Info Mudah

Mengenal Sejarah Pendiri McDonald’s Restoran Cepat Saji Terbesar di Dunia

Siapa yang tidak mengenal McDonald’s, salah satu restoran cepat saji paling terkenal di seluruh dunia. Meski begitu, banyak orang tidak mengetahui siapa...

Written by Agung Sanjaya · 1 min read >
pendiri McDonald’s

Siapa yang tidak mengenal McDonald’s, salah satu restoran cepat saji paling terkenal di seluruh dunia. Meski begitu, banyak orang tidak mengetahui siapa pendiri McDonald’s sebenarnya. Restoran waralaba asal Amerika Serikat ini memiliki sejarah pendirian yang sangat panjang.

Di seluruh dunia, diperkirakan ada lebih dari 36.000 cabang yang beroperasi setiap harinya. Jumlah pengunjung diperkirakan sejumlah 68 juta pengunjung dalam sehari. Hal ini mengukuhkan McDonald’s sebagai salah satu bisnis waralaba paling menguntungkan di dunia.

Meskipun begitu, ada sejarah yang menarik tentang bagaimana restoran cepat saji ini berdiri dan menarik banyak pelanggan. Untuk itu simaklah artikel berikut.

Dualisme Pendiri McDonald’s

Saat ini orang mengenal Ray Croc sebagai pemilik bisnis dan pendiri waralaba McDonald’s. Di balik itu terdapat kisah panjang yang harus disimak. Ray Croc merupakan pria kelahiran 5 Oktober 1902 di Illinois Amerika Serikat. Ia gemar bermain piano saat masih kecil. Saat menginjak remaja,  ia menjadi sukarelawan perang dunia I, Seusai perang, ia memilih karir yaitu menjadi pebisnis.

Bisnis yang ditekuni pada awalnya adalah sebagai marketing bisnis multi mixer untuk membuat es krim. Pada tahun 1954 ia pergi ke California untuk bertemu dengan dua bersaudara Richard dan Maurice McDonald’s dalam rangka menjual mixer tersebut. Kedua bersaudara ini telah mendirikan bisnis makanan cepat saji sejak tahun 1940. Saat di restoran tersebut, Croc terkesan dengan pelayanan restoran yang sangat cepat hanya sekitar 30 detik. Menu yang disajikan juga sangat menggugah selera seperti burger, kentang, susu kocok, dan soft drink.

Franchise dan Peralihan Kepemilikan

Setelah McDonald’s bersaudara berkenalan dengan Croc, maka Croc ingin menyadari potensi bisnis tersebut untuk menjadi terkenal. Ia menyarankan untuk membuka bisnis waralaba. Menurut  McDonald’s bersaudara mereka sudah pernah mencoba hal tersebut akan tetapi masih jauh dari harapan. McDonald’s bersaudara sangat menjaga kualitas bahan makanannya seperti acar timun, susu, dan bahan lain yang digunakan. Para pembeli franchise mereka tidak menggunakan bahan yang di luar ketentuan sehingga mereka menolaknya.

Dengan berbagai penawaran dan jaminan akan kualitas yang mumpuni, maka McDonald’s bersaudara setuju untuk melebarkan bisnis mereka. Croc memastikan bahwa standar franchise yang dibangunnya sesuai dengan standar yang ditentukan oleh McDonald’s bersaudara mulai dari dapur, menu, penyajian, hingga tidak ada sampah yang tercecer. Pada tahun 1959 mereka sudah memiliki sekitar 100 outlet di dalam negeri.

Akan tetapi keharmonisan tersebut tidak berlangsung lama. Karena perselisihan yang terjadi, di tahun 1961 McDonald’s bersaudara setuju untuk menjual bisnisnya pada Croc. Bahkan nama royalti juga sudah tidak dipegang oleh kedua bersaudara ini lagi. Jadi, Croc mengklaim dirinya sebagai pendiri dan mempertahankan nama asli perusahaan McDonald’s. Pada saat itu juga Croc mengganti logo McDonald’s seperti yang diketahui oleh publik saat ini dengan logo golden arches.  Sampai saat ini McDonald’s telah memiliki hampir 40.000 gerai makanan cepat saji dan menjadi restoran tersukses di seluruh dunia.

Siapapun yang dikenal sebagai pendiri McDonald’s,  mereka telah dapat bekerja  keras dan  mengukuhkan restoran ini sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Meskipun dengan keluhan dari pelanggan bahwa McDonald’s menyajikan makanan cepat saji yang tidak sehat, manajemennya merespon dengan beberapa cara. Menyediakan menu makanan sehat seperti salad, smoothies, dan menu makanan sehat lainnya.

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

BPJS Ketenagakerjaan Kontak yang Baru

Irfan in Info Mudah
  ·   1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *