Info Mudah

Contoh Catatan Kaki dan Cara Penulisannya yang Benar

Contoh Catatan Kaki dan Cara Penulisannya yang Benar – Beragam dokumen berupa catatan kaki pastinya banyak dibutuhkan untuk beragam penulisan. Catatan kaki...

Written by Bambang Winarso · 7 min read >
cara menuliskan footnote

Contoh Catatan Kaki dan Cara Penulisannya yang Benar – Beragam dokumen berupa catatan kaki pastinya banyak dibutuhkan untuk beragam penulisan. Catatan kaki ini benar-benar bisa langsung memberi banyak pengalaman bagi para penulis, sehingga ada sumber dokumen yang benar-benar kredibel dan penulisannya lebih sempurna. Ada banyak contoh catatan kaki yang mana sanggup membuahkan sarana-sarana terbaik dan paling tepat untuk bisa langsung dicermati sebagai modal untuk membuat sumber data laporan bisa dipertanggung jawabkan.

Meskipun tidak cukup mudah dalam membuat catatan kaki, akan tetapi ada sejumlah poin penting yang sekarang ini dibutuhkan untuk beragam bentuk catatan kaki yang lebih sempurna. Masih ada beberapa kendala ketika menulis catatan kaki, karena itulah ada sejumlah poin penting yang sekarang dibutuhkan dalam mengembangkan serta mempelajari bagaimana sarana terbaik untuk mendapatkan penulisan yang benar mengenai catatan kaki.

Contoh Catatan Kaki dan Penulisannya Secara Benar

Beberapa aturan dalam penulisan catatan kaki memang harus dicermati secara detail. Beberapa aspek seperti nama geral kemudian judul sumber buku, dan beberapa tanda baca hingga penulisan kota hingga tempat penerbit juga harus dicermati. Maka dari itu Anda pun harus bisa mencermati bagaimana contoh catatan kaki yang benar hingga menghadirkan kemudahan pada penulisannya.

Judul Buku Ditulis Dengan Italic

Pada aspek pembuatan catatan kaki pada judul buku harus ditulis secara cetak miring atau italic. Hal ini banyak dipermasalahkan karena nantinya penulisannya tetap menggunakan dasar tata cara cetak miring, kemudian dari sisi awalan setiap kata menggunakan huruf kapital.

Penggunaan Nama Pengarang Terdiri Dari Dua Orang Atau Lebih

Pada aspek nama pengarang buku yang terdiri dari dua orang ataupun lebih maka harus ditulis semua. Namun, jika terdiri dari dua nama penulis maka dari nama pengarang pertama yang disebutkan, setelahnya diberikan tanda koma dengan tulisan singkatan dkk ataupun lainnya. Penulisan nama pengarang juga harus ditulis dengan huruf miring atau italic.

Penulisan Ibid Harus Benar

Aspek dari penulisan Ibid juga harus dilakukan secara benar. Karena itulah Ibid menjadi singkatan ibidem yang mana berarti sebagai tempat yang sama menulis footnote dari sumber yang sama. Pada penulisan Ibid ini memang harus dicermati, karena bisa ditulis dengan metode cetak miring ataupun tidak menggunakan halamannya lagi.

Jika dari sumber yang sama dikutip lagi pada halaman berbeda, maka dari catatan kaki yang ditulis ibid kemudian bisa disebutkan nomor halamannya. Berikut contoh penulis Ibid yang benar.

“Ibid ( jika Anda mengutip pada halaman yang sama)

“Ibid, hlm.20 (bila Anda mengutip pada halaman yang berbeda)

Penulisan Op.Cit dan Loc.Cit

Pada metode berikutnya yakni penulisan Opere Citato yang mana menjadi satu karangan sumber buku ataupun jurnal yang masih dikutip tetapi masih diselingi dengan kutipan berasal pada sumber media lainnya. Untuk metode penulisan Op.Cit dan Loc.Cit ini terbilang mudah yakni susunannya terdiri dari nama pengarang. Judul buku/sumber bila ada lebih dari satu buku.op.cit. Tulisan italic kemudian diikuti hlm.

Seringkali kesalahan pada penulisan Op.Cit dan Loc.Cit ini terjadi karena tidak disematkannya italic ataupun kesalahan dalam menentukan halamannya. Berikut ini ada contoh penulisan Loc.cit tanpa harus menyebutkan halaman.

Contoh : “Mustakin. Psikologi Pendidikan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001). hlm.21

10Mustakin.op.cit,hlm 30.

Penulisan Catatan Kaki Dari Buku Berjilid

Berikutnya ada aspek penting untuk menuliskan catatan kaki dari buku berjilid. Jika berasal dari buku berjilid dan juga digunakan lebih dari satu jilid maka pada penyebutan sumber bukunya harus dicantumkan nama pengarang kemudian barulah nomor jilidnya.

Seringkali kesalahan dalam membuat contoh catatan kaki dari siis penulisan buku berjilid tidak mencantumkan nomor jilidnya. Padahal hal tersebut sangatlah penting untuk meyakinkan dari sisi sumber dokumen berbentuk buku yang diproduksi beberapa jilid.

Berikut ini ada contoh penulisan catatan kaki dari buku berjilid :

“Harun Nasution.Loc.cit. Jilid 1.”

Penulisan Footnote Dari Majalah

Segala macam kemungkinan untuk dapat mencermati penulisan footnote majalah yang mana harus ditulis dengan sempurna. Kutipan yang diambil dari majalah harus ditulis secara tepat seperti dalam format berikut ini : nama penulis. Koma. Judul artikel diapit dengan tanpa petik. Koma. Nama majalah ditulis italic, koma, volume, koma, nomor edisi, koma, bulan, koma, tahun terbit, koma, terakhir nomor halamannya.

Meskipun terlihat sederhana dan simple, tetapi pada penulisan footnote dari majalah inilah yang dirasakan cukup menyulitkan karena masih jarang ada di sebuah laporan resmi ataupun aspek penulisan lainnya.

Penulisan Catatan Kaki Berasal Dari Surat Kabar

Berikutnya pada contoh catatan kaki juga bisa berasal dari surat kabar. Menariknya kutipan berasal dari surat kabar juga memiliki format penulisan tersendiri. Meskipun hampir sama dengan penulisan dari majalah, namun ada beberapa format berbeda yang sekarang tertuang di dalam surat kabar.

Berikut ini ada format penulisan catatan kaki yang mengambil langsung dari surat kabar : “Abdurrohman Said, “Pendidikan Agama Setengah Hati.”. Suara Merdeka. Semarang. 4 Juli 2003, hlm. VI.

Catatan Kaki Dari Karya Ilmiah

Prosedur pembuatan catatan kaki dari sebuah karya ilmiah juga wajib dicermati. Kutipan yang berasal dari karya ilmiah belum pernah diterbitkan juga memiliki persyaratan penulisan khusus. Secara resmi ada format penulisan catatan kaki dari karya ilmiah yang belum pernah diterbitkan. Berikut ini ada bentuk catatan kaki yang berasal dari karya ilmiah seperti berikut ini : nama pengarang, koma, judul karangan ilmiah dengan apitan tanda petik, koma, disebutkan skripsinya, tesis ataupun disertai dengan, koma, kurung buka, nama kota penyimpanan, titik dua, nama tempat penyimpanan, koma, tahun penulisan, kemudian koma, kurung tutup, koma, nomor halaman, dan keterangan tidak diterbitkan yang disingkat dengan istilah t.d.

Kemungkinan besar ada beragam standar dari penggunaan format catatan kaki yang mana sampai sekarang benar-benar harus dicermati karena seringkali salah karena sampai detik ini banyak kendala yang dialami saat proses menuliskan catatan kaki karya ilmiah.

Catatan Kaki Dari Internet

Pastinya selain dari kutipan majalah, ada penulisan karya ilmiah dari catatan kaki berasal pada kutipan di internet. Maka dari itu sumber kutipan yang secara langsung ditulis dari internet membutuhkan metode penulisan yang harus tepat. Adapun format penulisan catatan kaki dari internet diantaranya seperti berikut ini : nama penulis, koma, judul artikel diapit tanpa petik, koma, nama situs, koma, nomor halaman.

Kesalahan dari penulisan catatan kaki dari internet terkadang masih salah terutama pada penulisan sumber halaman websitenya.

Jenis Catatan Kaki

Mungkin selama ini Anda belum pernah mendengar seperti apa jenis-jenis dari catatan kaki yang bisa dikatakan dibutuhkan untuk beragam keperluan. Ternyata ada dua catatan kaki yang biasanya digunakan seperti dalam akses berikut ini.

Catatan Kaki Lengkap

Pertama terdapat catatan kaki yang mana ditulis secara lengkap dengan cara menuliskan komponen dari nama pengarang ataupun penulis, judul buku, nama ataupun dari nomor seri bila ada, jumlah jilid, kemudian nomor cetakan, nama penerbit, kota terbit, dan tahun terbit sampai terakhir nomor halaman.

Berbagai contoh catatan kaki lengkap ini banyak memberikan format lebih jelas, sehingga dari sisi penulisannya harus lebih cermat dan juga bisa langsung membuahkan sarana-sarana baru yang sampai detik ini bisa langsung dicermati sebagai modal pengembangan penulisan karya ilmiah secara detail dan lebih sempurna.

Catatan Kaki Singkat

Pada catatan kaki singkat juga terdiri dari 3 macam yang mana masing-masing memiliki beberapa format penulisan yang berbeda. Berikut ini ada beberapa penggolongan dari catatan kaki singkat diantaranya seperti berikut ini.

  • Catatan Ibid (Ibidium)
    Dari format penulisannya sudah bisa kita lihat pada uraian di atas tadi, kemudian fungsinya digunakan sebagai catatan kaki yang mana sumbernya sama dengan catatan kaki dimana posisinya berada tepat di

    Format penulisan catatan ibid ini akan terasa lebih menarik, sehingga dari sisi penulisannya diharuskan menggunakan metode yang benar.

  • Op Cit

    Berikutnya ada jenis catatan kaki singkat berbentuk Op cit atau opere citato yang mana menjadi satu konsep wajib pada karya yang sudah dikutip. Maka dari itu Op Cit ini digunakan pada catatan kaki yang pernah dikutip sebelumnya, akan tetapi ada sisipan catatan kaki lainnya kemudian diambil dari sumber lain. Maka dari itu catatan  kaki ini masih diambil dari halaman yang berbeda, dengan kutipan sebelumnya. Op Cit dan Ibid ini biasanya dikutip di satu bagian dimana mampu menghadirkan sistem catatan kaki lebih optimal.

  • Loc Cit

    Selain Op Cit, berikutnya ada Loc Cit yang mana menjadi salah satu tempat yang harus dicantumkan pada catatan kaki dimana sudah dikutip sebelumnya. Loc Cit ini banyak digunakan untuk catatan kaki yang mana sampai sekarang pernah dikutip sebelumnya, kemudian ada sisipan catatan kaki lainnya dari sumber lain. Ditambah lagi ada catatan kaki yang diambil dari halaman yang sama dengan kutipan sebelumnya tersebut.

    Loc cit biasanya langsung memberikan informasi mengenai catatan kaki yang sudah dikutip sebelumnya. Hanya saja Loc Cit dan Op Cit biasanya diaplikasikan pada penulisan catatan kaki berbeda yang juga dihadirkan lebih lengkap.

Fungsi Catatan Kaki

Selain mencermati contoh catatan kaki, pada tahapan mencermati fungsi catatan kaki juga sangat diperlukan. Karena itulah konsep pengembangan catatan kaki untuk keperluan laporan sangatlah berguna, sampai akhirnya ada sejumlah poin penting yang membuat catatan kaki lebih berguna seperti berikut ini.

Memenuhi Kode Etik

Pertama ada fungsi penting dari catatan kaki yang mana sanggup memenuhi konsep dan juga penggunaan dari kode etik yang berlaku. Maka dari itu dalam penulisan karya ilmiah dan juga karya tulis akah selalu mengandalkan catatan kaki yang sampai sekarang benar-benar diperlukan di berbagai lembaga ataupun pada skala perguruan tinggi ataupun lainnya.

Bentuk Apresiasi dan Penghargaan

Catatan kaki bisa menjadi salah satu bentuk apresiasi dan juga penghargaan terhadap karya orang lain. Dari sinilah banyak contoh catatan kaki yang diaplikasikan sebagai modal penting untuk mencermati seperti apa bentuk karya orang lain dimana isinya ataupun materi di dalamnya sangat berguna untuk penambahan materi ataupun sebagai sumber dokumen untuk melengkapi berbagai macam laporan ataupun karya ilmiah.

Memberi Penjelasan Sumber Kutipan

Hingga detik ini banyak kalangan menilai bahwa pemberian penjelasan sumber kutipan kini sangatlah penting dan akhirnya bisa dibuat dalam bentuk catatan kaki. Karena itulah pada aspek penjelasan sumber kutipan hingga teks bacaan yang saat ini ada di dalam karya ilmiah ataupun karya tulis sangatlah penting, sampai akhirnya ada sejumlah poin penting yang sampai detik ini berguna sekali untuk bisa menjelaskan bagaimana sarana terbaik sebagai sumber penjelasan mengenai beberapa kutipan yang diambil ke dalam laporan ataupun karya ilmiah.

Untuk Pedoman Penyusunan Daftar Bacaan

Pada aspek daftar bacaan sudah bisa kita cermati bahwa ada sejumlah poin penting yang sampai detik ini benar-benar dibutuhkan untuk penyusunan daftar bacaan. Seperti kita kenali sekarang ini ada banyak kesempatan baru yang kemudian bisa langsung dihadirkan sebagai modal utama yang sekarang ini harus ada di sebuah daftar bacaan. Bahkan pada satu laporan khusus ataupun dokumen yang dibuat berdasarkan banyak sumber harus mencantumkan catatan kaki, sehingga ada sejumlah poin penting yang membuat porsi pengembangan dan beberapa syarat utama sebagai modal untuk menyusun daftar bacaan secara tepat.

Memberi Keterangan dan Komentar

Adanya catatan kaki di sebuah laporan ataupun jurnal bisa dipastikan menjadi satu modal untuk memberikan keterangan dan juga komentar. Maka dari itu sejumlah kalangan telah membuka kesempatan belajar membuat catatan kaki secara tepat, sampai akhirnya beberapa keterangan dan komentar akan langsung membuahkan sarana-sarana terbaik yang sekarang ini dibutuhkan untuk banyak kesempatan ataupun porsi secara tepat mengenai catatan kaki yang benar.

Memberi Tambahan Bukti Pendukung Keaslian

Sebuah laporan hingga jurnal biasanya memiliki catatan kaki dimana menjadi salah satu modal utama untuk memberi bukti pendukung keaslian sebuah penemuan ataupun pernyataan yang sudah dikemukakan dalam satu karya ilmiah ataupun karya tulis. Dari sinilah banyak contoh catatan kaki yang mana sanggup membuahkan sarana-sarana paling tepat, sampai akhirnya membuahkan hasil paling tepat untuk mencantumkan semua hasil karya ilmiah secara tepat dan benar.

Sayangnya dari pendukung keaslian dokumen ataupun beberapa dokumen tambahan masih banyak yang tidak ditulis secara lengkap. Untuk itulah ada pengembangan lebih jelas yang mana sampai detik ini benar-benar bisa dihadirkan sebagai modal dasar untuk menambah bukti pendukung keaslian di sebuah konsep pembuatan sarana catatan kaki di satu laporan ataupun jurnal.

Menambah Pembahasan

Mungkin Anda masih belum terlalu mengerti bahwa dari konsep pembuatan catatan kaki juga berperan penting untuk menambah pembahasan yang mana dibutuhkan sebagai satu pernyataan di dalam teks bacaan. Maka dari itu dengan mencermati semua konsep dan juga format dari penggunaan catatan kaki akan selalu membuahkan sarana-sarana paling tepat yang kemudian dicantumkan dalam satu laporan hingga karya ilmiah.

Pembahasan biasanya disertai dengan kutipan di beberapa halaman karya ilmiah, sehingga ada besar kemungkinan yang saat ini terus dicermati sebagai satu modal penting untuk memperoleh sebuah konsep catatan kaki dengan lebih sempurna.

Adanya contoh catatan kaki telah banyak memberi aspek-aspek penting dalam proses pembuatannya. Maka dari itu sejumlah kalangan telah melihat bahwa komposisi terbaik yang ada di dalam catatan kaki selalu bisa membuahkan sarana paling tepat yang semuanya bisa langsung dihadirkan dengan modal lebih sempurna bahkan telah banyak dicantumkan dalam karya ilmiah ataupun jurnal.

One Reply to “Contoh Catatan Kaki dan Cara Penulisannya yang Benar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *