Info Sehat

8 Jenis Makanan yang Mengandung Antioksidan Terbanyak

Antioksidan merupakan senyawa yang diproduksi di tubuh anda yang juga terdapat dalam beberapa jenis makanan tertentu. Senyawa ini dapat membantu tubuh anda...

Written by Agung Sanjaya · 3 min read >
8 Jenis Makanan yang Mengandung Antioksidan Terbanyak

Antioksidan merupakan senyawa yang diproduksi di tubuh anda yang juga terdapat dalam beberapa jenis makanan tertentu. Senyawa ini dapat membantu tubuh anda dalam mempertahankan sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul berbahaya yang dikenal dengan radikal bebas.

Ketika radikal bebas tersebut terakumulasi, maka dapat menyebabkan sebuah kondisi yang disebut sebagai stres oksidasi yang akan merusak DNA dan struktur penting lainnya di dalam sel-sel anda.

Sedihnya, stres oksidasi kronis dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, dibates tipe-2, dan juga kanker. Meskipun terdengar sangat menakutkan, sebenarnya keadaan tersebut masih mampu dicegah dengan mengkonsumsi makanan kaya akan antioksidan.

Para ilmuwan sendiri telah menggunakan berbagai macam jenis tes untuk mengukur kandungan oksigen dalam makanan. Salah satu jenis tes terbaik yaitu FRAP (Ferric Reducing Ability of Plasma) atau analisa kemampuan mengurangi plasma.

FRAP digunakan untuk mengukur seberapa baik kandungan antioksidan dalam makanan mampu menetralisir radikal bebas tertentu. Semakin tinggi nilai FRAP dalam makanan, maka semakin tinggi pula kandungan antioksidan tersebut.

Adapun beberapa jenis makanan yang kaya antioksidan menurut para ahli kesehatan sudah kami deretkan dengan lengkap di bawah ini.

1.Coklat Hitam

Kabar baik bagi anda para pecinta coklat, karena selain rasanya yang enak, makanan favorit anda yang satu ini ternyata sangatlah kaya akan kandungan mineral dan antioksidan. Menurut analisa FRAP, coklat hitam mengandung antioksidan labih dari 15 mmol per 100 gramnya.

Nilai tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan blueberry dan raspberry yang hanya mengandung 9,2 mmol dan 2,3 mmol secara berurutan.

Terlebih lagi, kandungan antioksidan di dalam kakao dan coklat hitam telah dikaitkan dengan berbagai macam manfaat kesehatan luar biasa seperti menurunkan peradangan dan faktor resiko dari penyakit jantung.

Mengkonsumsi makanan-makanan berbasis kakao seperti coklat juga bisa bermanfaat terhadap berkurangnya tekanan darah sistolik (nilai atas) sebanyak rata-rata 4,5 mmHg dan tekanan darah diastolik (nilai lebih rendah) sebanyak rata-rata 2,5 mmHg.

Penelitian lainnya pun menunjukkan bahwa coklat hitam bisa mengurangi resiko penyakit jantung dengan cara meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, kadar kolesterol baik HDL, dan mencegah kolesterol buruk LDL berubah menjadi oksidasi.

Kolesterol LDL teroksidasi sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah yang akan meningkatkan resiko anda terkena penyakit jantung.

2.Blueberry

Selain makanan rendah kalori, blueberry juga dikemas dengan nutrisi penting dan antioksidan. Menurut analisa FRAP, blueberry sendiri mengandung lebih dari 9,2 mmol antioksidan per 100 gramnya.

Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa blueberry mengandung kadar antioksidan tertinggi diantara sayuran dan buah-buahan yang layak dikonsumsi. Antioksidan dalam blueberry memiliki peran dalam menunda penurunan fungsi otak yang biasanya muncul seiring dengan berjalannya usia seseorang.

Adapun cara kerjanya adalah dengan menetralisir radikal bebas berbahaya, mengurangi peradangan, dan mengubah ekspresi gen tertentu dalam tubuh.

Jenis antioksidan dalam blueberry disebut sebagai antosianin yang juga telah terbukti mampu mengurangi faktor resiko dari penyakit jantung, mengurangi kadar kolesterol LDL dan tekanan darah.

3.Stroberi

Selain rasanya yang enak dan manis, stroberi termasuk ke dalam jenis buah berry paling terkenal dan paling banyak dikonsumsi di dunia. Buah ini begitu berair, manis, kaya akan vitamin C dan antioksidan.

Berdasarkan analisa FRAP, stroberi menyediakan lebih dari 5,4 mmol antioksidan per 100 gramnya. Sama halnya seperti blueberry, jenis antioksidan dalam buah stroberi juga merupakan antosianin yang bertanggung jawab dalam memberikan warna merah pada buah tersebut.

Penelitian sendiri telah menunjukkan bahwa antosianin dapat mengurangi resiko penyakit jantung dengan cara mengurangi kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan kolesterol baik HDL di saat yang bersamaan.

4.Raspberry

Raspberry memiliki tekstur lembut dan lunak yang seringkali digunakan sebagai penutup makanan. Buah berry ini sangatlah kaya akan serat, vitamin C, mangan, serta antioksidan. Berdasarkan analisa FRAP, buah raspberry mengandung lebih dari 4 mmol antioksidan per 100 gramnya.

Beberapa penelitian telah mengaitkan antioksidan dan komponen lainnya di dalam buah raspberry terhadap berkurangnya resiko kanker dan penyakit jantung. Bahkan dalam tes tabung memperlihatkan bahwa antioksidan dan nutrisi lain dari raspberry mampu membunuh sel-sel kanker lambung, usus besar, dan payudara hingga 90% pada sample tersebut.

Sama halnya seperti buah berry yang lainnya, jenis antioksidan yang berasal dari raspberry adalah berjenis antosianin yang berguna dalam mengurangi peradangan dan stres oksidasi.

5.Kale

Kale termasuk ke dalam sayuran cruciferous dan anggota dari kelompok sayuran yang dibudidayakan dari spesies Brassica oleracea. Beberapa contoh lainnya dari sayuran cruciferous adalah brokoli dan kembang kol.

Kale sendiri merupakan salah satu jenis sayuran yang paling bergizi dan kaya akan vitamin A, vitamin K, dan vitamin C. Terdapat pula kadar antioksidan sebanyak 2,7 mmol per 100 gramnya.

Kale juga merupakan sumber yang baik akan kalsium berbasis nabati, yaitu sejenis mineral penting yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan memainkan peran penting terhadap fungsi selular.

6.Akar Tanaman Bit

Buah bit atau akar tanaman bit yang memiliki nama ilmiah Beta vulgaris ini memiliki rasa yang ringan dan merupakan sumber yang baik akan serat, kalium, zat besi, folat, dan antioksidan. Berdasarkan analisa FRAP, akar tanaman bit mengandung lebih dari 1,7 mmol antioksidan per 100 gramnya.

Akar tanaman ini terutama kaya akan kelompok antioksidan yang disebut sebagai betalain yang bertanggung jawab dalam memberikan warna merah terhadap buah bit tersebut dan berguna dalam mendukung kesehatan jantung.

Seperti contohnya, serangkaian tes tabung telah mengaitkan antara kandungan betalain dalam makanan dengan berkurangnya resiko kanker pada usus besar dan saluran pencernaan.

Terlebih lagi, akar tanaman bit mengandung senyawa lainnya yang membantu menekan peradangan. Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bawa kapsul betalain yang terbuat dari extrak tanaman bit bisa mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis dan peradangan secara signifikan.

7.Bayam

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran dengan kadar nutrisi memukau di dalamnya. Sayuran ini dikemas dengan vitamin, mineral, dan antioksidan, serta rendah kalori.

Berdasarkan analisa FRAP, sayuran bayam mampu menyediakan hingga 0,9 mmol antioksidan per 100 gramnya berjenis lutein dan zeaxanthin, yaitu dua jenis antioksidan yang berperan penting dalam membantu menjaga mata anda dari kerusakan sinar ultraviolet dan gelombang panjang cahaya berbahaya lainnya.

Kedua jenis antioksidan ini jika dikonsumsi dalam jangka panjang maka mampu memerangi kerusakan mata yang disebabkan oleh radikal bebas.

8.Artichoke

Sayuran artichoke sangatlah lezat dan bernutrisi, merupakan jenis sayuran yang sangat umum dikonsumsi di Amerika Utara. Sayuran ini memiliki sejarah yang panjang. Orang-orang pada zaman dahulu menggunakan daunnya sebagai obat dalam menyembuhkan berbagai macam kondisi hati seperti penyakit kuning.

Artichoke merupakan sumber yang sangat baik akan serat makanan, mineral, dan antioksidan. Berdasarkan analisa FRAP, artichoke mengandung hingga 4,7 mmol antioksidan per 100 gramnya.

Jenis antioksidan yang terdapat dalam artichoke dikenal sebagai asam klorogenat, yang mampu mengurangi resiko kanker tertentu, diabetes tipe-2, dan penyakit jantung.

Jika anda merebus sayuran ini terlebih dahulu, maka kandungan antioksidannya akan meningkat hingga 8 kali lipat, bahkan jika dikukus bisa sampai hingga 15 kali lipat lebih banyak. Tetapi hindari memasaknya dengan cara digoreng karena malah akan menghilangkan kandungan antioksidannya itu sendiri.

One Reply to “8 Jenis Makanan yang Mengandung Antioksidan Terbanyak”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *