Info Mudah

Pengertian Sel Hewan, Gambar, Struktur, Beserta Fungsinya

Pengertian Sel Hewan, Gambar, Struktur, Beserta Fungsinya – Beragam organisme di dunia ini pastinya memiliki sel-sel yang tersusun menjadi sebuah jaringan. Dari...

Written by Rachmad · 7 min read >
pengertian sel hewan

Pengertian Sel Hewan, Gambar, Struktur, Beserta Fungsinya – Beragam organisme di dunia ini pastinya memiliki sel-sel yang tersusun menjadi sebuah jaringan. Dari sinilah setiap hewan sampai manusia memiliki banyak sel-sel dimana memberi fungsi cukup kompleks. Informasi mengenai pengertian dan fungsi sel hewan tentu saja akan selalu membuahkan sarana-sarana baru yang sampai detik ini terus dicermati sebagai modal paling tepat dan paling sempurna hingga memberikan proses membentuk jaringan tubuh ataupun menjadi organ.

Selama ini sel hewan terdiri dari susunan yang cukup mudah dijelaskan. Untuk itulah dalam pengertian sel hewan hingga sekarang benar-benar bisa dicermati sebagai struktur terbaik hingga menghadirkan banyak standar-standar paling utama dalam pengembangan sarana penggunaan sel untuk banyak sarana terbaik dan paling tepat dalam struktur hewan.

Pengertian dan Fungsi Sel Hewan

Rata-rata untuk semua sel hewan tidak memiliki ukuran dan bentuk bahkan sampai fungsi yang sama. Sel nantinya memberikan banyak fungsi, kemudian strukturnya sendiri masih ditutupi oleh dinding namun ada juga sel hewan yang tidak memiliki dinding. Karakteristik dari sel hewan memang beragam, untuk itulah ada beberapa akses yang bisa dihadirkan oleh setiap sel.

Sel hewan ini menjadi salah satu komponen penting yang mana mencakup semua struktur tubuh baik dari bagian kuku jari, rambut, gigi, dan bagian tulang. Jenis sel hewan sendiri ada tipe sel mati dan juga sel aktif. Dari sinilah ada beberapa lapisan yang memperlihatkan banyak sarana masing-masing. Lapisan tebal di sekitar sel, lapisan tebal, dan juga bisa ditemui di dalam bakteri.

perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Struktur Bagian Sel Hewan

Setelah mencermati pengertian dan fungsi sel hewan, tentu saja ada beberapa struktur sel hewan yang juga memiliki beberapa fungsi lain. Berikut ini ada beberapa aspek penting yang memperlihatkan beragam jenis dan genre dari sel hewan secara lengkap.

Membran Sel

Pada struktur pertama ada membran sel yang mana menjadi salah satu bagian paling luar dari sel. Fungsinya mampu membungkus sel yang mana disusun terdiri dari protein dan lemak. Membran sel ini akan memberi pengaturan terutama pada proses penyerapan mineral sampai nutrisi langsung ke setiap sel.

Adapun beberapa fungsi membran sel lainnya yakni sebagai pelindung sel, mampu menerima rangsangan dari luar, mengatur keluar masuk nutrisi hingga mineral, menjadi tempat berlangsungnya berbagai macam reaksi kimia.

Sitoplasma

Berikutnya ada bagian penting dalam sel hewan yakni sitoplasma yang mana menjadi salah satu cairan ataupun sel yang mana memiliki 2 bentuk yakni fase gel ataupun berbentuk cair, kemudian fase sol atau padat. Kemudian dari tipe sitoplasma berjenis cairan ini ada yang berlokasi di nukleus dengan nama nukleoplasma.

Bagian sel bernama sitoplasma ini juga terdiri dari air dan juga protein. Sehingga saat konsentrasi air cukup rendah akan langsung menjadi lembek ataupun bisa disebut dengan gel. Nantinya saat konsentrasi air cukup tinggi maka sitoplasma ini akan langsung berubah menjadi encer atau disebut dengan sol. Sitoplasma sendiri akan tersusun oleh 90% air, sehingga ada beberapa fungsi yang juga bisa diakses sebagai pelarut.

Fungsi utama dari sitoplasma ini diantaranya sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel, kemudian bisa juga menjadi sumber bahan kimia sel.

Mitokondria

Bagian di dalam sel hewan lainnya bisa berwujud mitokondria yang mana menjadi salah satu organel sel paling besar atau bisa dikatakan sebagai mesin sel. Dari struktur bentuknya sendiri mirip seperti cerutu, kemudian ada dua lapisan membran yang strukturnya berlekuk.

Untuk bagian mitokondria yang teksturnya berlekuk dinamakan sebagai kritis. Lalu ada dua aspek penting di dalam bagian sel ini yaitu oksigen dan juga glukosa. Keduanya memiliki fungsi yakni mampu bekerja sama dalam pembentukan energi atau sering disebut sebagai ATP. Nantinya dari proses aktivitas seluler dan juga metabolisme sel membutuhkan mitokondria sehingga ada julukan yang penting dari mitokondria yakni penghasil energi paling tepat dan maksimal.

Retikulum Endoplasma

Sebuah bagian penting dalam sel hewan lainnya yakni endoplasma. Menariknya retikulum endoplasma ini menjadi salah satu organel sel paling besar setelah mitokondria. Kemudian istilah RE ini dibentuk dalam rangkaian interkoneksi rata terowongan. Bahkan bentuk dari endoplasma ini cenderung seperti benang-benang jala. Sehingga RE menjadi salah satu bagian terpenting yang tersedia di setiap sel hewan.

Mencermati pengertian dan fungsi sel hewan bisa dipastikan bahwa ada dua jenis retikulum endoplasma yakni RE kasar dan juga RE halus. Kemudian dari fungsi RE kasar adalah memegang penting dari kadar protein yang mana terbentuk di dalam robosom. Nantinya retikulum endoplasma jenis kasar ini akan ditempeli oleh ribosom. Begitu juga sebaliknya pada jenis RE halus tidak akan ditempeli ribosom.

Kemudian, dari sisi fungsi retikulum endoplasma sudah bisa kita cermati diantaranya sebagai tempat proses sintesis lemak dan juga steroit, lalu ada fungsi lain yakni sebagai tempat untuk menyimpan fospolipid, glikolipid, dan juga steroid. Dari sinilah ada beberapa opsi terbaik dimana retikulum endoplasma telah membantu detoksifikasi sel-sel berbahaya terutama di dalam bagian sel Reh, kemudian menjadi tempat sintesis protein.

Mikrofilamen

Salah satu bagian penting lainnya dalam sel hewan adalah mikrofilamen. Menariknya mikrofilamen ini dianggap sebagai bagian sel yang dibentuk melalui protein aktif dan juga miosin. Untuk itulah ada bentuk yang mirip seperti sebuah mikrotubulus, namun ada perbedaan yang cukup mencolok yakni memiliki diameter kecil dan juga lebih lembut.

Mikrofilamen ini juga memiliki fungsi penting di setiap sel hewan yakni mengatur pergerakan sel, kemudian dari bagian lain juga seperti eksositosis, dan juga endositosis.

Ribosom

Pentingnya semua bagian di dalam sel hewan bisa dipastikan memiliki manfaat penting untuk semua aktivitas dan metabolisme. Maka dari itu bagian sel hewan yang disebut sebagai ribosom ini juga menjadi salah satu organel paling padat dan juga memiliki kecil hanya memiliki diameter mencapai 20nm. Kemudian dari sisi susunannya sendiri memiliki bagian 65% RNA ribosom, dan protein ribosom mencapai kadar 35%.

Tidak hanya itu, struktur ukuran saja, akan tetapi ribosom ini juga memiliki dua sub unit yang masing-masing dibedakan menurut ukurannya yakni besar dan kecil. Jadi pada bagian ribosom ini juga memiliki struktur dan juga bagian-bagian penting untuk memberi kontribusi dalam kinerja metabolisme tubuh hewan.

Badan Mikro ( Peroksisom)

Kita sudah mencermati semua pengertian dan fungsi sel hewan di awal, namun pada bagian-bagian sel lainnya dibutuhkan pengertian yang benar-benar bermanfaat. Salah satu organel sel hewan ataupun disebut dengan peroksisom ini menjadi salah satu bagian kecil berisi enzim katalase hingga fungsinya benar-benar sanggup menguraikan peroksida, kemudian bisa menjadi salah satu sisa metabolisme bersifat toksik.

Sifat toksik pada peroksisom ini memang jadi aspek menarik, karena nantinya akan menjadi oksigen dan juga air yang ternyata berbahaya bagi sel. Biasanya peroksisom ini cukup banyak muncul di bagian ginjal serta sel hati pada hewan. Meskipun bersifat toksik, namun ada fungsi utama dari badan mikro ataupun peroksisom ini yakni mampu menguraikan peroksida dari semua sisa-sisa metabolisme toksik, kemudian masih terdapat fungsi lain yakni perubahan lemak menjadi karbohidrat secara maksimal.

Mikrotubulus

Selain dari peroksisom, tubuh hewan juga memiliki bagian sel bernama mikrotubulus. Menjadi salah satu komponen penting yang ada di dalam mikrotubulus yang mana memperlihatkan organel sel berlokasi di dalam sitoplasma bahkan sering ditemukan pada sel eukariot. Bentuk dari mikrotubulus ini terlihat seperti silindris panjang berongga.

Untuk diameter mikrotubulus ini mencapai 12nm, kemudian diameternya luarnya berukuran 25nm. Struktur tubuh dari mikrotubulus ini terdiri dari protein globurat yang mana disebut sebagai tubulin. Perubahan bentuk tubulin bisa terjadi secara konstan bahkan nantinya bentuknya sendiri berupa silindris panjang berongga. Kemudian karakter dari mikrotubulus ini cenderung kaku, dan ada beberapa fungsi utama dari mikrotubulus diantaranya memproteksi sel, memberi bentuk sel, dan memiliki peran penting pada pembentukan flagela, sentriol, dan juga silia.

Nukleus

Pastinya Anda sudah pernah mendengar bagian sel hewan satu ini yakni nukleus. Menariknya pada bagian nukleus ini menjadi salah satu inti sel yang juga bisa mengatur aktivitas sel hingga metabolisme hingga proses pembelahan sel.

Untuk itulah nukleus akan ditemui di bagian sel eukariotik, kemudian akan mengandung materi genetik berupa DNA ataupun Asam Deoksiribonukleat dan kromosom. Kemudian ada bagian penting di dalam nukleus yang juga memberikan fungsi penting yakni sanggup memberi bantuan dalam pembentukan protein pada proses translasi hingga transkripsi.

Adapun bagian-bagian penting di dalam nukleus yakni membran inti atau karioteka, kromosom atau kromatin, nukleoplasma dan juga nukleolus. Pada membran nuklir menjadi salah satu proteksi berpori yang mana akan menutupi inti sel. Nantinya membran nuklir tersebut akan memperluas masuknya zat dan juga menjadi salah satu ciri khas sel hewan.

Kemudian dari nukleolus sendiri menjadi salah satu daerah yang lokasinya berada di dalam inti nukleus yang nantinya berperan penting untuk pembentukan protein hingga menggunakan asam ribonukleat atau sering disebut RNA.

Pada bagian membran inti juga menjadi salah satu struktur utama nuklelus dimana mampu membungkus semua organel kemudian bisa juga memisahkan sitoplasma dengan bagian membran inti. Tidak hanya itu saja karena dari membran inti ini memiliki sifat tidak permeabel dengan beberapa molekul. Sehingga proses dari pembentukan nukleus sendiri akan lebih mudah dan juga lancar berkat adanya membran inti.

Berbagai informasi seputar pengertian dan fungsi sel hewan juga mampu menghadirkan perlindungan inti sel ataupun nukleus, dan juga menjadi tempat pertukaran berbagai zat terutama pada materi inti hingga sitoplasma.

Selain dari bagian sitoplasma, sel hewan juga memiliki nukleoplasma yang mana menjadi salah satu bentuk cairan padat terletak di inti sel. Kandungan serat kromatin dan bertekstur padat di dalam nukleoplasma ini berfungsi memberi bentuk kromosom hingga gen yang mana memberikan berbagai informasi genetik ataupun turun temurun.

Adapun fungsi utama dari nukleus diantaranya menjaga integritas dari setiap gen, mampu mengontrol aktivitas sel dengan adanya pengelolaan ekspresi gen, kemudian bisa menyimpan informasi genetik, dan menjadi tempat terjadinya replikasi. Pada fungsi lainnya juga bisa dicermati yakni mampu mengendalikan proses metabolisme di dalam sel secara tepat dan maksimal.

Badan Golgi

Tentu saja dari bagian sel hewan juga terdapat akses dari badan golgi. Menariknya badan golgi ini menjadi salah satu organel yang bisa ditemukan di hampir semua sel eukariotik. Bahkan badan golgi ini masih terdapat di semua fungsi ekskresi salah satunya bagian ginjal. Bentuk dari badan golgi ini terlihat pipih kemudian ukurannya juga lebih kecil namun ada beberapa yang berukuran besar dengan berbalut membran.

Untuk komposisi di setiap sel ataupun badan golgi ini terdiri dari 10-20 aparatus golgi. Kemudian nama organel sel ini diambil dari orang pertama yang berhasil menemukan serta menggambarkannya yakni Camilio Golgi berasal dari Italia.

Tidak hanya mencermati pengertian dan fungsi sel hewan saja, akan tetapi Anda juga perlu mencermati fungsi dari badan golgi ini diantaranya mampu membentuk vesikula ataupun kantung untuk sektor ekskresi, kemudian bisa membentuk lisosom, memproses protein, hingga membentuk membran plasma.

Jenis Sel Hewan yang Identik dan Tidak Ada di Organisme Tumbuhan

Banyak pertanyaan mengenai daftar sel hewan ataupun komponennya yang hanya terdapat di sel hewan saja dan juga tidak ada di dalam organisme tumbuhan. Dari sinilah Anda harus mencermati apa saja jenis sel yang tidak ada di komponen sel tumbuhan.

Sentriol

Pertama ada sentriol yang mana menjadi salah sel berbentuk tabung dan juga terdiri dari mikrotubulus semkirigid. Tidak hanya itu saja, peran penting dari sentriol ini adalah membantu pembelahan sel dan juga membantu dalam pembentukan silia hingga glagela. Kemudian ada struktur berbeda dan juga menjadi gabungan lain dari sentriol dengan sebutan sentrosom.

Pada sel tumbuhan memang tidak memiliki sentriol ini sehingga dari peran penting lainnya sanggup membantu proses dan juga mengatur geometri sel hingga orientasi. Perkembangan embrio organisme juga banyak dicermati, hingga sel hewan sentriol ini akan membuat silia dan juga flagela tidak dapat berkembang fungsional. Fungsi utama dari sentriol ini adalah membantu pembelahan sel dalam membentuk benang spindel, kemudian memiliki peran utama dalam membentuk silia hingga flagela.

Lisosom

Berikutnya ada lisosom yang mana juga menjadi salah satu jenis sel di hewan. Lisosom ini menjadi salah satu organel berbentuk kantung, kemudian memiliki membran berisi enzim hidrolitik. Lisosom ini dibutuhkan sebagai satu komponen pemecah bagian yang seringkali tidak diperlukan dari sel. Kemudian lisosom terletak dalam sel eukariotik, dan memiliki beberapa fungsi penting seperti berikut ini.

Fungsi lisosom terdiri dari mampu mencerna materi memanfaatkan fagositosis, kemudian mampu mengontrol pencernaan intraseluler, kemudian bisa sebagai penghancur organel sel yang tidak dibutuhkan ataupun telah rusak dengan akses autofagi, kemudian bisa memasukkan makromulekul dari luar kemudian bisa langsung dimasukkan ke dalam sel mengandalkan mekanisme endosistosis.

Sitoskeleton

Sitoskeleton juga hanya terdapat di hewan, sehingga rangka sel jalinan flamen protein berserta bulu halus yang lokasinya berada di nukleus dan membran ini sangat penting untuk menjaga bentuk sel hingga berfungsi dalam pergerakan sel.

Pada sel sitoskeleton hewan memiliki karakter fleksibel yang mana komposisinya terdiri filamen aktin kemudian filamen tebal, dan juga mikrotubulus berongga. Pada dasarnya sitoskeleton ini terdiri dari filamen aktin, tengah, dan juga mikrotubula yang mana fungsinya sangat penting untuk menjaga kualitas sel pada hewan.

Beragam pengertian dan fungsi sel hewan hingga sekarang terus diteliti bila ada perubahan dan perkembangan. Untuk itulah ada sejumlah poin penting yang mana hingga detik ini benar-benar dibutuhkan dalam ilmu pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *