Masalah utama dalam membangun bisnis baru

3 min read

Masalah utama dalam membangun bisnis baru [1.012 Kata]

Masalah utama dalam membangun bisnis baru – Jika kita punya pikiran tentang apa masalah utama dalam membangun bisnis atau usaha baru? Baik melihat dari segi masalahnya, hambatannya, tantangannya terlbih pada cobaan terberatnya saat menjalankan bisnis semua itu terletak pada saat kita baru memulainya. Jika hal ini berhasil Anda atasi dan tahu caranya menghindari hambatan dalam usaha Anda, maka akan jadi lebih mudah nantinya.  Jadi  apa kesulitan yang paling umum terjadi oleh pelaku bisnis muda saat mendirikan usaha atau sebuah perusahaan? Lantas langkah seperti apa untuk mengatasinya?

Masalah-masalah yang akan muncul saat membangun usaha

Masalah utama dalam membangun bisnis baru [1.012 Kata]

Bagi calon pelaku bisnis pemula akan memiliki yang namanya masalah dan itu berbeda. Namun lebih pada umum, sebetulnya ada tujuh masalah dalam menjalankan bisnis yang sering menghantui dan menjadi hambatan utama bagi mereka. Masalah-masalah ini sering membuat orang mengalami sebuah kegagalan akan mencapai mimpinya dalam membangun bisnis yang sukses. Berikut ini ada poin-poin umum yang sering menjadi masalah seorang pelaku bisnis saat membangun bisnis barunya. Sebagai berikut:

  • Rasa khawatir yang tinggi akan ketakutkan besar saat mengalami sebuah kegagalan.
  • Terhalangnya oleh permasalahan modal.
  • Minimnya keahlian dalam bidang tersebut termasuk dalam hal berbisnis.
  • Tidak mempunyai lokasi atau tempat membuka usaha tersebut.
  • Ada rasa takut untuk meninggalkan pekerjaannya.
  • Mempunyai rasa bingung ingin menjalankan bisnis apa.
  • Malas dalam menjalankannya.

Cara mengatasi masalah saat membangun bisnis atau perusahaan

Sekarang Anda bisa fokus pada poin ini yaitu mencari solusi atau cara mengatasi masalah saat membangun bisnis atau perusahaan. Jangan terlalu buru-buru untuk menyikapinya, Anda hanya perlu menganalisa masalah satu demi satunya, hal ini berguna untuk dapat menyelesaikan masalah yang sering kali terjadi pada pelaku bisnis muda, terutama bagi pemula. Jadi inilah cara mengatasi masalah tersebut dengan sederhana dan dapat menjadikan jalan keluar untuk Anda yang mempunyai ambisi besar dalam membangun start-up bisnis Anda saat ini.

1.Cara mengatasi rasa khawatir yang tinggi akan kegagalan

Ini bisa dikatakan menjadi masalah utama dalam dunia bisnis yakni dihantui oleh rasa takut saat mengalami sebuah kegagalan dalam berbisnis, di mana perasaan ini biasanya cenderung sangat berlebihan. Pada kenyataannya, rasa takut ataupun rasa berani menjadi hal yang masih alami dari sifat manusia. Setiap manusia  yang ada didunia tentu pernah mempunyai rasa khawatir, takut, dan mempunyai keraguan dalam melakukan sesuatunya. Hal ini tentu masih berlaku dalam dunia bisnis. Umumnya bayangan akan sebuah kegagalan akan menjadikan nyali para seseorang menjadi kecil sebelum menjalankan usahanya tersebut. Jadi perlu Anda tahu, bahwa hadirnya rasa takut ini tidak perlu menjadi disalahkan karena itu wajar.

Lantas cara menghilangkan rasa takut gagal seperti ini bagaimana?

Anda sekarang cukup berfikir dengan menerapkan pikiran logika dengan cara terbalik. Bagaimana jika bisnis ini berjalan dengan baik dan sukses? Langkah apa yang dapat kita ambil dari laba hasil bisnis ini? Anda dapat berkaca pada seorang anak tukang becak yang hanya mempunyai pendidikan hingga SMP dan dia bisa sukses saat menjalankan bisnisnya, lantas kenapa Anda merasa takut? Bertemanlah dengan banyak orang-orang yang mempunyai mentalitas optimis tinggi dalam hidup mereka. Jadi Anda akan mendapatkan dorongan energi positif baik itu dari bahan bacaan maupun yang Anda lihat. Dengan hal itu akan memberikan inspirasi bagi Anda. Poin pentingnya disini adalah bagaimana kita bisa tumbuh percaya diri dalam menjalankan bisnis untuk mendorong rasa berani dan hilangkan sisi negative akan besarnya kegagalan.

2.Cara mengatasi masalah modal

Untuk mengatasi masalah dalam permodalan (kami di sinibertanya, apakah betul sama sekali tidak mempunyai modal?) dibawah ini kami tuliskan beberapa solusi atau alternatif yang bisa Anda pertimbangkan dalam masalah seperti ini. Anda cukup menggunakan apa yang Anda miliki saat ini sebagai modal awal bisnis Anda.  Seperti sepeda motor, tabungan, handphone, dan lainya. Jadi sini Anda dapat menentukan bisnis yang dalam pengoprasiannya tidak membutuhkan banyak uang di awal. Sebut saja seprti bisnis dropship yang cukup dengan menyebarkan info dan internet, makelar motor, tanah, mobil, dan masih banyak relasi lainnya. Jadi kesimpulannya adalah pilihlah yang sesuai dengan bisnis apa yang sudah Anda rencanakan tadi.

Cara tersebut dapat membuat Anda bisa untung lebih bahkan berlipat ganda nantinya. Anda mungkin tidak cuma akan menerima gaji sebagai modal, namun Anda juga bisa belajar akan awal mula memulai bisnis yang dapa berguna bagi anda saat ingin membuka usaha seperti itu. Kita tahu bahwa memulai sebuah bisnis dapat meminjam modal (hutang) entah itu pada teman, saudara, dan bank. Namun dengan catatan, bisnis yang kita jalankan merupakan bisnis coba-coba jadi sebaiknya Anda hindari kredit bank atau rentenir di mana itu akan mewajibkan Anda untuk mengangsur dan memiliki bunga yang tinggi. Resiko tersebut terbilang sangat cukup besar.

Solusi terbaiknya dengan mencari investor

Anda harus menyiapkan satu presentasi yang ada hubungannya dengan keuntungan bagi sang investor jika mereka siap memberikan modal awal pada proyek bisnis Anda. Poin tersebut dapat Anda jalankan jika telah benar-benar matang, hal ini karena terkait oleh sistem manajemen dan prospek kedepannya dalam pemasaran produk. Jadi secara logika tidak mungkin ada investor yang mau bergabung dengan satu perusahaan atau usaha untuk kerjasama jika proposalnya saja tidak dapat dirinci secara jelas?

3.Cara mengatasi minimnya keahlian dalam hal berbisnis

Satul lagi selain dari masalah modal, yakni minimnya skill yang termasuk didalamnya adalah sebuah keterampilan atau pengalaman di mana ini adalah satu faktor utama saat pelaku bisnis menjalankan sebuah usaha. Dengan demikian Anda tidak perlu cemas, karena ternyata tidak mempunyai skill (keahlian) dalam berbisnis, masih ada caranya yakni dengan mngikuti kursus (belajar) baik secara mandiri (otodidak) ataupun membaca majalah, buku, website, diskusi forum online dan banyak lainnya. Banyak tips atupun tutorial dalam menjalankan bisnis yang bisa Anda temukan gratis misalnya disana. Dengan Anda lebih rajin mengikuti banyak pelatihan ataupun seminar tetang kewirausahaan. Maka anda mempunyai peluang untuk bisa diajarkan secara langsung dari kenalan Anda tadi, dimana mereka sudah lebih dahulu terjun dalam dunia bisnis tersebut. Anda juga dapat mencontoh skill orang lain dan mengasahnya sesuai dengan kemampuan Anda sendiri. Anda juga dapat merekrut orang-orang ahli paham akan bidang tersebut atau Anda bisa juga merekrut orang untuk menjalankan serta mengelola bisnis yang Anda miliki saat ini. Namun dengan catatan jika hal seperti ini dapat Anda lakukan apablia Anda memiliki modal dan siap untuk memberikan gaji kepada karyawan. Akan tetapi jika Anda masih belum sanggup untuk hal itu, maka Anda bisa menerapkan poin sebelumnya yakni dengan bekerja terlebih dahulu dan sambil belajar atau menyerap ilmu dari perusahaan tersebut.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *