Info Mudah

Pengertian Harga Pokok Penjualan Adalah

Harga pokok penjualan adalah jumlah biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk mendapatkan barang atau jasa yang dijual. Seluruh biaya seperti biaya...

Written by Irfan · 1 min read >
Harga pokok penjualan adalah

Harga pokok penjualan adalah jumlah biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk mendapatkan barang atau jasa yang dijual. Seluruh biaya seperti biaya bahan, tenaga kerja, overhead, dan biaya lainnya diperhitungkan dalam harga pokok penjualan. Singkatnya harga pokok penjualan (HPP) dihitung untuk dapat mengetahui biaya produksi suatu barang atau jasa.

Perhitungan HPP haruslah sesuai dengan biaya yang dikeluarkan dan juga ramah terhadap pasar yang dituju, atau diterima oleh semua kalangan masyarakat. Jika salah perhitungan, harga yang ditawarkan jauh di bawah biaya produksi, dan produk sudah dipasarkan dengan harga tertentu perusahaan dapat mengalami kerugian. Begitupun sebaliknya apabila harga produk terlalu mahal di atas biaya produksi, maka kemungkinan barang tersebut tidak laku di pasaran.

Hampir setiap bisnis usaha harus dapat memperhitungkan HPPnya sendiri. Baik itu bisnis skala kecil rumahan hingga bisnis berskala besar. Maka dari itu perhitungan HPP harus dilakukan secara benar.

Komponen Harga Pokok Penjualan Adalah

Untuk dapat menghitung harga pokok penjualan, maka harus diketahui beberapa komponen pentingnya diantaranya:

  • Persediaan awal barang dagangan. Setiap perusahaan harus memiliki stok barang dagangan agar bisnisnya dapat berjalan lancar. Kekurangan stok akan mengakibatkan pada kelangkaan barang dagangan sehingga berakibat pada penghasilan keuntungan perusahaan. Biasanya informasi tentang persediaan ini terdapat di neraca tahun sebelumnya atau neraca periode berjalan.
  • Persediaan akhir barang dagangan. Informasi ini biasanya tertera dalam data penyesuaian perusahaan di akhir periode. Informasi ini memuat tentang sisa stok barang yang tersedia di akhir periode tahun berjalan. Komponen ini akan mengurangi barang yang siap untuk dijual atau diperoleh dari persediaan awal barang dagangan, lalu ditambahkan dengan pembelian bersih.
  • Pembelian bersih. Komponen ini hanya mencakup pembelian barang dagangan baik tunai ataupun kredit ditambah dengan biaya transportasi atau biaya angkut. Jika terdapat diskon atau potongan pembelian dan retur, juga merupakan komponen dari pembelian bersih. Demi menjaga ketersediaan stok barang hingga akhir tahun, maka perusahaan akan melakukan pembelian barang dagangan.

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan dan Contohnya

Menghitung harga pokok penjualan tidaklah sulit. Setelah mengetahui komponen di atas, maka rumus yang dapat digunakan adalah: HPP = Pembelian bersih + Persediaan Awal – Persediaan Akhir. Sedangkan Pembelian Bersih = (Pembelian + Biaya Angkut) – (Retur Pembelian + Potongan Pembelian)

Contohnya sebuah perusahaan PT Cipta Trimatra menjual produk makanan ringan, memiliki:

  • Persediaan awal barang dagangan sebanyak Rp. 40.000.000
  • Pembelian sebesar Rp. 100.000.000
  • Biaya angkut pembelian yaitu sebesar Rp. 2.000.000
  • Retur pembelian yaitu Rp. 10.000.000
  • Potongan pembelian yaitu Rp. 4.000.000
  • Persediaan barang dagangan akhir yaitu sebesar Rp. 10.000.000

Maka dari itu perhitungan HPPnya adalah sebagai berikut:

Pembelian Bersih adalah (Pembelian + Biaya Angkut) – (Retur Pembelian + Potongan Pembelian). Pembelian Bersih = (100.000.000 + 2.000.000) – (10.000.000+4.000.000). Maka pembelian bersih = 102.000.000 – 14.000.000 = 88.000.000.

Barang tersedia dijual = Persediaan Awal + Pembelian Bersih. Barang tersedia dijual = 40.000.000 + 88.000.000 = 128.000.000

HPP = Barang tersedia dijual – Persediaan Akhir. HPP = 128.000.000 – 10.000.000 = 118.000.000. Maka dari itu harga HPP dari penjualan makanan ringan tersebut adalah Rp. 118.000.000.

Menghitung harga pokok penjualan adalah hal yang harus dilakukan apabila ingin mendapatkan harga pasti tentang barang atau jasa yang kita jual. Pentingnya mengetahui harga penjualan secara tepat akan membantu Anda untuk menetapkan harga, menyeimbangkan neraca, dan mudah menjual barang tersebut karena harga yang ditawarkan sudah dihitung secara pasti.

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

Irfan in Info Mudah
  ·   1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *