Info Sehat

18 Tanda dan Gejala Anda Tengah Hamil

Kehamilan terjadi ketika sperma membuahi sel telur setelah dikeluarkan dari ovarium selama ovulasi. Telur yang telah dibuahi kemudian akan berlanjut ke rahim,...

Written by Irfan · 3 min read >
18 Tanda dan Gejala Anda Tengah Hamil

Kehamilan terjadi ketika sperma membuahi sel telur setelah dikeluarkan dari ovarium selama ovulasi. Telur yang telah dibuahi kemudian akan berlanjut ke rahim, dimana implantasi kemudian akan terjadi. Implantasi yang berhasil tentunya akan menyebabkan seorang wanita mengalami kehamilan.

Rata-rata wanita akan menjalani proses kehamilan tersebut selama 40 minggu. Terdapat pula berbagai macam faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kehamilan. Bagi anda yang mampu mendeteksi kehamilan lebih dini, maka perawatan prenatal pun bisa lebih cepat dilakukan sehingga diharapkan melahirkan bayi yang sehat.

Pada saat tubuh anda mulai menjalani proses kehamilan, maka akan terdapat beberapa gejala atau tanda yang bisa mendorong anda untuk segera melakukan tes kehamilan. Gejala lainnya pun satu per satu akan mulai bermunculan seiring dengan berubahnya kadar hormon anda.

Dan berikut adalah beberapa gejala umum dari kehamilan yang mungkin akan anda alami

Telat Datang Bulan

Telat datang bulan merupakan salah satu gejala paling awal yang akan anda alami. Tetapi telatnya datang bulan pun bukan berarti anda mengalami kehamilan, terutama siklus menstruasi anda cenderung tidak beraturan. Terdapat pula kondisi kesehatan lainnya yang menyebabkan anda mengalami telat datang bulan.

Sakit Kepala

Sakit kepala juga bisa menjadi tanda awal dari masa kehamilan. Hal ini disebabkan karena terdapatnya perubahan kadar horman yang begitu cepat dan meningkatnya volume darah dalam tubuh anda. hubungi dokter anda jika sakit kepala tersebut tidak segera hilang atau terasa begitu menyakitkan dan menusuk.

Bercak Darah

Beberapa wanita mungkin akan mengalami pendarahan ringan atau melihat bercak darah di awal-awal masa kehamilan. Pendarahan ini lebih banyak terjadi disebabkan oleh implantasi, yang mana biasanya terjadi sekitar satu hingga dua minggu setelah pembuahan.

Pada saat itu terjadi, anda harus berhati-hati karena pendarahan pada saat masa awal kehamilan bisa menyebabkan kondisi ringan seperti infeksi atau iritasi. Kemudian seringkali akan mempengaruhi permukaan pada serviks anda (yang mana sangat sensitif pada saat anda menjalani proses kehamilan.

Perlu diingat juga bahwa pendarahan bisa menjadi tanda penting dari komplikasi kehamilan yang berbahaya, seperti keguguran, kehamilan ektopik, atau plasenta previa. Selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan anda untuk mendapatkan tes yang lebih akurat.

Kenaikan Berat Badan

Anda juga bisa melihat kenaikan berat badan antara setengah hingga 2 kg di awal-awal bulan anda mengalami masa kehamilan. Kenaikan berat badan tersebut akan mulai lebih terlihat setelah anda memasuki trimester kedua.

Hipertensi Kehamilan

Tingginya tekanan darah atau hipertensi terkadang bisa terjadi pada masa kehamilan. Beberapa faktor peningkat resiko dari kondisi ini bisa berupa:

  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Merokok
  • Pernah memiliki hipertensi kehamilan sebelumnya, atau riwayat keluarga.

Heartburn atau Asam Lambung

Hormon yang dilepaskan pada saat masa kehamilan terkadang dapat melemaskan katup antara perut dan esofagus anda. Ketika asam perut bocor, maka akan menyebabkan anda terkena heartburn atau asam lambung.

Konstipasi

Perubahan hormon pada awal masa kehamilan juga dapat memperlambat saluran pencernaan anda. Sebagai akibatnya, anda pun akan mengalami konstipasi di masa kehamilan.

Kram

Sejalan dengan otot-otot di dalam rahim anda yang mengembang dan meregang, maka anda pun akan merasakan sensasi tertarik yang mirip seperti kram pada saat menstruasi. Jika anda menemukan bercak darah atau terjadinya pendarahan bersama dengan kram tersebut, maka itu bisa menjadi tanda anda telah mengalami keguguran atau tengah menderita kehamilan ektopik.

Sakit Punggung

Hormon dan tekanan pada otot-otot merupakan penyebab utama anda mengalami sakit punggung di awal-awal masa kehamilan. Kemudian, anda pun akan mengalami kenaikan berat badan yang membuat punggung anda mendapatkan lebih banyak tekanan. Sekitar setengah dari wanita hamil di dunia melaporkan mengalami sakit punggung selama masa kehamilan.

Anemia

Wanita hamil juga memiliki resiko tinggi terkena anemia, yang gejalanya berupa pusing di kepala. Kondisi ini juga bisa beresiko anda mengalami kelahiran prematur atau bayi terlahir dengan berat rendah. Perawatan prenatal atau sebelum melahirkan biasanya melibatkan skrining untuk gejala yang satu ini.

Depresi

Antara 14 hingga 23 persen wanita hamil bisa mengembangkan sebuah kondisi psikologis yang disebut depresi. Terdapatnya perubahan secara emosional dan biologis di tubuh mereka bisa menjadi penyebab utamanya. Segera beritahukan dokter jika anda merasa berbeda dari biasanya.

Insomnia

Insomnia juga merupakan gejala lainnya yang biasa dialami oleh wanita di awal masa kehamilan. Stres, ketidaknyamanan fisik, dan perubahan hormon dapat menjadi faktor penentu anda mengalami gangguan tidur yang satu ini. Dengan asupan makanan dan gizi yang seimbang, pola tidur yang baik, serta latihan yoga bisa membantu anda melawan insomnia saat hamil.

Perubahan Payudara

Perubahan payudara merupakan salah satu tanda pertama lainnya yang terlihat pada saat anda memasuki masa kehamilan. Bahkan jauh sebelum anda melakukan tes dan didiagnosa positif, payudara anda mungkin sudah mulai terasa melunak, bengkak, dan terasa berat atau penuh.

Puting anda pun bisa terlihat membesar dari biasanya dan terasa lebih sensitif, ditambah aerola juga kemungkinan terlihat menjadi gelap.

Jerawat

Dikarenakan terdapat peningkatan kadar hormon androgen, banyak wanita mengalami jerawat di masa awal kehamilan. Hormon ini akan membuat kulit anda lebih berminyak sehingga berpotensi menyumbat pori-pori. Untungnya, jerawat ini bersifat sementara dan bisa hilang dengan sendirinya setelah bayi anda lahir.

Muntah-muntah

Muntah-muntah adalah bagian dari “morning sickness” atau mual pagi, yang merupakan gejala dari kehamilan di empat bulan pertama. Bahkan bisa disebut pula bahwa muntah-muntah menjadi tanda pertama dan klasik dari wanita hamil. Peningkatan beberapa jenis hormon tertentu merupakan penyebab utama dari gejala ini.

Nyeri Pinggul

Nyeri pinggul sangatlah umum terjadi pada masa kehamilan, dan bisa terasa lebih parah terutama di akhir masa kehamilan anda. Penyebabnya bisa bermacam-macam termasuk:

  • Tekanan pada ligamen.
  • Skiatika
  • Perubahan pada postur tubuh.
  • Rahim yang terasa lebih berat.

Diare

Diare dan berbagai macam jenis masalah pencernaan lainnya bisa terjadi lebih sering saat anda tengah hamil. Perubahan hormon, pola makan yang berubah, serta tekanan di tubuh anda bisa menjadi penyebab dari diare.

Jika diare tersebut berlangsung lebih dari beberapa hari, pastikan anda untuk segera menghubungi dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih memadai. Jangan lupa juga untuk selalu mendapatkan asupan cairan yang lebih demi menghindari dehidrasi.

Stres

Meskipun anda merasa senang saat mendapatkan anugerah terbesar untuk menjadi seorang ibu, tetapi proses kehamilan juga bisa menjadi sumber dari gangguan psikologis termasuk stres.

Mengandung dan melahirkan seorang bayi artinya terdapat perubahan besar terhadap tubuh, hubungan keluarga, serta keuangan anda. Semua faktor tersebut bisa membuat anda stres jika tidak dibicarakan dengan orang terdekat atau dikonsultasikan bersama dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *