Info Mudah

Perbedaan Meterai 3000 dan Meterai 6000

Sebagai salah satu kelengkapan administrasi sekaligus pengesahan surat tertentu, materi sangat dibutuhkan. Tujuan penempelan pada dasarnya memiliki nilai hukum yang sah diperuntukkan...

Written by Irfan · 1 min read >
Perbedaan Meterai 3000 dan Meterai 6000

Sebagai salah satu kelengkapan administrasi sekaligus pengesahan surat tertentu, materi sangat dibutuhkan. Tujuan penempelan pada dasarnya memiliki nilai hukum yang sah diperuntukkan pada dokumen yang telah dibuat sebelumnya.

Bea meterai berisi pajak yang dikenakan kepada sejumlah dokumen resmi yang dikeluarkan. Sederhananya, meterai ditempelkan untuk memberikan nilai terhadap sebuah dokumen yang dikeluarkan agar memiliki nilai hukum. Pada surat yang ditandatangani misalnya, terdapat dua jenis meterai yang biasa ditempelkan yakni 3000 dan 6000.

Apa Perbedaan Meterai 3000 dan Meterai 6000?

Meski memiliki fungsi yang sama, keduanya memiliki perbedaan yang sebenarnya cukup signifikan. Meterai sendiri diatur dalam undang-undang tentang bea meterai, dimana bea meterai merupakan pajak dokumen yang dibebankan dari negara terhadap suatu dokumen.

Meterai 3000

Meterai 3000 bisa dibedakan terhadap tujuan penggunaannya, seperti berikut ini:

  1. Dalam pelaksanaannya, meterai 3000 umumnya dipilih untuk surat yang memuat jumlah atau nominal lebih dari Rp25.000 sampai Rp 1.000.000.
  2. Umumnya seperti surat wesel, aksep, promes serta nominal antara Rp250.000 sampai Rp1.000.000
  3. Meterai 3000 umum digunakan pada cek, bilyet dan giro.
  4. Efek melalui nama serta bentuk apapun yang memiliki nominal lebih dari Rp 1.000.000
  5. Dokumen dengan nilai yang kurang dari Rp 250.000 maka otomatis akan dikenakan biaya meterai 3000.

Jenis meterai ini dapat digunakan dua lembar jika meterai 6000 habis, sebagai alternatif. Cara menempel meterai 3000 dengan dua lembar adalah alternatif yang tidak akan mengubah keabsahan sebuah dokumen.

Perbedaan Meterai 3000 dan Meterai 6000

Meterai 6000

Pada meterai 6000, perbedaannya juga cukup signifikan seperti berikut ini:

  1. Beda halnya dengan meterai 3000, nominal pada meterai 6000 bisa digunakan pada akta notaris termasuk salinan.
  2. Berdasarkan surat perjanjian serta surat lainnya seperti surat hibah, surat pernyataan serta surat kuasa.
  3. Akta yang dibuat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) termasuk pelbagai rangkap dokumennya.
  4. Surat yang memuat sejumlah uang termasuk penerimaan, pembukuan serta pemberitahuan saldo rekening pada bank dengan nominal yang tak lebih dari satu juta.
  5. Diperuntukkan untuk cek, giro dan bilyet.
  6. Diperuntukkan sebagai dokumen alat pembuktian di depan pengadilan.
  7. Bea meterai yang tercantum pada surat kolektif dengan melampirkan nominal lebih dari satu juta.

Kenaikan Bea Meterai

Dalam regulasi terbaru menyebutkan jika bea meterai akan mengalami kenaikan per tahun 2021, hal ini merujuk kepada regulasi pemerintah terkait menjadi Rp10.000. Kenaikan ini terbilang cukup signifikan dari yang sebelumnya Rp3.000 menjadi Rp6.000.

Kenaikan bea meterai ini didasari aturan jika kenaikan maksimum hanya enam kali lipat, dan belum pernah mengalami perubahan sejak tahun 2000 atau 20 tahun yang lalu. Tak hanya tarif, UU Bea Meterai juga memperluas objek dimana sebelumnya hanya berupa dokumen fisik.

Melalui perubahan ini, maka objek bea meterai terdiri dari dokumen fisik maupun elektronik. Revisi ini juga ditujukan agar memberi kemudahan bagi masyarakat dalam kelengkapan dan keabsahan dokumen melalui lampiran meterai.

Dari sederet penjelasan di atas, jelas jika bea meterai merupakan surat perjanjian yang kemudian dibuat sebagai bukti dengan dasar hukum yang kuat. Kendati demikian, bea meterai tidak bisa disebut penentu sah dari sebuah perjanjian.

Sebuah surat perjanjian berdasar kepada kesepakatan dua belah pihak untuk hubungan tertentu, yang bisa bersifat jangka pendek atau jangka panjang. Meterai 300 dan 6000 hanya kelengkapan dokumen untuk memberi nilai terhadap arsip yang dikeluarkan.

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

Irfan in Info Mudah
  ·   1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *