka tidak hanya meliputi kalsium dan vitamin D saja, menjaga kadar vitamin B12 yang cukup dalam tubuh pun bisa membantu anda memiliki tulang yang sehat.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak 2500 orang memperlihatkan bahwa mereka yang kekurangan vitamin B12 cenderung memiliki kepadatan mineral yang rendah dalam tulangnya. Sumber 4.

Tulang yang kehilangan kepadatan tulang tersebut bisa menjadi begitu halus dan rapuh. Seiring dengan berjalannya waktu, maka anda akan meningkatkan resiko terkena osteoporosis.

4.Mengurangi Resiko Degenerasi Makula

Degenerasi Makula merupakan penyakit mata yang mempengaruhi bagian tengah dari indera penglihatan anda. Agar anda terhindar dari penyakit tersebut, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kadar vitamin B12 di tubuh dari waktu ke waktu.

Para peneliti sendiri juga percaya bahwa dengan mengkonsumsi suplemen vitamin B12 maka mampu mengurangi homosistein, yaitu sejenis asam amino yang biasa ditemukan di dalam aliran darah anda.

Kondisi tersebut sangatlah baik untuk kesehatan mata anda, karena kenaikan kadar homosistein telah dikaitkan dengan resiko seseorang terkena degenerasi makula terkait usia. Sumber 5.

5.Mengatasi Gejala Depresi

Secara sederhananya, vitamin B12 dapat meningkatkan suasana hati anda. Meskipun alasan dari efek tersebut masih belum diketahui sepenuhnya, tetapi para peneliti percaya bahwa kobalamin memang memainkan peran penting terhadap sintesis dan metabolisme serotonin, yaitu senyawa yang bertanggung jawab dalam mengatur suasana hati seseorang.

Jadi, kekurangan vitamin B12 bisa membuat mengurangi produksi serotonin yang mengarah pada mood yang buruk. Selain itu, beberapa penelitian bahkan menyarankan seseorang untuk mengkonsumsi suplemen vitamin B12 agar mampu mengatasi gejala dari depresi.

Penelitian lainnya bahkan telah menemukan bahwa asupan vitamin B12 dengan kadar tinggi mampu mendukung pengobatan gangguan depresi mayor (MDD – major depressive disorder). Sumber 6.

Namun perlu diingat bahwa efek tersebut hanya berlaku pada orang-orang yang memang memiliki kadar vitamin B12 yang kurang dalam tubuhnya. Penderita depresi dengan kadar vitamin B12 yang cukup di tubuhnya masih belum diteliti lebih lanjut.

6.Mencegah Kehilangan Neuron

Kekurangan vitamin B12 sudah dikaitkan secara nyata dengan kehilangan ingatan, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia tua. Hal ini karena kobalamin memainkan peran penting dalam mencegah atrofi otak, yaitu sebuah kondisi dimana otak anda kehilangan neuron dan seringkali dikaitkan dengan kehilangan ingatan atau demensia.

Selain itu, kombinasi antara suplemen vitamin B12 dan asam lemak omega-3 secara nyata mampu memperlambat penurunan mental bagi mereka yang telah terkena demensia tingkat awal. Sumber 7.

7.Meningkatkan Energi Tubuh

Jangan heran jika beberapa minuman berenergi selalu memiliki kandungan vitamin B12 di dalamnya. Bahkan bisa dibilang semua jenis vitamin B sangatlah memainkan peran penting terhadap produksi energi dalam di dalam tubuh anda.

Jadi jika anda selalu merasa lelah dan kebetulan memiliki tingkat vitamin B12 yang kurang di tubuh, maka ada baiknya untuk mulai membiasakan diri mengkonsumsi berbagai macam sumber vitamin B12, baik dari makanan maupun suplemen.

Faktanya, salah satu gejala paling awal ketika anda kekurangan vitamin B12 adalah kelelahan dan tingkat energi yang rendah.

8.Mengurangi Homosistein

Kadar asam amino homosistein yang tinggi dalam darah telah dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung. Dan jika anda memiliki kadar vitamin B12 yang kurang dalam tubuh, maka secara otomatis kadar homosistein anda pun akan meningkat drastis.

Sebaliknya, penelitian sendiri telah membuktikkan bahwa asupan vitamin B12 dapat membantu mengurangi kadar homosistein sehingga anda pun terhindar dari resiko penyakit jantung yang mematikan. Sumber 8.

9.Mendukung Kesehatan Rambut, Kulit, dan Kuku

Dikarenakan vitamin B12 berperan penting dalam produksi sel di tubuh, maka secara otomatis dibutuhkan untuk mempromosikan kesehatan rambut, kulit, dan kuku anda.

Faktanya, kadar vitamin B12 yang rendah bisa menyebabkan berbagai macam gejala gangguan kulit, termasuk hiperpigmentasi, perubahan warna kuku, perubahan rambut, vitiligo (hilangnya warna kulit pada bercak), dan stomatitis sudut (sudut mulut yang meradang dan retak). Sumber 9.

Untungnya, dengan meningkatkan kembali kadar vitamin B12 dalam tubuh anda, maka semua masalah tersebut bisa diatasi secara signifikan.

Selain itu, tidak peduli apakah anda tengah memiliki kondisi kulit tertentu atau tidak, dengan menjaga kadar vitamin B12 dalam tubuh agar tetap normal bisa mempengaruhi kesehatan kulit, rambut, dan kuku anda secara nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *