Info Sehat

10 Jenis Makanan Pendukung Kesehatan Jantung

Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari kematian di seluruh dunia, dan sebagian besar penyakit tersebut disebabkan oleh pola makan yang buruk. Faktanya,...

Written by Irfan · 3 min read >
10 Jenis Makanan Pendukung Kesehatan Jantung

Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari kematian di seluruh dunia, dan sebagian besar penyakit tersebut disebabkan oleh pola makan yang buruk. Faktanya, terdapat beberapa makanan yang telah terbukti mampu meningkatkan tekanan darah, trigliserida, kadar kolesterol, hingga peradangan, yang semuanya merupakan faktor utama seseorang terkena penyakit jantung.

Mengingat penyakit jantung merupakan salah satu kondisi paling berbahaya hingga saat ini, maka akan lebih baik jika anda memulai menjaga asupan makanan yang lebih menyehatkan.

Dengan menyingkirkan makanan yang buruk untuk jantung anda, maka anda pun memiliki kemungkinan untuk hidup lebih lama sekalipun tinggal di era yang penuh dengan makanan olahan dan tidak bergizi.

Adapun beberapa makanan bergizi dan menyehatkan untuk jantung sudah kami paparkan di bawah ini secara gamblang.

1.Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, kangkung, atau sawi sangatlah terkenal karena kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dimilikinya. Secara khusus, mereka adalah sumber utama dari vitamin K yang membantu menjaga arteri dan pembekuan darah yang normal di dalam tubuh anda.

Jenis makanan sehat ini pun sangatlah tinggi akan nitrat yang terbukti mampu mengurangi tekanan darah, kekakuan arteri, dan memperbaiki fungsi sel-sel yang melapisi pembuluh darah.

Sebuah analisa dari 8 penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan asupan sayuran berdaun hijau maka telah dikaitkan dengan berkurangnya penyakit jantung hingga 16%.

2.Gandum Utuh

Salah satu jenis gandum utuh yang bisa anda dapatkan dengan mudah di pasaran adalah beras merah, oats, quinoa, dan lain sebagainya. Berbeda dengan gandum olahan, jenis gandum utuh sangatlah tinggi akan kandungan serat yang mampu membantu mengurangi kadar kolesterol buruk LDL dan penyakit jantung di saat yang bersamaan.

Penelitian sendiri telah menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi setidaknya 3 porsi gandum utuh secara teratur dapat mengurangi tekanan darah sistolik secara signifikan sebanyak 6 mmHg, yang sangat cukup dalam mengurangi resiko stroke hingga 25%.

3.Buah Berry

Stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry sangatlah dikemas dengan nutrisi penting yang memainkan peran sentral dalam kesehatan jantung anda. Buah berry terutama sangatlah kaya akan antioksidan berjenis antosianin, yang akan menjaga dari serangan stres oksidasi dan peradangan penyebab berkembangnya penyakit jantung di tubuh seseorang.

Penelitian yang melibatkan sebanyak 27 orang dewasa penderita sindrom metabolik menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi minuman yang terbuat dari stroberi beku selama 8 minggu berturut-turut mampu mengurangi kadar kolesterol mereka hingga 11%.

Sindrom metabolik sendiri merupakan sekelompok kondisi yang terkait dengan resiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Sementara penelitian lainnya pun menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi blueberry setiap hari akan memperbaiki fungsi sel-sel yang melapisi pembuluh darah pada tubuh seseorang, dimana bertugas dalam membantu mengontrol tekanan darah dan pembekuan darah.

4.Alpukat

Alpukat merupakan sumber sangat baik akan lemak tak jenuh tunggal yang telah dikaitkan dengan berkurangnya kadar kolesterol dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung.

Selain itu, alpukat juga sangat kaya akan kalium, yaitu sejenis nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan jantung anda. Faktanya, hanya dari satu buah alpukat saja mampu menyediakan kalium sebanyak 975 mg, atau sekitar 28% dari kebutuhan harian anda.

Dengan mendapatkan setidaknya 4,7 gram dari kalium per harinya dapat mengurangi tekanan darah hingga rata-rata 8,0/4,1 mmHg, yang dikaitkan dengan berkurangnya resiko stroke sebanyak 15%.

5.Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, dan tuna sangatlah sarat akan asam lemak omega-3 yang telah dipelajari secara luas akan kemampuannya dalam mendukung kesehatan jantung.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak 324 orang yang mengkonsumsi salmon sebanyak 3 kali per minggu selama 8 minggu telah memperlihatkan penurunan tekanan darah diastolik secara signifikan.

Sementara jika anda mengkonsumsi ikan berlemak tersebut dalam jangka panjang, maka bisa bermanfaat dalam berkurangnya kadar kolesterol total, trigliserida darah, gula darah puasa (GDP), dan tekanan darah sistolik.

Jika anda tidak terlalu suka makan ikan, anda pun bisa menggantinya dengan minyak ikan agar kebutuhan anda akan asam lemak omega-3 masih terpenuhi. Suplemen minyak ikan pun sangatlah bermanfaat dalam mengurangi trigliserida darah, meningkatkan fungsi arteri dan mengurangi tekanan darah.

6.Kacang Kenari

Kacang kenari merupakan sumber yang sangat baik akan serat dan mikronutrisi seperti magnesium, tembaga, dan mangan. Menurut sebuah ulasan, dengan mengkonsumsi kacang kenari maka akan mengurangi kadar kolesterol buruk LDL hingga 16%, tekanan darah diastolik sebesar 2-3 mmHg, dan berkurangnya stres oksidasi dan peradangan di tubuh seseorang.

Menariknya, beberapa penelitian juga telah menemukan bahwa dengan mengkonsumsi kacang kenari atau jenis kacang-kacangan lainnya secara teratur, maka telah dikaitkan dengan berkurangnya resiko penyakit jantung.

7.Coklat Hitam

Coklat hitam asli dengan kandungan kakao setidaknya sebanyak 70% di dalamnya sangatlah kaya akan antioksidan berjenis flavonoid, yang mana akan membantu anda meningkatkan kesehatan jantung.

Tetapi penting sekali untuk memilih varian coklat hitam di pasaran sana. Jenis coklat dengan kandungan gula dan kalori malah akan membahayakan tubuh anda, atau bahkan tidak memberikan manfaat positif terhadap kesehatan jantung anda sama sekali.

8.Tomat

Sudah banyak orang yang tahu bahwa tomat memang sarat akan likopen, yaitu pigmen tanaman alami yang memiliki efek antioksidan yang sangat kuat.

Antioksidan sangatlah bermanfaat dalam menetralisir radikal bebas, mencegah kerusakan oksidasi, dan peradangan, dimana semua kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap berkurangnya penyakit jantung.

Bahkan kadar rendah likopen dalam darah telah dikaitkan dengan meningkatnya resiko serangan jantung dan stroke.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 50 wanita dengan berat badan berlebih menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi buah tomat langsung (tanpa diolah atau menjalani proses masakan) sebanyak 4 kali dalam seminggu mampu meningkatkan kadar kolesterol baik HDL dalam tubuh mereka.

Jika seseorang memiliki kadar HDL yang tinggi dalam tubuhnya, maka akan memiliki kemampuan dalam menghilangkan kelebihan kolesterol dan plak dari arteri sehingga menjaga jantung mereka tetap sehat sekaligus melindunginya dari penyakit jantung dan stroke.

9.Kacang Almond

Kacang almond juga kaya akan nutrisi, bersama sejumlah vitamin dan mineral lainnya yang penting untuk kesehatan jantung seseorang. Mereka juga merupakan sumber yang sangat baik akan lemak tak jenuh tunggal dan serat, yang mana kedua nutrisi tersebut sudah terkenal dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Tetapi penting diingat bahwa kacang almond juga mengandung kalori yang tinggi, sehingga anda harus tetap menjaga asupannya. Jika tidak, maka akan merugikan terhadap usaha anda dalam mengurangi berat badan.

10.Bawang Putih

Selama berabad-abad, bawang putih telah banyak digunakan sebagai salah satu bahan tanaman obat alami untuk mengobati berbagai macam kondisi kesehatan. Di era sekarang, para peneliti juga akhirnya mengkonfirmasi khasiat obatnya dalam meningkatkan kesehatan jantung seseorang.

Khasiatnya tersebut berkat kehadiran senyawa yang disebut sebagai allicin, yang diyakini memiliki banyak efek terapi terhadap tubuh anda.

Pastikan untuk mengkonsumsi bawang putih secara mentah, atau hancurkan bawang putih dan biarkan selama beberapa menit sebelum dimasak. Cara ini akan memungkinkan pembentukan allicin dalam memaksimalkan manfaat kesehatannya bagi tubuh anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *