Info Mudah

Syarat dan Cara Bikin SKCK Secara Offline Maupun Online

Saat ini, cara bikin SKCK cukup mudah bahkan dapat dilakukan secara offline maupun online. SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian merupakan lembaran...

Written by Bambang Winarso · 2 min read >
cara bikin skck

Saat ini, cara bikin SKCK cukup mudah bahkan dapat dilakukan secara offline maupun online. SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian merupakan lembaran kertas yang berfungsi untuk menunjukkan bahwa seseorang memiliki perilaku yang baik dan tidak pernah melakukan tindakan kriminal. SKCK sendiri dibutuhkan oleh seseorang ketika akan melamar pekerjaan maupun keperluan yang berkaitan dengan hubungan antar negara. Sejak tanggal diterbitkan, SKCK hanya berlaku selama enam bulan saja dan dapat diperpanjang apabila pengguna masih membutuhkannya.

Surat ini hanya diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Sektor (Polsek) maupun Kepolisian Resort (Polres) setempat. SKCK yang diterbitkan oleh Polsek dan Polres memiliki kepentingan yang berbeda untuk penggunanya. SKCK yang diterbitkan oleh Polres biasanya digunakan untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan melamar pekerjaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sedangkan untuk SKCK yang diterbitkan oleh Polsek digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan swasta.

cara bikin skck

Syarat cara bikin SKCK yang dibutuhkan

Pada dasarnya, cara bikin SKCK tidaklah sulit. Bahkan dari tahun ke tahun prosedur untuk membuat SKCK semakin mudah dan cepat. Sama halnya dengan mengurus dokumen pada umumnya, untuk pengurusan SKCK juga membutuhkan dokumen pendukung. Fungsi dari dokumen pendukung ini adalah untuk memverifikasi data dari orang yang mengajukan pembuatan SKCK.

Beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan SKCK, yaitu :

  • Surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan

Untuk mendapatkan surat pengantar dari kepala desa, terlebih dahulu pemohon harus meminta surat pengantar dari RT. Surat ini kemudian digunakan untuk meminta surat pengantar dari RW. Surat pengantar dari RW inilah yang digunakan untuk meminta surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan. Umumnya, pemohon hanya perlu mengisi formulir  untuk bisa mendapatkan surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan. Sehingga saat pengajuan surat ini tidak membutuhkan biaya. Formulir harus diisi dengan data yang benar agar tidak terjadi kesalahan ketika pengajuan SKCK.

Sebagai salah satu dokumen pendukung yang dianggap penting untuk pengajuan SKCK, ternyata di beberapa daerah surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan tidak dibutuhkan. Cara bikin SKCK di beberapa Polsek dan Polres sudah tidak mencantumkan surat pengantar dari kepala desa atau kelurahan. Sehingga ada baiknya pemohon menanyakan terlebih dahulu di Polsek atau Polres yang akan dituju.

  • Dua lembar fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Satu lembar fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  • Satu lembar fotocopy Akta Kelahiran
  • Satu lembar fotocopy Ijazah Terakhir
  • Enam lembar pas photo ukuran 4×6 dengan background atau latar belakang berwarna merah.

Semua persyaratan ini kemudian dimasukkan ke dalam stopmap dan bisa langsung mendatangi Polsek atau Polres setempat pada hari Senin –  Jumat pukul 08.30 – 15.00 WIB.

Cara bikin SKCK secara offline

Proses pembuatan SKCK sebenarnya tidak terlalu lama, hanya saja antrian yang panjang membuat Anda harus menunggu. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk datang lebih awal untuk menghindari menunggu terlalu lama. Cara bikin SKCK secara offline diawali dengan mengisi data berupa informasi pribadi yang dilengkapi dengan pernyataan tidak pernah melakukan tindakan kriminal pada blanko yang diberikan oleh petugas loket pelayanan.

Kemudian setelah selesai mengisi blanko, kemudian proses sidik jari. Untuk proses ini, ada beberapa Polsek dan Polres yang mewajibkan pemohon untuk membayar. Agar lebih jelas, tidak perlu sungkan untuk menanyakan kepada petugas. Setelah semua proses tersebut selesai, pemohon hanya perlu menunggu SKCK jadi. Prosesnya tidak terlalu lama sehingga bisa ditunggu. Tidak sampai satu jam, petugas akan memanggil nama pemohon untuk menyerahkan SKCK yang sudah disahkan. Jangan lupa untuk meminta legalisir SKCK sesuai dengan kebutuhan.

Selain datang lebih awal, dianjurkan untuk membawa dokumen pendukung yang asli dan fotocopy dalam jumlah yang banyak. Hal ini untuk menghindari pemohon bolak balik ke rumah apabila terjadi kesalahan. Awalnya, biaya yang dibutuhkan untuk membuat SKCK yaitu RP 10.000. Namun sejak tanggal 06 Januari 2017, biaya pembuatan SKCK menjadi Rp 30.000. Sedangkan untuk Warga Negara Asing (WNA) harus membayar Rp 60.000.

Cara bikin SKCK secara online

Untuk pemohon yang tidak memiliki banyak waktu luang, bisa mengajukan SKCK secara online. Cara ini diklaim lebih singkat, yaitu hanya membutuhkan waktu selama lima menit. Cara bikin SKCK secara online juga membutuhkan dokumen pendukung yang sama dengan cara yang offline. Hanya saja, selain difotocopy, dokumen tersebut juga harus discan.

Awalnya pemohon harus mengakses https://skck.polri.go.id/ dan mengisi formulir sesuai dengan data pribadi. Kemudian pemohon akan mendapatkan nomor registrasi yang digunakan untuk mengambil SKCK di kantor kepolisisn yang telah dipilih ketika mendaftar. Ketika akan mengambil SKCK yang sudah jadi, jangan lupa untuk membawa dokumen pendukung yang dibutuhkan. Sama seperti pembuatan SKCK secara oflline, untuk yang cara online pemohon juga akan melakukan sidik jari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *